
Biodata Nafari kini tengah jadi topik panas di kalangan pecinta Mobile Legends tanah air sampai ke Negeri Jiran Malaysia.
Nafari adalah pelatih Mobile Legends profesional yang saat ini berstatus sebagai pelatih pinjaman. Ia dipinjam oleh Todak dari Alter Ego.
Sebenarnya, Nafari bukanlah pelatih yang punya gelar mentereng seperti Adi dan Yeb dengan piala MPL mereka yang berjejer-jejer, atau Zeys yang punya gelar juara dunia.
Nafari juga sempat mendapatkan cercaan dari publik, terutama penggemar Alter Ego yang meminta dirinya menunjukkan hasil positif untuk tim berlogo muka tiga tersebut.
Namun, ada hal lain yang membuat biodata Nafari sedang ramai diperbincangkan saat ini. Bukan karena performa, tetapi persona miliknya yang sangat menghibur sampai membuatnya dicalonkan jadi CEO Alter Ego sebagai bahan candaan.
Pelatih yang punya pembawaan menghibur lewat sosial medianya ini apakah benar-benar hanya memiliki itu saja? Simak lengkap profil dan biodata Nafari ini untuk mengetahuinya.
Baca Juga: Profil dan Biodata EVOS Rendy, Wonderkid EVOS Terbaru!
Profil dan Biodata Nafari

Berikut profil dan biodata Nafari:
- Nama Lengkap: Azam Aljabar Nafari
- Nama Panggilan: Nafari
- Tanggal Lahir: 18 September 1993
- Umur: 32 tahun (2025)
- Role: Coach
- Tim: Todak (MPL MY S16) – Dipinjam dari Alter Ego (MPL ID)
- Instagram: @nafari126
- YouTube: @nafari126
- TikTok: nafari126
Nafari sebelumnya dikenal hanya sebagai pelatih yang punya performa baik selama masa kepelatihannya. Kadang punya musim yang bagus, kadang juga tidak.
Sekarang, Azam Aljabar ini juga dikenal karena konten-kontennya yang menghibur. Biodata Nafari juga jadi banyak dicari karena ia bisa mengubah cercaan orang-orang menjadi sebuah bercandaan yang asik.
Perjalanan Karir Nafari

Sepuh MOBA Sejak 2006
Melalui biodata Nafari di akun YouTubenya, Nafari mengaku bahwa dirinya sudah bermain game MOBA sejak 2006. Hal itu berarti, ia sudah memainkan game seperti DOTA sejak masih berumur 13 tahun.
Nama Nafari sendiri mulai terdengar di kancah kompetisi-kompetisi lokal pada 2009, di mana saat itu ia mulai merintis karirnya di dunia DOTA dan DOTA 2.
Rebutan Tim-Tim Besar DOTA 2
Perjalanan panjang Nafari dari 2009 berbuah manis pada 2011, dirinya bersama tim Velocy Hyper menembus playoffs World Cyber Games Asia Championship 2011 cabang DOTA 2.
Permainannya yang memukau di ajang tersebut membuat NXL merekrutnya. Baru satu tahun bersama tim barunya, Nafari pindah lagi karena RRQ langsung mengangkutnya ke timnya.
Bersama RRQ, permainan Nafari di Pos 2 (mid lane) semakin mengerikan. Hal tersebut membuat tim The Prime terpikat dan meminangnya. Azam Aljabar ini akhirnya sempat pindah ke The Prime dan kembali ke RRQ, lalu ke The Prime lagi.
Setelah berpindah-pindah tim dan raih beberapa prestasi pada tahun 2013 sampai 2019, Nafari menutup perjalanan panjangnya di DOTA 2 dengan tim Antrophy pada 2019 lalu.
Banting Setir Jadi Pelatih MLBB
Sosok yang membuat “biodata Nafari” jadi perbincangan ini melakukan sebuah belokan tajam dalam karirnya dimana ia yang sebelumnya adalah pemain DOTA 2 berpindah menjadi pelatih MLBB.
