Apa Itu Genre Racing Game?

2
99

Genre racing game adalah salah satu genre game yang paling populer saat ini. Keseruan dari game ini dapat memberikan sensasi mengemudikan kendaraan untuk balapan.

Beberapa game juga mengadopsi dari balapan yang ada di dunia nyata seperti F1, Gran Turismo Sport, Nascar dan masih banyak lagi. Nah untuk kalian yang suka memainkan game ini, apakah sudah tahu apa itu genre racing game ?

Sebelum adanya game-game populer seperti yang disebutkan di atas, sudah ada banyak game yang bergenre racing. Dengan berbagai teknologi yang diterapkan, game-game racing saat ini tampak begitu realistis. Hal itulah yang menjadikan jenis game ini terus berkembang bahkan sudah memiliki ekosistem esportsnya sendiri.

Apa Itu Racing Game ?

Apa Itu Racing Game

Racing game merupakan sebuah genre dari video game, dimana dalam gameplay-nya pemain bisa merasakan balapan seperti di dunia nyata. Berbagai peraturan juga diadopsi untuk menjadikan game ini semakin menarik untuk dimainkan. Meskipun ada beberapa game yang menambahkan tantangan lain untuk meningkatkan keseruan dalam bermain.

Sejak tahun 90an, racing game sudah mulai populer di kalangan komunitas gamers. Akan tetapi, perkembangannya sudah dimulai sejak tahun 70an. Dimana pada waktu itu, dirilis game Space Race yang merupakan game balap pesawat luar angkasa.

Setiap game memang memiliki tema yang berbeda-beda, ada yang berdasarkan imajinasi pengembangnya, ataupun mengadopsi dari balapan di dunia nyata.

Beberapa tahun terakhir, berbagai game yang memiliki visual realistis banyak diluncurkan. Sebagian besar game tersebut mengusung tema pertandingan balapan yang ada di dunia nyata.

Game racing saat ini memang seru untuk dimainkan, apalagi kendali game sudah bisa menggunakan simulator racing seat. Hal ini yang membuatnya semakin seru untuk dimainkan.

Untuk mengikuti jejak genre game lain, racing game mulai membangkitkan esports. Beberapa game dengan basis penggemar besar sudah memiliki kompetisi tersendiri.

Meskipun memang perkembangannya masih tergolong baru, namun antusiasmenya sangat tinggi. Orang-orang yang memiliki cita-cita menjadi seorang pembalap bahkan banyak yang beralih menjadi pembalap di esports.

Perkembangan Racing Esports

Apa Itu Racing Game

Berbicara mengenai racing esports, perkembangannya dimulai sejak tahun 2016. Pada waktu itu, Forza Motorsport meluncurkan Forza Racing Championship (Forza RC) sebagai wadah bagi penggemar game racing.

Forza RC lebih berfokus untuk mencari pemain Forza terbaik dan kemudian dibentuk tim. Dan perkembangannya terus mengalami peningkatan dari tahun ketahun mengingat penggemar game racing semakin besar.

Suksesnya Forza diikuti oleh Polyphony Digital dengan memulai Gran Turismo Championship. Perkembangannya dianggap lebih cepat karena eSports league yang dibentuk mendapatkan persetujuan dari FIA (Federation Internationale de l’Automobile).

Dalam pengelolaan esports-nya, pihak pengembang memegang peranan utama. Dari tahun ke tahun, Gran Turismo Championship terus diadakan dan semakin besar.

Setelah Forza RC dan GT Championship, muncul lagi esports baru yang dikembangkan oleh Codemasters. Esports yang dimaksud ialah balap F1 yang gameplay-nya mengadopsi dari balapan aslinya.

Terdapat beberapa tim yang bertanding dalam kejuaraan esports F1 ini. Semua tim yang terlibat merupakan tim yang ada di F1 sebenarnya yakni HAAS F1, AMG Petronas, Sauber Alfa Romeo, Red Bull Racing, Toro Rosso, Mclaren, Renault, Williams, dan Force India.

Beberapa game lain dilombakan dalam racing esports di antaranya: World Rally Championship, MotoGP, iRacing dan lainnya. Perkembangan racing esports ini juga didukung oleh peralatan racing simulator yang canggih dimana pemain bisa mengendalikan kendaraan layaknya mobil sungguhan.

Racing Esports Belum Populer di Indonesia ?

