Serunya Match MPL ECHO vs Blacklist, Rekap Final Juara M4

149
MPL ECHO vs Blacklist

Dua tim asal Filipina, MPL ECHO vs Blacklist International, saling berhadapan dalam pertandingan final M4 Mobile Legends, bersaing untuk memperebutkan gelar juara dunia dalam Mobile Legends.

Pertemuan ini menjadi sorotan utama di kalangan penggemar, yang telah memprediksi kehebatan kedua tim sejak awal turnamen, seperti yang disiarkan oleh kanal YouTube Mobile Legends Indonesia pada Minggu (15/1).

Kedua tim telah menunjukkan performa unggul mereka sejak fase grup, menunjukkan kualitas permainan yang tidak kalah dengan tim-tim lain seperti RRQ Hoshi dan ONIC Esports dari Indonesia.

Kehadiran ECHO dan Blacklist International di babak final bukanlah tanpa alasan, mengingat kualitas gameplay yang konsisten mereka tunjukkan sepanjang turnamen.

Pertanyaan tentang siapa yang akan keluar sebagai juara dalam seri best-of-7 ini pun menjadi topik hangat yang diperbincangkan.


Baca juga artikel lainnya tentang Profil OHEB Blacklist dan Perjalanan Karirnya Lengkap, Si MVP di M3 World Championship.


Rekap Match 1 MPL ECHO vs Blacklist M4 Final

Rekap Match 1 MPL ECHO vs Blacklist M4 FinalPada babak awal pertandingan, ECHO menampilkan penampilan yang mengagumkan dalam game pertama.

Dengan penggunaan hero-hero yang tepat, seperti Lapu-Lapu yang diperankan oleh Sanford, Yve yang dikuasai oleh Sanji, Lunox yang diandalkan oleh Bennyqt, Akai yang diperankan oleh Karltzy, dan Lolita yang dipilih oleh Yawi, mereka berhasil menciptakan kejutan bagi lawan mereka.

Sementara itu, tim Blacklist memilih komposisi hero yang terdiri dari Barats yang dikuasai oleh Wise, Harith yang diperankan oleh Oheb, Pharsa yang dikuasai oleh Hadji, Benedetta yang dikuasai oleh Edward, dan Mathilda yang dikuasai oleh OhMyV33NUS.

Meskipun Blacklist memulai permainan dengan gaya yang agresif, ECHO tetap tenang dan bermain dengan strategi yang matang.

Dengan waktu berjalan, ECHO secara perlahan namun pasti mulai mengambil kendali atas permainan ini.

Pada menit ke-14, keunggulan ECHO semakin jelas ketika mereka berhasil menghancurkan base turret milik Blacklist, menempatkan skor menjadi 1-0 untuk keunggulan ECHO.

Dalam perjalanan game ini, ECHO berhasil mencatatkan 14 kill, sementara Blacklist hanya berhasil mencatatkan 4 kali kill, menegaskan dominasi mereka dalam pertandingan ini.

Rekap Match 2 MPL ECHO vs Blacklist M4 Final

Rekap Match 2 MPL ECHO vs Blacklist M4 FinalDi pertandingan kedua ini, ECHO memilih komposisi hero yang berbeda dengan memasukkan Pharsa yang dikuasai oleh Sanji, Barats yang diperankan oleh Karltzy, Glo yang diandalkan oleh Sanford, Brody yang digunakan oleh Bennyqt, dan Franco yang dipilih oleh Yawi.

Sementara itu, Blacklist International memilih hero Valentina yang diperankan oleh Hadji, Fredrinn yang dikuasai oleh Wise, Lolita yang dikuasai oleh OhMyV3NUS, Beatrix yang diandalkan oleh Oheb, dan Joy yang dipilih oleh Edward.

Pertandingan kedua antara kedua tim ini menjadi sangat seru. Kedua tim menunjukkan kemampuan dan keahlian yang luar biasa, menciptakan adegan pertempuran yang mengagumkan di arena.

Kehadiran permainan yang penuh dengan serangan balik dan pertempuran tanpa henti antara kedua tim menambah keseruan bagi para penonton.

ECHO menunjukkan keunggulan mereka dengan memanfaatkan kesalahan yang tidak disadari oleh tim Blacklist, yang menyebabkan turret base mereka dihancurkan oleh Bennyqt. Bahkan, satu inhibitor turret milik Blacklist sudah terlebih dahulu hancur.

Dengan memanfaatkan keunggulan tersebut, Bennyqt dengan hero Brody berhasil memanfaatkan momen penting dalam pertempuran untuk merebut kendali atas Lord.

Pada menit ke-14, ECHO berhasil mengakhiri perlawanan dari Blacklist dengan skor akhir 2-0 untuk keunggulan ECHO. Dalam perjalanan game ini, ECHO berhasil mencatatkan 20 kill, sedangkan Blacklist hanya berhasil mencatatkan 8 kali kill, menegaskan dominasi mereka dalam pertandingan ini.