Tim pertama yang tertarik dengan jasanya adalah Geek Fam pada 2020 lalu, mereka menugaskan Nafari di divisi MDL.
Selang beberapa bulan, Nafari promosi ke posisi pelatih MPL dan mulai melatih Geek Fam sejak MPL ID S6. Namanya sempat menjadi pembahasan publik setelah timnya tampil gemilang di MPLI 2020. Sayang, saat itu mereka kalah melawan Alter Ego yang lebih ganas.
Absen Satu Tahun lalu Langsung Bawa Alter Ego Raih Juara 3
Setelah tidak banyak meninggalkan kesan selama melatih Geek Fam, Nafari seolah menghilang dari dunia MOBA. Dirinya berstatus tanpa tim di 2022 lalu.
Terlepas dari kurangnya prestasi sebagai pelatih dan masa absennya yang cukup lama, Alter Ego tetap menaruh mata pada Nafari. Mereka merekrutnya pada 2023 dan menunjuknya sebagai pelatih kepala mulai MPL ID S11.
Performa Alter Ego di tahun itu boleh dibilang baik. Celiboy dkk sukses meraih peringkat ke-3 di MPL ID S11. Mereka juga jadi juara 4 pada ajang H3RO Esports 4.0. Kemudian, mereka menutup tahun dengan menjadi juara Johor All Star Esports Championship 2023.
Biodata Nafari semakin diperbincangkan sebab pencapaiannya yang cukup instan selama membersamai Alter Ego pada musim pertamanya sebagai pelatih tim tersebut.
Sempat Absen dan Ganti Peran di Alter Ego
Nafari masih melanjutkan perjalanannya sebagai pelatih Alter Ego pada 2024 lalu. Namun, setelah MPL ID S13, ia kembali berstatus inaktif. Sebenarnya, saat itu ia memperoleh hasil akhir yang buruk selama dua musim MPL, di mana ia sama-sama hanya bisa sampai posisi delapan.
Satu tahun berselang, Nafari kembali masuk jajaran staf kepelatihan Alter Ego di MPL ID S15. Namun, posisinya berubah menjadi analis untuk Xepher yang berperan sebagai pelatih utama tim.
Dipinjam Todak sebagai Pelatih Utama
Sesuai penulisan biodata Nafari di atas, Alter Ego melepasnya ke Todak menjelang musim keenam belas dimulai. Ia pun diberi status pinjaman dimana setelah masanya habis ia akan kembali ke tim asalnya lagi.
Bersama Todak, Nafari jadi bagian dari rombak besar tim yang dulunya berstatus sebagai salah satu yang terkuat dari Malaysia. Sayangnya, hasil baik tidak terlihat di MPL MY S16 kemarin dimana mereka harus rela tidak lolos playoffs.
Prestasi Nafari di Dunia MOBA
Prestasi juga jadi hal yang diperbincangkan dalam biodata Nafari. Meski tidak terlihat secemerlang itu di MLBB, ia cukup punya nama di DOTA 2.
Berikut prestasi lengkap Nafari selama menjadi pemain DOTA 2:
- Juara 2 Asian Cyber Games Invitational: Best of the Best (RRQ)
- Posisi 3-4 The Inaugural (RRQ)
- Juara 4 IeSF Asian Championship 2014 (The Prime)
- Juara 2 The Prime Major (The Prime)
- Juara South East Asia Dota 2 Championship (RRQ)
- Juara 3 Indonesia Pride Gaming League (The Prime)
- Juara 2 ProDotA Cup Southeast Asia #11 (The Prime)
- Posisi 3-4 World Electronic Sports Games 2018 Indonesia Finals (Indo Allstar)
- Juara 2 Asia Pacific Predator League 2019 Indonesia Qualifier (The Prime)
- Posisi 3-4 ESL Indonesia Championship Season 1 (The Prime)
Berikut prestasi lengkap Nafari sebagai pelatih MLBB:
- Posisi 3-4 ONE Esports MPL Invitational 2020 (Geek Fam)
- Juara 3 MPL Indonesia Season 11 (Alter Ego)
- Juara 4 H3RO Esports 4.0 (Alter Ego)
- Juara Johor All Star Esports Championship 2023 (Alter Ego)
- Juara 4 MPL Indonesia Season 15 (Alter Ego)
Baca Juga: Profil dan Biodata ONIC Vio: Talent Baru yang Juga Pemain Film
5 Fakta Unik Nafari

1. Sempat Dipertanyakan Kredibilitasnya Sebagai Pelatih
Nafari mungkin cukup meledak bersama Alter Ego pada 2023 lalu. Namun, sampai saat ini, ia baru memberikan satu piala untuk timnya, itu pun bukan piala dari liga utama seperti MPL.