Apa Itu Racing Game

Racing esports di Indonesia bisa dikatakan kalah populer dibandingkan dengan genre game lain seperti genre MOBA atau FPS (First Person Shooter). Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa alasan, di antaranya karena basis penggemar game racing yang kurang.

Kemudian untuk bermain game balapan ini dibutuhkan peralatan khusus yakni racing simulator seat. Berbeda dengan game lain yang sebagian besar merupakan game mobile.

Akan tetapi, hal tersebut bukan menjadikan Indonesia tanpa wakil untuk racing esports. Di kategori Moto GP, Indonesia memiliki dua pembalap andalan yakni Muhammad Mulkana dan Putut Maulana. Keduanya berada di tim yang berbeda, dimana Mulkana berada di Petronas Yamaha SRT, sedangkan Putut bergabung dengan LCR Honda.

Keduanya tampil di Global Series 2020 yang merupakan esports MotoGP internasional. Dalam turnamen tersebut, keduanya harus bersaing dengan pembalap lain yang berasal dari berbagai negara seperti Italia, Australia, Brazil hingga Spanyol.

Dengan suksesnya kedua pembalap itu menembus racing esports internasional, sangat diharapkan untuk pembalap lain mengikuti jejak kesuksesan mereka.

Meski begitu, ada kabar baik untuk gamers asal Indonesia yang ingin menembus turnamen ini. MP1 selaku perusahaan manajemen olahraga yang berasal dari Indonesia telah menjalin kerjasama dengan Dorna eSports. Dalam kerjasama tersebut, keduanya akan menggelar turnamen MotoGP eSports Indonesian Series pada tahun 2021.

Kejuaraan tersebut dapat digunakan sebagai batu loncatan untuk menembus WINDTRE Rising Stars Series. Para pemain dari Indonesia bisa unjuk gigi dengan kemampuannya. Kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan baik agar bisa masuk ke MotoGP eSport Global Series.

Bagaimana Memulai Racing Esports?

Apa Itu Racing Game

Untuk menjadi pembalap racing esports, memang membutuhkan biaya yang agak besar. Kalian perlu membeli peralatan racing simulator untuk berlatih setiap harinya. Selain itu, dibutuhkan juga konsol game ataupun PC yang dikhususkan untuk gaming.

Harganya tentu akan berbeda-beda setiap mereknya, kalian bisa menyesuaikan dengan budget yang dimiliki. 

Setelah skill yang dimiliki siap, kalian bisa mencoba untuk mengikuti seleksi yang diadakan tim esports. Karena sebagian besar tim racing esports berasal dari luar negeri, kalian harus siap dengan hal itu. Persaingan tentunya akan semakin ketat dan harus lebih bekerja keras.

Setelah menjadi pembalap racing esports, apa yang akan dilakukan?

Pada dasarnya, pembalap biasanya akan melakukan apa yang juga dilakukan pembalap di dunia nyata. Latihan balapan menjadi aktivitas yang rutin dilakukan untuk mengasah kemampuannya.

Sama seperti pembalap esports di game lain, durasi latihannya bisa dibilang cukup lama. Latihan balap yang dilakukan bisa mencapai ribuan lap.

Latihan tidak hanya berfokus pada balapan saja, nantinya pembalap juga dilatih untuk bisa mengurangi ketegangan pada otak. Hal tersebut kerap kali disepelekan mengingat, pembalap tidak melakukan balapan sungguhan. Akan tetapi, itu berguna agar pembalap bisa menggunakan energi untuk berpikir seminimal mungkin.

Karena balapan simulator butuh kebugaran juga, para pembalap juga melakukan olahraga dan istirahat yang cukup. Dalam sebuah balapan, fokus dari sang pembalap akan berpengaruh besar. Kehilangan fokus saja akan membuat pembalap lebih mudah disalip oleh lawan. Dan pada akhirnya akan meraih hasil yang tidak maksimal. 

Perkembangan racing esports di Indonesia memang terbilang lambat. Sangat berbeda dengan kategori gim lain. Meski begitu, untuk kalian yang memiliki keinginan menjadi pembalap di racing esports, kesempatan sangat terbuka lebar.

Potensi dari ajang ini sangat bagus, mengingat hadiah yang biasanya ditawarkan mencapai ribuan dolar Amerika Serikat. Tentu akan semakin menarik jika pembalap asal Indonesia yang menjadi pemenang.