Wednesday, October 17, 2018

Call For Content Writers

Salam Esports Indonesia,

Esportsnesia, sebuah portal media informasi yang bergerak di niche esports, membutuhkan partisipasi teman-teman yang memiliki passion untuk menghasilkan konten dan mengedukasi masyarakat Indonesia mengenai potensi serta perkembangan industri esports.

Persyaratan:

– Memiliki keinginan dan motivasi yang baik
– Udah itu aja

Apa saja yang dikerjakan?

– Membuat konten (menyampaikan informasi melalui media tulis. visual atau audiovisual)

Apa yang didapat?

– Portofolio
– Ruang untuk berkarya
Credit sebagai penulis (konten yang dihasilkan tentunya akan dipublikasikan dengan identitas penulis aslinya)

Apakah saya harus berpengalaman?

– Tidak. Jadikan momen ini sebagai kesempatan kamu untuk meningkatkan kapasitas diri. Setiap tulisan yang dikirimkan akan mengalami proses screening sebelum dirilis. Dalam proses tersebut, editor juga akan menyampaikan feedback yang diperlukan kepada penulis asli untuk mengasah kemampuannya.

Masih ada yang ingin ditanyakan?

Silakan hubungi kami melalui channel-channel berikut:

Facebook: fb.me/esportsnesia
Twitter: @Esportsnesia
Instagram: @esportsnesia.id
Email: hello@esportsnesia.com

Tertarik?

Meet The Team

Nurul Chairina
Bernama pena Airinna, senang membaca, menulis dan travelling. Selain itu, baru-baru ini ia sedang belajar mobile photography. "Do what you love, love what you do", adalah salah satu kutipan yang meyakinkannya untuk mewujudkan mimpinya sebagai penulis yang karyanya dapat dibaca dan berguna bagi orang banyak.
Ria Restika
Seorang mahasiswi jurusan bahasa dan sastra Inggris yang menyukai travelling tapi uang limited. Bercita-cita untuk membersihkan jerawat dengan perawatan yang seminim- minimnya. Tergabung dalam organisasi kampus yang cukup fenomenal di lingkungan kampus, pernah menjadi Mawapres kedua di tingkat UNIMED, Namun, tidak banyak yang mengakuinya. Ya udah gitu aja.
Madian Hidayatullah
Seorang muda yang memiliki hobi membaca dan bermain, menyukai hal-hal yang ‘kawaii’, bercita-cita untuk hidup sehat dan berolahraga teratur, bermimpi setiap hari yang pada akhirnya terjebak di dunia tulis menulis seputar esports. Pemuda Indonesia yang dari dulu suka mendegarkan penderitaan orang. ignorance is bliss- me
Dwi Damayanti
Seorang Sarjana Kesehatan Masyarakat muda yang memiliki hobi membaca dan menulis, menyukai hal-hal yang ‘unyu’, bercita-cita untuk hidup sehat dan berolahraga teratur, bermimpi menjadi bagian dari organisasi kemanusiaan dunia yang pada akhirnya terjebak di dunia tulis menulis seputar esports. Wanita Indonesia melankolis yang belakangan ini suka mendegarkan lagu random di SoundCloud. Playlist-nya tentu aja lagu dan instrumen yang bikin ‘mewek’ atau joget keliling rumah. There's no in between. "For memories I dont want to forget, for words I've no courage to say, I write."- Dwi
Satya Kevino
Seorang sarjana Ilmu Komputer yang dipandang bossy tetapi juga baik hati dan rajin menabung. Dulunya bagian dari pekerja berkerah putih di salah satu perusahan kapitalis terkemuka se-Asia. Memutuskan berhenti secara dramatis setelah tersentuh dengan soundtrack film Moana. "One day I'll know, how far I'll go" Kini sedang mencari jati diri dengan terjun bebas ke dunia startup dan menyelami dunia media dan jurnalisme.
Ira Atika Zahra
Seorang perantau asal Medan yang dekat dengan keluarga, khususnya Mama selaku sosok yang saya kagumi; kini berdomisili di Jakarta dan berencana melanjutkan studi S2 Program Linguistik. Menyukai belajar dan explorasi terhadap hal-hal baru. Rame, seru, centil, mandiri, wise, dan dewasa adalah alasan mengapa saya jomblo hingga hari ini. Juga seorang penikmat musik rock dan K-Pop yang haus berpetualang dan bermimpi untuk memiliki tubuh ideal. “Menulis lebih dari sekadar menghasilkan tulisan, tetapi juga jiwa dan makna.” – Ira
Lorent Barus
Seorang pemuda yang senang mempelajari tentang hewan, bermain game yg tidak rumit dan senang mengeksplorasi hal-hal yang baru. Saya juga ingin ahli dalam bidang tertentu sehingga dapat berbagi ilmu kepada orang lain serta peduli terhadap orang lain yang menjadi prioritas saya.
Boi Hutagaol
Penikmat slow rock lulusan komputer yang belajar menjadi programmer tetapi memiliki cita cita sebagai pro gamer. Jomblo berkualitas meskipun skill terbatas. "MMR is just not a number, alien is real; Menulis sebagai pengisi waktu luang serta pengisi jiwa yang kosong." - Boi
Muhamad Baihaqi
Seorang entusias esports yang suka menghabiskan waktu memainkan game.
Inez Dwijayanti
Inez saat ini Bekerja sebagai personal insurance advisor,blogger, dan social media marketing. Mulai menyukai dunia game online sejak 2005. Kesenangannya bermain game terus berlanjut hingga lulus kuliah dan bekerja. Saat ini memainkan game mobile seperti AoV,Mobile Legends,dan Dragon Nest
Reskia Ekasari
Seorang gadis muda kelahiran tanah Sumatera yang menempuh pendidikan Sarjana di Kota Pempek. Dia hobi menulis, membaca dan jika bosan ia main game. Ketika kuliah keseharian gadis ini tidak luput dari kesibukannya di dunia organisasi tapi tak lupa pula akan hobinya dan tentunya pendidikan. Moto hidup yang ia pegang hingga saat ini adalah "Gagal memulai bukan berarti gagal hingga akhir".
Awanis
Seorang Sarjana Hukum muda dari Universitas Sumatera Utara yang sekarang bekerja di salah satu law firm di Jakarta ini memiliki hobi menjelajah hal-hal baru, ngomongin orang, dan membantu orang lain seikhlas hati. Menyukai hal-hal unik yang tidak biasa, serta bercita-cita untuk kurusan namun apalah daya dia sangat mencintai makanan. Bermimpi menjadi bagian dari organisasi kemanusiaan dunia ataupun bekerja sebagai diplomat muda tetapi pada saat ini masih terjebak di dunia perbudakan korporat. Kalau membutuhkan bantuannya silahkan menghubungi kontak yang tertera ya. P.S. Beliau menerima pekerjaan tambahan demi mendukung hobi-hobinya yang gak murah.
Dhian Lydia
Gadis berkacamata yang bekerja di bidang kesehatan. Menulis dan berolahraga suka dijadikan sebagai hobi, walau kadang suka terlupa.
Daniel Satria
Menggeluti sastra, filsafat serta sains. Tertarik pada segala hal yang dapat menghancurkan laut beku di hati manusia sebagaimana yang diungkapkan Kafka. Seorang juru bahasa pemula, yang sedang mencoba untuk menerjemahkan semesta.