Rekap Match 3 MPL ECHO vs Blacklist M4 Final

Rekap Match 3 MPL ECHO vs Blacklist M4 FinalDalam pertandingan ketiga ini, ECHO memilih untuk mengganti komposisi hero dengan memasukkan Gusion yang dikuasai oleh Sanji, Fredrinn yang diperankan oleh Karltzy, Brody yang digunakan oleh Bennyqt, Kaja yang diandalkan oleh Yawi, dan Lapu-Lapu yang dipilih oleh Sanford.

Sementara itu, Blacklist International memilih hero Karrie yang diperankan oleh Oheb, Pharsa yang dikuasai oleh Hadji, Baxia yang dikuasai oleh Wise, Lolita yang dikuasai oleh OhMyV33NUS, dan Yu Zhong yang dikuasai oleh Edward.

Pertunjukan gemilang dari pemain ECHO, seperti Sanji yang menggunakan hero Gusion dan Bennyqt dengan hero Brody, benar-benar menarik perhatian dalam pertandingan ketiga ini.

Kedua pemain tersebut menjadi pendorong utama kesuksesan ECHO dalam permainan ini, sementara Blacklist kesulitan untuk memberikan perlawanan yang signifikan.

Pemain-pemain ECHO menunjukkan koordinasi yang luar biasa dan saling mendukung satu sama lain.

Pada menit ke-13, setelah berhasil mendapatkan Lord, ECHO mampu menghancurkan tim lawan dengan efisiensi yang mengejutkan, menyisakan hanya Oheb dengan hero Karrie yang masih bertahan.

Dengan demikian, skor akhir pertandingan ini adalah 3-0 untuk kemenangan ECHO, yang berhasil mencatatkan 23 kali kill, sementara Blacklist hanya berhasil mendapatkan 10 kill.

Dominasi ECHO dalam pertandingan ini semakin mengukuhkan posisi mereka sebagai tim yang unggul dalam turnamen ini.

Rekap Match 4 MPL ECHO vs Blacklist M4 Final

Rekap Match 4 MPL ECHO vs Blacklist M4 FinalDalam pertandingan keempat ini, ECHO memilih untuk menggunakan komposisi hero yang berbeda dengan memasukkan Gloo yang diperankan oleh Sanford, Fredrinn yang dikuasai oleh Karltzy, Hilda yang diandalkan oleh Yawi, Xavier yang diperankan oleh Sanji, dan Lunox yang dipilih oleh Bennyqt.

Di sisi lain, Blacklist International memilih untuk menggunakan hero Yve yang dikuasai oleh Hadji, Barats yang diperankan oleh Wise, Diggie yang dipilih oleh OhMyV3NUS, Benedetta yang diperankan oleh Edward, dan Beatrix yang diandalkan oleh Oheb.

ECHO menunjukkan dominasinya yang mutlak di Land of Dawn dalam pertandingan ini. Pilihan hero Hilda yang digunakan oleh Yawi benar-benar mengganggu permainan dari Blacklist.

Hal yang menarik untuk dicatat adalah bahwa Estes, yang merupakan andalan dari Blacklist, selalu dilarang digunakan oleh ECHO dalam setiap pertandingan.

Strategi ini terbukti sangat efektif, karena kekuatan dari Blacklist menjadi berkurang secara signifikan.

Hal ini terbukti dengan kesuksesan ECHO dalam memporak-porandakan permainan Blacklist di setiap pertandingan.

Pada pertandingan keempat ini, ECHO berhasil mengakhiri perlawanan dari juara bertahan, Blacklist International, pada menit ke-17.

Dengan kemenangan ini, ECHO berhasil meraih skor akhir 4-0, dengan mencatatkan 14 kill, sementara Blacklist hanya berhasil mencatatkan 7 kill.

Dengan demikian, ECHO pun dinobatkan sebagai juara M4 Mobile Legends setelah menampilkan penampilan yang gemilang sepanjang turnamen.

Penutup

Dengan penampilan yang gemilang sepanjang turnamen, ECHO telah membuktikan dominasinya dalam kompetisi M4 Mobile Legends.

Mereka menghadirkan strategi yang efektif dengan memanfaatkan kelemahan lawan serta menunjukkan koordinasi tim yang luar biasa, yang memungkinkan mereka untuk menguasai pertandingan dari awal hingga akhir.

Melalui kemenangan telak 4-0 atas juara bertahan, Blacklist International, ECHO telah mengukuhkan dirinya sebagai tim terbaik dalam Mobile Legends, meraih gelar juara dunia dengan penuh kebanggaan dan keunggulan.

Ini adalah kisah gemilang dari sebuah tim yang tidak hanya memiliki bakat individu yang luar biasa, tetapi juga kemampuan untuk bekerja sama sebagai satu kesatuan yang tak terhentikan, menginspirasi penggemar dan pesaing mereka di seluruh dunia.