Yuk Kenali Sistem Rating Game dari Berbagai Negara

145
sistem rating game ESRB
Sumber: Medium (@Cole Duersch)

Saat ini mudah sekali bagi kamu para gamers untuk mencari hiburan dengan bermain game online. Namun, bagaimana caranya agar kamu bisa menemukan game yang cocok dengan usiamu? Nah sistem rating game ini nih yang akan membantu kamu menemukannya. Tidak hanya dari segi usia, tetapi juga dari unsur yang ada di dalamnya. Yuk kenali label-labelnya!


Kemajuan zaman membuat semua serba digital. Hal itu juga mempengaruhi perkembangan permainan yang dulunya masih tradisional saat ini berubah menjadi lebih modern dengan adanya game online.

Beragam game yang diciptakan dari berbagai developer di seluruh dunia memiliki genre masing-masing. Hal ini menyebabkan tidak semua game dapat dimainkan oleh sembarang kalangan usia.

Ada beberapa game yang hanya boleh dimainkan oleh orang-orang dewasa karena mengandung unsur kekerasan yang tidak baik untuk perkembangan tumbuh kembang anak. Hal ini diperkuat dengan teori bahwa unsur kekerasan dalam gim tersebut secara tidak langsung dapat mempengaruhi mental dan psikis anak.

Beberapa negarapun menerbitkan kebijakan mengenai game online ini. Mereka menerbitkan sistem rating game untuk membantu para orang tua memilah dan memilih game yang cocok untuk dimainkan oleh anaknya. Lalu apa sih sistem rating game itu ?

Sistem rating game adalah sistem yang dibuat oleh suatu negara dengan tujuan untuk memberikan kenyamanan agar industri game di negara tersebut menjadi lebih sehat dan terarah.

Para pembuat sistem rating game ini biasanya mengelompokkan berbagai jenis game berdasarkan kategori konten game dan juga usia pengguna yang sesuai.

Seperti yang sudah dibahas di atas, bahwasanya game memiliki genre masing-masing yang tidak semuanya pantas dimainkan oleh siapa saja.

Namun sebelum kita bahas lebih dalam, ada baiknya kamu mengetahui jenis-jenis genre game berikut ini:

  • Action game
  • Fighting game
  • First Person Shooter (FPS)
  • Third Person Shooter (TPS)
  • Real Time Strategy (RTS)
  • Role Playing Game (RPG)
  • Adventure
  • Simulasi
  • Sport Game
  • Racing Game
  • dan masih banyak lagi.

Dari berbagai macam genre yang disebutkan di atas, ada beberapa game yang kurang cocok dimainkan oleh anak-anak.

Ada juga beberapa negara yang justru menerbitkan sistem rating game-nya sendiri. Siapa saja negara tersebut? Jawabannya tidak lain adalah: Amerika, Jepang, dan Eropa.

Yuk simak beberapa sistem rating game yang ada di berbagai dunia!

Sistem Rating Game yang Ada di Dunia

#1: ESRB (Entertainment Software Rating Board)

ESRB adalah sistem rating game buatan Amerika. Banyaknya game asal Amerika yang beredar di Indonesia mengharuskan kamu untuk mengetahui sistem rating game satu ini.

ESRB memberikan informasi berupa simbol rating yang diletakkan pada ccover game ataupun pada deskripsi game yang beredar. Sistem rating ESRB ini tidak bersifat restriktif. ESRB hanya bersifat sebagai nasihat.

ESRB dibagi menjadi beberapa simbol berdasar usia seperti di bawah ini :

  • Early Childhood (eC)

Jika di sebuah sampul game terdapat rating bertuliskan eC. Hal itu berarti game tersebut dikhususkan untuk anak berusia 3 tahun keatas. Game ini cenderung sangat aman dan tidak membuat orang tua merasa khawatir.

  • Everyone (E)

Jika di sebuah sampul game terdapat rating bertuliskan E (Everyone). Hal ini berarti game yang akan kamu mainkan boleh dimainkan oleh semua orang utamanya mereka-mereka yang telah berusia 6 tahun ke atas.

Game dengan rating E ini bisa saja mengandung unsur kekerasan ringan, fantasi, kartu, dan juga Bahasa kasar dalam intensitas yang kecil. Contoh game berating E adalah Pro Evolution Soccer.

  • Everyone 10+ (E10+)

Jika di sebuah sampul game terdapat rating bertuliskan E10+. Maka hal ini memiliki arti bahwa game tersebut boleh dimainkan oleh orang-orang yang telah berusia 10 tahun ke atas.

  • Teen (T)

Jika di sebuah sampul game terdapat rating bertuliskan T/Teen, maka game ini hanya dapat dimainkan oleh para remaja. Hal ini dikarenakan game dengan rating T biasanya sudah mengandung beberapa unsur seperti kemunculan darah ringan.

