
Biodata Jeixy menjadi salah satu topik yang banyak dicari, terutama setelah namanya kembali mencuat ke publik karena kasus narkoba pada tahun 2024.
Jeixy, atau dengan nama asli Herli Juliansah, dikenal sebagai salah satu pro player veteran PUBG Mobile di Indonesia yang sudah menorehkan berbagai prestasi sejak awal kemunculan game tersebut di ranah kompetitif.
Meski begitu, perjalanan karirnya tidak selalu mulus, hingga akhirnya ia harus terjerat masalah hukum yang cukup serius.
Dalam biodata Jeixy, kita bisa melihat bagaimana sosoknya berkembang dari seorang pemain muda berbakat hingga dipercaya menjadi in-game leader (IGL) di beberapa tim besar.
Ia sempat membela EVOS Esports, tim raksasa yang menjadi awal pijakannya, hingga akhirnya menemukan rumah baru bersama AURA Esports. Tidak hanya sekedar dikenal sebagai pemain, Jeixy juga sempat aktif di media sosial dengan berbagai konten yang menarik bagi para penggemarnya.
Namun, sayangnya catatan dalam biodata Jeixy tidak hanya berisi hal-hal positif. Kasus narkoba yang menjeratnya di tahun 2024 membuat namanya tercoreng dan menjadi pelajaran berharga bagi dunia esports Indonesia.
Meski begitu, perjalanan panjangnya tetap patut dikenang, karena ia pernah membawa harum nama bangsa di kancah internasional lewat berbagai prestasi. Melalui artikel ini, kita akan membahas profil, prestasi, hingga fakta menarik dalam biodata Jeixy yang jarang diketahui banyak orang.
Baca Juga: Profil dan Biodata Liquid Gebian: Dari ONIC Hingga ke Team Liquid
Profil dan Biodata Jeixy

Berikut profil dan biodata Jeixy:
- Nama Lengkap: Herli Juliansah
- Nama Panggilan: Jeixy
- Tanggal Lahir: 31 Juli 1996
- Umur: 29 tahun (2025)
- Asal: Indonesia
- Instagram: @aura.jeixyy
- TikTok: @wakjeixy
- YouTube: wakjeixy
Melihat biodata Jeixy, jelas bahwa dirinya bukan hanya sekedar pemain biasa. Ia merupakan salah satu wajah awal yang membangun scene kompetitif PUBG Mobile Indonesia.
Dengan gaya bermain khas serta kepiawaiannya dalam membaca map, Jeixy menjadi salah satu figur penting di masa kejayaan tim yang ia bela.
Baca Juga: Profil dan Biodata Laura Ziphora: BA Liquid yang Kuasai Banyak Bahasa Asing
Prestasi Jeixy

Sepanjang karirnya, Jeixy berhasil menorehkan sejumlah prestasi bergengsi di dunia PUBG Mobile:
- Juara 3 PUBG Mobile Pro League – Indonesia Season 3
- Juara 3 WINNOW Championship Season 2
- Juara 1 BAPAREKRAF Game Prime 2020
- Juara 2 PUBG Mobile Pro League – Indonesia Season 1
- Juara 1 Dunia Games League 2020
- Juara 1 PUBG Mobile Indonesia National Championship 2019
- Juara 2 PUBG Mobile Indonesia National Championship 2018
Deretan pencapaian ini memperkuat posisi Jeixy sebagai salah satu pemain yang memiliki kontribusi besar dalam mengangkat nama PUBG Mobile Indonesia ke level yang lebih tinggi.
Banyak yang berpendapat bahwa dalam setiap biodata Jeixy, prestasi ini adalah hal yang paling layak dikenang dibandingkan kontroversi yang membayangi dirinya di kemudian hari.
Baca Juga: Profil dan Biodata Liquid Magnus Carlsen: Grandmaster Termuda dan Raja Catur Dunia!
5 Fakta Menarik Jeixy
1. Mengawali Karir di Tim EVOS

