EVOS Rhapsody, Pindah dari AOV ke Mobile Legends

0
467
EVOS Rhapsody
EVOS Rhapsody mangkat dari EVOS AOV ke EVOS Legends menjadi salah satu pemain baru yang diperhitungkan dalam pro scene ML.

EVOS Legends kembali berlaga untuk MPL Indonesia Season 8. Mereka merombak pemain dengan menambahkan pemain baru yang menjadi line-up utama untuk mengikuti turnamen. Pemain baru yang mengisi line-up EVOS Legends adalah EVOS Rhapsody atau Gilang Dwi Falah.

Uniknya, EVOS Rhapsody bukan pemain baru di kancah esports. Sebelumnya ia bukan pro player Mobile Legends melainkan Arena of Valor (AOV). Ia sudah bergabung dengan EVOS Esports sejak 20 Agustus 2019.

Arena of Valor menjadi game yang mengantarnya ke pro scene esports. Sebelum masuk EVOS ia pernah memperkuat tim AOV Bigetron. Prestasi EVOS AOV bisa dibilang tidak main-main meski sayangnya mereka harus disband pada 23 Oktober 2020 lalu.

Divisi AOV EVOS Esports pernah menjadi salah satu tim terkuat di Indonesia karena berhasil meraih gelar juara Arena of Valor Star League (ASL) selama empat musim berturut-turut. Mereka juga berhasil menjuarai ESL Clash of Nation 2019. Tim yang berisi pemain EVOS Fall, EVOS Pokka, EVOS Wyvorz, EVOS Hans, dan EVOS Wirawww tersebut juga menjadi punggawa tim Indonesia yang bertanding di SEA Games 2019.

Mereka berhasil mendapatkan medali perak untuk Indonesia di SEA Games 2019. EVOS Rhapsody dulunya memiliki IGN EVOS Fall dalam tim tersebut. Apa yang membuat pemain yang akrab disapa Falah tersebut pindah ke pro scene Mobile Legends?

Profil EVOS Rhapsody #1: AOV Sudah Stagnan

EVOS AOV
Pencapaian EVOS AOV yang berjasa mengharumkan nama Indonesia dalam scene Arena of Valor.

EVOS Rhapsody memegang role sebagai midlaner yang cukup hebat karena berhasil mempersembahkan trofi untuk EVOS AOV. Sebelum akhirnya masuk ke tim EVOS Legends, ia masuk ke EVOS Akademi Mobile Legends dengan IGN EVOS T43, nama panggungnya setelah berganti dari EVOS Fall. Sampai akhirnya EVOS mengumumkan bahwa ia masuk ke line-up pemain EVOS Legends, pengumuman tersebut cukup mengejutkan penggemar.

Permainan EVOS Rhapsody tidak bisa dianggap sebelah mata karena memiliki gameplay yang sangat cermat. Ia kerap menggunakan strategi rotasi yang cepat dalam permainan untuk membantu rekan-rekan setimnya. Ia juga lihai menggunakan hero Diao Chan, hero bertipe magic.

Masuknya EVOS Rhapsody di dalam tim menunjukkan bahwa ia merupakan pemain yang sangat cepat beradaptasi. Kemungkinan ia juga mengisi role yang sama sebagai midlaner, ada pula yang menyebutkan bahwa ia mengisi gold laner. Pasalnya, ia merupakan satu-satunya pemain yang mengisi role mid lane saat masih di EVOS AOV.

Ada alasan mengapa Rhapsody akhirnya memilih pindah ke Mobile Legends. Menurutnya Arena of Valor di Indonesia sudah stagnan dan tidak terdapat peningkatan kompetisi. AOV hanya menyisakan turnamen besar di Indonesia, seperti AOV World Cup dan Arena of Valor Star League.

Berbanding terbalik di beberapa negara seperti Thailand, China, dan Vietnam yang justry AOV lebih berkembang daripada Mobile Legends. Di Indonesia sendiri game esports yang masih berkembang adalah Free Fire, PUBGM, dan Mobile Legends.

Profil EVOS Rhapsody #2: Berhasil Promosi ke MPL

EVOS Rhapsody
EVOS Rhapsody berhasil promosi ke MPL dan menjadi pemain EVOS Legends.

EVOS Rhapsody berhasil mendapatkan kesempatan promosi ke MPL. Nyatanya dia memiliki skill yang mumpuni dan disebut dapat diplotkan ke berbagai role. Meski dari AOV, perjalanannya hijrah ke pro scene Mobile Legends bukan hal yang mudah.

Memerlukan banyak pengorbanan untuk mengambil langkah meninggalkan pro scene Arena of Valor mengingat ia sudah menjadi pilar penting dalam scene tersebut. Ia harus memulai perjalanannya dari awal, ia harus belajar dan memulai memahami gameplay Mobile Legends. Beberapa bulan berada di scene Mobile Legends, akhirnya ia mendapatkan promosi di MPL.