  • Mature (M)

Jika di sebuah sampul game terdapat logo rating M, hal ini berarti game ini hanya boleh dimainkan oleh orang-orang yang telah berusia 17 tahun ke atas. Jika umurmu masih di bawah 17 tahun. Harap kamu bijak dan menghindari bermain game ini.

Game dengan rating M akan memuat beberapa konten yang belum cocok dimainkan oleh anak berusia dibawah 17 tahun seperti adanya unsur kekerasan, eksploitasi seksual ringan, bahasa yang kasar, dan juga darah.

  • Adult Only (Ao)

Jika di sebuah sampul terdapat tulisan sistem rating game Ao, maka game ini hanya boleh dimainkan oleh orang-orang yang telah berusia 18 tahun ke atas.

Bahkan di beberapa negara, ada juga yang menaikkan batasan umur untuk memainkan game dengan rating Ao. Salah satunya adalah dengan memperuntukkan game dengan rating Ao untuk hanya dimainkan oleh orang-orang berumur di atas 21 tahun.

#2: CERO (Computer Entertainment Software Rating Organization)

CERO merupakan salah satu sistem rating game yang dikembangkan dan digunakan oleh negara Jepang. Dalam pengklasifikasian game-nya, jepang menggunakan beberapa istilah yang berbeda dari sistem rating game lainnya.

Berikut adalah pengklasifikasian rating game dari CERO:

  • CERO A

Ketika kamu bermain game yang berasal dari jepang. Maka kamu perlu memastikan terlebih dahulu apa rating game tersebut. Jika bertuliskan CERO A, maka game tersebut dapat kamu mainkan. Game dengan label CERO A berarti dapat dimainkan oleh semua umur.

  • CERO B

Game berating CERO B berarti game tersebut boleh dimainkan oleh orang-orang yang telah berusia lebih dari 12 tahun ke atas. Jika belum memenuhi persyaratan usia tersebut diharap bijak dan sadar diri untuk tidak memainkannya.

  • CERO C

CERO C merupaka rating game asal jepang yang artinya adalah game ini hanya boleh dimainkan oleh orang-orang yang telah berusia 15 tahun ke atas.

  • CERO Z

CERO Z merupakan salah satu pengklasifikasian dari sistem rating game CERO. Arti dari CERO Z sendiri bila dilabelkan dalam suatu game berarti game tersebut diperuntukkan hanya untuk orang-orang yang telah berusia lebih dari 18 tahun.

#3: PEGI (Pan European Game Information) 

PEGI merupakan singkatan dari Pan European Game Information. PEGI sendiri adalah sistem rating game yang dibuat oleh benua Eropa. Negara yang menganut sistem rating ini di antaranya adalah: Spanyol, Prancis, Finlandia, Italia, Israel, Swiss, Irlandia, Uni Emirat Arab, dll.

Berikut adalah beberapa pembagian game yang telah diatur oleh PEGI:

  • PEGI 3

Sistem rating game PEGI ini cukup mudah dipahami karena didalamnya telah tertulis angka sebagai simbol batasan usia game ini. PEGI 3 berarti game tersebut dirasa pantas dimainkan oleh semua kelompok usia.

Game berating PEGI 3 ini tidak boleh berisikan suara ataupun gambar yang dapat menimbulkan ketakutan bagi anak-anak yang memainkannya.

  • PEGI 7

PEGI 7 adalah rating bagi aplikasi game yang boleh dimainkan oleh anak-anak yang telah berusia 7 tahun ke atas. Aplikasi yang telah diberi rating PEGI 7 biasanya hanya mengandung kekerasan ringan dan tidak nyata.

  • PEGI 12

Jika di sampul game terdapat tulisan PEGI 12, maka game tersebut sebaiknya hanya dimainkan oleh orang-orang yang telah berusia 12 tahun ke atas. Game dengan rating ini bisa saja mengandung beberapa kata tidak pantas yang bersifat ringan.

  • PEGI 16

PEGI 16 merupakan rating game yang membatasi usia pengguna game tersebut dengan Batasan minimal berusia 16 tahun. Hal ini dikarenakan game yang berating PEGI 16 dapat menampilkan beberapa grafis berupa perjudian,kata-kata kasar, maupun grafis sexy.

  • PEGI 18

Terakhir adalah PEGI 18. Rating game PEGI 18 mengelompokkan game-game yang sekiranya hanya diperuntukkan untuk orang dewasa dengan rentang usia 18 tahun ke atas. Hal ini karena game dapat memuat konten tidak baik seperti seksual dan diskriminasi.


Nah itu tadi 3 sistem rating game yang ada di dunia. Saat ini, selain ke-3 sistem rating game di atas, beberapa negara lain juga sudah mulai membuat sistem rating-nya sendiri-sendiri sesuai dengan budaya masing-masing.