Alasan Mengapa Merchandise Anime X Esports Harus Mulai Dilirik

432
Merchandise anime
Naruto Team Liquid - Merchandise Anime Esports Credit: Team Liquid Twitter on dailyesports.gg

Perkembangan industri esports semakin hari semakin terlihat gemilang. Hal ini terlihat dari banyaknya tim atau organisasi atlet esportst profesional yang bermunculan sebanding dengan ajang esports kompetitif yang diselenggarakan.

Pengantar Esports dan Merchandise

Salah satu aspek pemasaran yang dilakukan tim esports untuk bisa menjadi lebih menonjol daripada tim lainnya terletak pada strategi merchandising-nya.

Para penggemar dari tim esports ini akan berlomba untuk bisa memiliki barang-barang yang memilliki atribut dari sosok yang diidolakan. Sebut saja, keinginan para fans untuk bisa menyandang jaket yang sama dengan pro player seperti JessNoLimit.

Pertumbuhan esports ini juga telah menarik banyak perhatian dari brand-brand besar untuk turut berkolaborasi dengan tim esports, sembari menjalankan aktivitas pemasarannya untuk menggaet pasar gamer muda.

Salah satu bentuk kolaborasinya adalah dengan membuat merchandise dan menjualnya kepada para fans.

Beberapa contoh kolaborasi brand di esports, di antaranya: Nike X League of Legends, Gen G X Puma, EVOS Esports X Bank Mandiri, serta masih banyak lagi kolaborasi lintas industri yang terjadi di esports.

Nike X League of Legends
Salah satu kolaborasi merchandise Nike X League of Legends; Credit: footwearnews.com

Peluang Merchandise Anime dalam Esports

Jika kita lihat dari contoh sebelumnya, tentu sama sekali tidak terbayangkan apa jadinya jika esports dipadukan dengan anime. Sekilas, esports dan anime terlihat memiliki penggemar dengan kemiripan karakteristik yang tinggi. Paling tidak, populasi penggemarnya diisi oleh kawula muda yang bisa jadi adalah penggemar anime, dan juga gamer.

Baru-baru ini saja, terdengar sebuah berita segar yang mewartakan kolaborasi merchandise pakaian dari Team Liquid dengan Naruto Shippuden!

Berita kolaborasi ini mendapatkan sambutan baik. Video pengumumannya di media sosial Twitter bahkan mencapai 7K retweets dan lebih dari 28K likes. Angka ini bisa dibilang luar biasa untuk tingkat engagement dalam esports.

Sebagai perbandingan, video pengumuman dirilisnya player kit LA Thieves hanya mampu mendapat 267 retweet dan 3,2K likes di Twitter. Ini menjadi bukti bahwa komunitas esports sangat antusias menyambut merchandise anime baru dari Team Liquid.

Dari fenomena tersebut, cukup aman untuk menarik kesimpulan sederhana bahwa para  penggemar esports sangatlah menyukai anime.

Team Liquid x Naruto Merchandise
Team Liquid x Naruto; Credit: esports.com

Esports Observer menyebutkan bahwa hal ini sebenernya sangat mudah disadari antarar hubungan esports dengan anime.

Observasi lainnya bisa terlihat dari interaksi komunitas esports global di Twitter yang sering mendiskusikan episode terbaru dari anime Attack on Titan.

Anime sendiri juga sering menjadi sumber utama bahan ‘meme’ untuk akun-akun esports. Anime juga telah menjadi fenomena global yang berkembang di masa ini dan memiliki pengaruh yang lebih luas.

Singkatnya, esports adalah fandom (kepenggemaran) yang saling terhubung dengan budaya pop lainnya secara global. 

Sama seperti Riot yang telah mengakui dan memanfaatkan tren K-pop melalui ciptaaan virtual girlband-nya yang bernama K/DA, para organisasi esports juga memiliki kesempatan yang sama untuk mendorong keterlibatan dan penjualan merchandise dengan secara aktif merangkul kecintaan penggemar esports pada anime.

Ada banyak cara dan juga konten bagi organisasi esports untuk bisa bekerja sama memanfaatkan daya tarik dari budaya anime yang ada saat ini.

Team Liquid X Naruto

Kekakuan Esports dalam Pembuatan Merchandise

Jika bicara tentang bisnis esports, seringkali yang dibahas adalah seputar keaslian konten dan keterlibatan konsumen. 

Memang benar jika kita harus melibatkan penonton dan penggemar esports, namun dengan cara yang otentik, salah satunya dengan membuat brand/ merchandise yang menjadi bagian dari budaya saat ini.

Penggemar esports menyukai dan telah menjadi bagian dari anime culture sehingga tidak salah jika kita berkolaborasi dengan salah satunya. Bukan terus menerus membuat merchandise esports dengan logo yang kaku dan tanpa kreativitas.

Saat ini ada banyak tim-tim esports yang berusaha keras untuk meendapatkan eksposur tinggi, namun belum memiliki kesadaran ini untuk meningkatkan brand merchandise mereka. Mungkin dengan membawa anime populer lainnya langsung ke ruang esports melalui kolaborasi unik bisa menjadi jawaban yang dicari oleh tim-tim tersebut.