Dengan kemampuan yang dimiliki Rhapsody, ia tidak hanya menjadi gold laner. Dikutip dari Planet Esports Revival TV, Setiawan Ade, analis esports Mobile Legends, menyebutkan alasannya mengapa Rhapsody dapat mengisi role manapun di EVOS. Menurutnya, jika dinilai dari mekanik, cara berpikir, dan penguasaan hero dengan cepat, Rhapsody memiliki kapabilitas untuk bermain sebagai EXP lane dan main support.

EVOS Fall
Falah dikenal dengan IGN EVOS Fall atau EVOS T43 saat berada di AOV.

Bahkan Ade menjelaskan tidak hanya itu saja, ia dapat beradaptasi ke role lain yang sesuai dengan skill mekaniknya yang cukup fleksibel. Rhapsody pernah mendapatkan Man of The Week dalam turnamen ASL 2020 di minggu ke tiga. Saat melawan POWD Esports ia mampu mengubah arah permainan menuju kemenangan tim dengan skor akhir 2-1.

Promosi Rhapsody ke MPL juga berdasarkan hasil voting. Pelatih EVOS Legends, EVOS Four menjelaskan absennya Zoeybit dan Revicii di MPL maupun MDL. “Sebenarnya berdua ini tuh, kalau Zoeybit itu lolos dia trial, kalau Revicii itu dia lolosnya ke MPL cuma kita ada pemilihan antara Revicii atau Falah, dan yang memenagkan vote itu Falah untuk ke MPL,” jelas Four dikutip dari Skor.id.

Sedangkan untuk Zoeybit sendiri, ia telah lolos di MDL tetapi untuk MPL tidak lolos. Pemilihan tetap berada di keputusan Zeys. Sehingga Zoeybit tidak main ke MDL dan menolak untuk lanjut di tim EVOS Icon.

Meski mengalami perubahan yang cukup besar di dalam tim, keputusan memasukkan Rhapsody tentu menjadi pertimbangan yang matang di dalam tim.

Profil EVOS Rhapsody #3: Target Menjadi Juara

EVOS Rhapsody
Falah optimis menentukan target juara di pro scene Mobile Legends.

Meski baru terjun di pro scene Mobile Legends, EVOS Rhapsody sudah menargetkan untuk mendapatkan gelar juara di beberapa kompetisi mendatang. Ia mengisi role sebagai gold laner bersama EVOS Clover. Keberhasilannya masuk ke dunia Mobile Legends menjadi mimpi yang nyata baginya.

Rhapsody mengaku ia memang membidik untuk masuk ke EVOS Legends sebagai pemain. Meski banyak yang mengatakan untuk masuk ke tim tersebut karena baru bermain di Mobile Legends. Ia mengincar target besar untuk menyabet gelar juara di kompetisi Mobile Legends mendatang.

Ia mengatakan ingin menyabet semua gelar juara turnamen, mulai dari MPL, lolos M3 dan masuk ke tim SEA Games untuk mewakili Indonesia dan membawa pulang medali emas. Masuknya EVOS Rhapsody ke tim EVOS Legends tentu semakin memperkokoh tim dalam menghadapi berbagai turnamen.

EVOS Legends MPL ID S8
Line-up EVOS Legends MPL Indonesia Season 8 diisi oleh pemain lama dan baru.

Kemampuan Rhapsody tidak dapat dipandang sebelah mata karena ia memiliki pengalaman yang sangat baik dalam pro scene Arena of Valor. Bahkan BTR Rippo menyebutkan bahwa EVOS Legends adalah tim paling mengerikan di MPL Indonesia Season 8 di samping RRQ Hoshi.

Hal itu tidak lepas dari kembalinya pemain veteran serta beberapa pemain baru yang memiliki rekam jejak yang sangat baik dalam melengkapi komposisi tim.

Daftar pemain EVOS Legends yang berlaga di MPL Indonesia Season 8 adalah EVOS REKT, EVOS Clover, EVOS Wann, EVOS LJ, EVOS Ferxiic, EVOS Antimager, EVOS Panser serta dua pemain baru yakni EVOS Vaanstrong dan EVOS Rhapsody. Pada minggu pertama MPL ID Season 8 ini, EVOS mencatatkan pencapaian yang cukup baik meski masih membutuhkan dorongan untuk berada tiga klasemen teratas.

Itulah perjalanan EVOS Rhapsody melakukan hijrah dari Arena of Valor ke Mobile Legends. Tidak ada perjalanan yang mudah, meski begitu, ia tetap menghadapinya untuk menjadi pro player terbaik di berbagai panggung esports yang megah.