New Marvel! Inilah Roster Dota 2 OG yang Baru

1021
Roster Dota 2 OG

Untuk yang pertama kalinya, salah satu acara esports terbesar di dunia datang ke Asia Tenggara untuk menggelar The International “TI”.

Saat tim-tim yang terbaik dari yang terbaik Dota 2 bersaing satu sama lain, satu tim yang mengundang perhatian semua orang adalah tim yang telah menyabet dua kali gelar juara TI, Red Bull OG beserta roster Dota 2 baru OG mereka.

The International 2022 dan Roster Dota 2 OG

Pada perhelatan The International, tim Red Bull OG memperkenalkan roster baru mereka.

Tim yang menjadi favorit penggemar untuk menjadi juara ini memperkenalkan roster baru mereka yakni :

  • Evgenii Makarov alias Chuvash sebagai coach,
  • Artem Golubiev alias Yuragi sebagai carry,
  • Bozhidar Bognadov alias bzm sebagai mid-laner, 
  • Ammar Al-Assaf alias Ammar the F sebagai offlaner, 
  • Tommy Le alias Taiga sebagai support, dan
  • Mikhail Agatov alias Misha sebagai kapten tim.

Roster Dota 2 OG

Roster Dota 2 OG #1: Sang Pelatih – Chuvash

Pria berusia 23 tahun asal Rusia dengan nama Evgenii Makarov ini memulai karir profesionalnya di Dota pada tahun 2016.

Meskipun saat ini ia kehilangan rambut pirangnya yang panjang, kemampuan dan passion sang pelatih ini tak diragukan lagi. Sejak awal ia memulai karirnya dalam ranah Dota, perlahan tapi pasti ia menapaki jalannya hingga sampai ke level tertinggi.

Banyak capaiannya menjadi bukti bahwa keuletannya membuahkan hasil yang positif. Chuvash telah resmi bersama tim baru OG sejak debut mereka, dan ia mengungkapkan bahwa itu adalah suatu hal yang menyenangkan.

Baik di luar maupun di dalam permainan, cara pendekatan uniknya terhadap ranah kompetitif Dota telah meyakinkan semua orang bahwa OG dan roster Dota 2 baru OG adalah tempat dimana ia seharusnya berada.

Roster Dota 2 OG #2: Sang Kapten – Misha

Mikhail “Misha” Agatov bergabung ke tim OG sebagai pelatih pada tahun 2021.

Pria berusia 29 tahun asal Rusia ini datang pada saat OG gagal mendapatkan kualifikasi untuk turnamen AniMajor dan membutuhkan bantuan untuk bangkit.

Kala itu tim OG memiliki satu lagi kesempatan untuk memenuhi kualifikasi untuk TI 10, satu lagi kesempatan untuk menggapai juara.

Pada hari berikutnya Misha mengambil alih sebagai kepala pelatih dan langsung memulai semua bersama Socks, Ceb, dan NOtail. Ia langsung membawa efek transformasi kepada tim dan semua yang terlibat.

Ia menggembleng tim dengan aktifitas rutin yang stabil dan penuh disipin, Misha memberikan semangat dan kebaikan juga harapan kepada tim.

Ia merupakan sosok peran yang instrumental dalam kualifikasi OG di TI 10 dan menjadikan OG sebagai tim yang seperti sekarang.

Hanya dalam beberapa bulan bersama Misha, tim OG beranggapan bahwa tak terbantahkan lagi ia adalah kandidat sempurna untuk memimpin roster Dota 2 OG yang baru.

Roster Dota 2 OG #3: Carry – Yuragi

Dengan penampilannya yang terlihat tenang, banyak orang terkecoh dan tidak menyangka bahwa pria ini adalah pria berjiwa pemburu yang mematikan yang terus mencari mangsa baru.

Sang carry mematikan ini berasal dari Ukraina dan berusia 20 tahun. Yuragi memulai debut karir Dota-nya di dunia profesional pada tahun 2020 kemudian ia bergabung menjadi bagian tim OG pada tahun 2021 sebagai bagian dari daftar pemain remastered Dota OG.