Biodata Jeixy tidak bisa dilepaskan dari awal perjalanannya di tim EVOS Esports. Ia mulai dikenal publik sejak 2018 ketika PUBG Mobile baru berkembang di Indonesia.
Saat itu, Jeixy bermain bersama rekan-rekan berbakat seperti Auro, JugHead, dan Letda. Meski namanya belum sebesar seniornya, kontribusi Jeixy dalam membangun strategi tim sangat penting.
Dari sinilah karir profesionalnya mulai terbuka lebar. Banyak orang menyebut bahwa keberhasilan EVOS di scene awal PUBG Mobile Indonesia tidak bisa dilepaskan dari peran Jeixy sebagai pemain kunci.
2. Terjerat Kasus Narkoba di Tahun 2024
Fakta mengejutkan dalam biodata Jeixy adalah kasus narkoba yang menjeratnya pada tahun 2024. Ia diciduk polisi di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, saat pesta bersama selebgram Chandrika Chika dan lima orang lainnya.
Barang bukti berupa ganja cair yang digunakan melalui rokok elektrik turut diamankan. Kabar ini cukup mengguncang dunia esports Indonesia karena Jeixy sebelumnya dikenal sebagai pemain yang disiplin dan jarang terlibat masalah.
AURA Esports, tim terakhirnya, bahkan mengeluarkan pernyataan resmi bahwa Jeixy sudah tidak memiliki kontrak aktif bersama mereka sejak 2023.
Baca Juga: Profil dan Biodata EVOS Roundel: Mid Laner Baru EVOS di MPL ID S16
3. Dulu Jadi IGL yang Dihormati
Dalam biodata Jeixy, salah satu pencapaian paling membanggakan adalah ketika dirinya dikenal sebagai salah satu In-Game Leader (IGL) terbaik di Indonesia.
Walaupun bukan pemain dengan skill individu paling mematikan seperti Zuxxy, tetapi Jeixy memiliki keunggulan di sisi kepemimpinan. Banyak turnamen yang membuktikan kemampuannya membaca zona, mengatur rotasi, dan mengarahkan rekan timnya di situasi krusial.
Karakter tenang dan penuh perhitungan membuatnya dihormati bukan hanya oleh timnya, tetapi juga lawan-lawannya di scene PUBG Mobile Indonesia.
4. Sempat Comeback di 2022 PMPL ID Fall
Meski sempat vakum dari kompetisi, Jeixy akhirnya comeback pada 2022 dengan membela AURA Esports di ajang PMPL ID Fall. Kehadirannya saat itu cukup menyita perhatian fans, sebab banyak yang penasaran apakah Jeixy masih bisa menunjukkan performa seperti dulu.
Walaupun hasilnya tidak sehebat masa emasnya, keberaniannya untuk kembali ke panggung kompetitif membuktikan bahwa kecintaannya terhadap dunia esports belum padam.
Sayangnya, comeback tersebut tidak berlangsung lama karena setelah itu namanya semakin jarang terdengar hingga akhirnya tersandung kasus narkoba.
Baca Juga: Profil dan Biodata Ling Er HoK: Primadona Baru Komunitas Honor of Kings!
5. Tak Pernah Update Sosial Media
Jika kita melihat biodata Jeixy di bagian sosial media, tampak jelas bahwa dirinya sudah tidak lagi aktif. Baik di Instagram, TikTok, maupun YouTube, aktivitasnya berhenti sejak kasus narkoba mencuat.
Padahal, sebelumnya Jeixy cukup rutin membagikan kesehariannya. Kini, akun-akun tersebut hanya menjadi kenangan dari perjalanan seorang pemain yang pernah bersinar terang di dunia PUBG Mobile Indonesia.
Hal ini juga menjadi pengingat betapa cepatnya karir seseorang bisa berubah ketika terjerat masalah di luar kompetisi.
Membicarakan biodata Jeixy memang seperti melihat dua sisi mata uang. Di satu sisi, ia adalah pro player veteran yang punya kontribusi besar bagi perkembangan PUBG Mobile di Indonesia.
Ia pernah mengangkat piala, membawa pulang gelar, dan menjadi sosok yang dihormati sebagai seorang IGL. Namun di sisi lain, perjalanan hidupnya harus tercoreng oleh kasus narkoba yang membuat namanya jatuh di mata publik.
Meski begitu, biodata Jeixy tetap menarik untuk dikulik karena perjalanan karirnya bisa menjadi pelajaran berharga, khususnya bagi generasi pemain muda.
Keberhasilannya membuktikan bahwa kerja keras bisa membawa seseorang mencapai puncak, sementara kejatuhannya mengajarkan bahwa menjaga integritas di luar game sama pentingnya dengan performa di dalam game.
Pada akhirnya, biodata Jeixy akan selalu diingat sebagai kisah lengkap: tentang kejayaan, kontroversi, sekaligus pengingat untuk dunia esports Indonesia agar lebih berhati-hati menjaga nama baiknya.





