Azam Aljabar juga adalah bagian dari gagalnya Alter Ego menembus playoffs selama dua musim berturut-turut pada musim 12 dan 13 lalu.
Banyak juga yang membahas bahwa Nafari ini tidak begitu mahir dalam melakukan drafting yang membuat Alter Ego bersama Xepher jadi kurang maksimal pada MPL ID S15 sebelumnya.
2. Mengubah Cercaan Menjadi Bercandaan
Pertanyaan-pertanyaan tadi terkadang juga datang dalam bentuk cercaan. Namun, semua hal itu perlahan berubah menjadi bercandaan atau hiburan saat Nafari mulai lebih sering tampil di konten-konten atau live streaming-nya.
Respon Nafari yang kerap menerima cercaan atau memberikan penjelasan yang terdengar lucu jadi alasan orang-orang justru menyayanginya. Biodata Nafari jadi semakin banyak dibahas karena hal ini juga.
Baca Juga: Profil dan Biodata RRQ Katherine Reawillma: Talent Cantik Jago Matematika!
3. Calon CEO Alter Ego?
Ada momen unik yang ikonik dari Nafari di MPL ID S15 kemarin. Ia yang sempat melakukan siaran bersama Delwyn Sukamto atau “Ko Delwyn”, CEO Alter Ego saat ini membuat sebuah pertaruhan.
Apabila Alter Ego meraih gelar juara MPL ID, maka Nafari akan menjadi CEO baru menggantikan Koh Delwyn selama satu minggu.
Meski taruhan tersebut belum benar-benar terwujud, tetapi sudah banyak orang yang sudah ingin biodata Nafari diperbarui sebagai CEO Alter Ego.
4. Dicintai di Malaysia
Meski tak meraih hasil positif di Malaysia musim ini, Nafari tetap punya penggemar di Negeri Jiran tersebut. Hal ini disebabkan pembawaannya yang masih terus menghibur.
Kelucuan yang ditampilkan Nafari dalam wawancara-wawancara resmi MPL MY dan acara bersama konten kreator di sana membuat biodata Nafari juga jadi pembahasan di Malaysia.
5. Adik Kandung Koharo si Ahli Eksperimen
Belakangan ini terungkap bahwa Nafari adalah adik kandung dari mantan YouTuber yang terkenal dengan eksperimen-eksprimennya, Koharo atau koharotv.
Berawal dari gurauan live chat ditambah rasa penasaran Age, Nafari dan Koharo akhirnya benar-benar menjelaskan bahwa mereka berdua adalah adik-kakak. Meski sudah dijelaskan, ada beberapa orang yang menjadikannya gurauan karena keduanya dianggap sangat tidak mirip.
Itu dia profil dan biodata Nafari secara lengkap. Siapa sangka bahwa pelatih yang sangat lucu di MLBB itu dulunya adalah salah satu monster di DOTA 2.
Melihat karirnya, kita bisa tahu bahwa ia adalah orang yang sangat bersemangat dan mau berjuang, kembalinya dirinya ke Alter Ego akan jadi sangat menarik nantinya.




