Artem “Yuragi” Golubiev telah menggapai peringkat teratas dalam daftar carry terbaik Eropa pada Desember 2021 bersama nama-nama terkemuka seperti pemain carry dari juara TI Yatoro.

Tak bisa dipungkiri bahwa ia adalah bagian dari utama dari kunci kesuksesan roster Dota 2 baru tim OG, dan banyak penggemar merasa tidak sabar untuk menunggu legenda apa yang akan dicatatkan oleh Yuragi.

Roster Dota 2 OG #4: Mid-laner – bzm

Pemain yang satu ini memiliki permainan yang sangat luar biasa pada laga debutnya, penampilannya tersebut membuat banyak orang tidak yakin bahwa kemampuannya adalah kemampuan yang bisa dimiliki oleh anak muda seusianya.

Memasuki dunia kompetitif Dota pada usia 16 tahun bukanlah hal yang mudah, pria bernama Bozhidar Bognadov yang berasal dari Bulgaria ini yang kerap dipanggil “the young prodigy” atau si anak muda berbakat ini bergabung ke tim OG sebagai mid-laner baru mereka.

Meskipun mengemban misi yang berat untuk mengisi kekosongan tim yang telah membawa pulang dua piala juara TI adalah hal yang terlihat berat, bzm mengejutkan semua orang dengan menyanggupi tantangan itu dan bergabung dalam roster Dota 2 baru OG dengan santai.

Roster Dota 2 OG #5: Offlaner – Ammar The F

Pemain yang juga disebut sebagai Ammar “ATF” Al-assaf ini berusia 16 tahun dan merupakan kelahiran dari Jordania.

Menyebut Ammar dengan sebutan percaya diri sepertinya bisa dibilang meremehkan kepribadiannya.

Meskipun dengan usianya yang muda dan pengalamannya yang minim, dia telah melangkah ke ranah kompetitif internasional dengan keyakinan penuh bahwa ia memang bertempat di ranah tertinggi dunia internasional Dota.

Ia menanamkan dirinya sebagai offlaner yang konkret berkat pilihan-pilihan signature hero yang sering ia pilih seperti Timbersaw dan Mars.

Ammar telah mengguncang dunia Dota dengan keberanian dan kepintarannya sejak awal. Ditambah dengan campuran sedikit energi barbar, dan kita semua mendapat penerus dari Ceb dan 3 gaya posisi uniknya.

Tidak diragukan lagi bahwa kita akan melihat Ammar menjadi salah satu sosok pemain yang paling dominan dalam permainan Dota 2 bersama roster Dota 2 baru OG seiring berjalannya waktu.

Roster Dota 2 OG #6: Support – Taiga

Pria kelahiran Norwegia berusia 23 tahun yang memiliki nama Tommy Le ini sering dipanggil Papa Tommy.

Tim OG mengungkapkan bahwa Taiga adalah pemain berpengalaman yang mereka butuhkan. Taiga adalah pemain berpengalaman yang merupakan sosok yang tidak asing lagi di ranah Dota terutama untuk daerah Eropa.

Setelah menempuh perjalanan jauh bersama sederet pemain yang ia telah lalui bersama tim Liquid, Taiga memutuskan untuk bergabung ke tim OG dan dengan penuh keberanian memberikan kepercayaan kepada anggota-anggota tim lain yang terbilang jauh lebih muda darinya.

Sifat dan energi positif yang ia pancarkan membuatnya menjadi anggota tim yang sempurna dan membuat tim OG merasa senang memilikinya sebagai bagian dari roster Dota 2 baru OG.

OG Siap Membidik Piala Ketiga

Tim yang menjadi favorit para penggemar ini sekali lagi menerjang kejuaraan dengan susunan roster Dota 2 OG yang baru dan berambisi untuk kembali mengangkat piala Aegis mereka yang ketiga.

The International 11
https://www.dota2.com/newsentry/3190249489765271734

Pada musim ke sebelasnya, The International digelar di Singapore. Untuk mempersiapkan diri mereka, OG mengadakan bootcamp mereka di Johor Baru, Malaysia, dengan roster Dota 2 baru OG mereka untuk mencoba strategi baru dan chemistry dari anggota-anggota tim yang baru dibawah bimbingan kepala pelatih Evgenii “ChuvashMakarov.

“Kami bangun pada pukul 10, semuanya pada waktu yang sama, seperti anak baik mempersiapkan semua untuk jadwal Singapore karena pertandingan akan dimulai lebih awal. Kami bermain 6 skrim dalam satu hari, setiap hari, dan semuanya menikmati itu. Ini seperti persiapan yang penuh kegilaan.” Kapten dari tim OG, Mikhail “Misha” Agatov membagikan pada saat ditanya tentang rutinitas bootcamp mereka.

Kartu As lain yang tim OG persiapkan adalah pengalaman mereka menjadi 2 kali juara TI dan anggota veteran dari tim OG Sebastian “Ceb” Debs.

Ceb bermain sebagai pemain pengganti untuk tim saat turnamen besar sebelumnya dan juga berperan sebagai pelatih kedua untuk anggota muda dari tim Red Bull OG pada pertandingan The International mendatang.

Ceb mengungkapkan bahwa semua itu terasa alami membantu anggota muda OG tumbuh dan itu akan menjadi aneh untuk berlaku sebaliknya.

“Sejujurnya, saya pikir passion untuk permainan benar-benar sesuatu; Saya merasakan hasrat untuk berkompetisi yang benar-benar luar biasa, dan saya ingin menuangkan semua hal yang saya pelajari selama ini. Saya merasa sangat nyaman saat membahas tentang bagaimana cara memenangkan kejuaraan dan bagaimana cara untuk tidak kalah.” Debs menyatakan saat ditanya tentang keputusannya untuk kembali ke ranah Dota 2.

Meskipun dimulai dari awal lagi dengan anggota yang baru dan dalam tekanan dari penggemar, kapten dari tim Red Bull OG, Misha berharap dan bertekad menuju ke turnamen.

“Kami tidak menaruh tekanan pada diri kami. Kami hanya bermain Dota sebaik mungkin, Kami masih harus bekerja keras untuk mencapainya dan itu semua akan ditentukan di Dota. Kami tidak suka berekspektasi tinggi. Kami hanya berekspektasi permainan kualitas tinggi Dota dari satu sama lain dan kita akan lihat apa yang terjadi.”

Tim OG merasa senang berada di Asia Tenggara dan merasakan budaya baru saat persiapan menuju turnamen.

“Saya suka makanannya, saya suka pemandangan alamnya karena kalian tidak bisa melihat ini ditempat kami tinggal di Eropa, jadi kami suka disini.” ungkap pemain tengah Red Bull OG, Bozhidar “bzm” Bogdanov ketika ditanya tentang pendapatnya terkait berlatih di lingkungan baru.

Red Bull OG dengan roster Dota 2 OG yang baru adalah satu dari 12 tim yang memiliki kualifikasi via sirkuit Dota Pro.

Saksikan debut aksi roster Dota 2 OG ini pada The International 11 yang diadakan mulai dari 8-22 Oktober, dengan babak final yang diadakan di Singapore Indoor Stadium pada 29 Oktober sampai 30 Oktober.

banner iklan esportsnesia
Previous articleSwift Edge dan Swift 3 OLED Siap Lengkapi Jajaran Laptop Tipis Acer
Next articleMengenal 6 Pro Player Wanita VALORANT Indonesia yang Cantik dan Berbakat
"Seorang pegawai negeri sipil di bidang keuangan yang memiliki hobi membaca dan menulis. Bermula dari membuka buku untuk rehat sejenak dari dunia nyata, dunia yang dibuat dari untaian kata berhasil membuat hati jatuh cinta dan menggemari dunia tulisan hingga akhirnya mencoba menuangkan ide dalam rangkaian kata. Terlibat dalam berbagai organisasi dan kegiatan untuk mencari warna-warna baru dalam hidup dan mencoba menambal retak pada gading kehidupan. Berbicara dan bercengkrama dengan banyak masyarakat dari penjuru lain dunia yang berbeda juga menjadi paragraf pengisi dalam kisah yang sedang ditulis, kisah yang berjudul ""kehidupan"" dan bertemakan ""Upaya dan do'a terbaik"". -Natagama"