Apa Itu MDL (Mobile Legends Development League)?

2
177
MDL Indonesia
Mobile Legends Development League (MDL) merupakan turnamen klasemen 2 satu-satunya yang diadakan resmi di Indonesia.

Esports Indonesia diramaikan dengan skema kompetisi Mobile Legends: Bang Bang. MLBB termasuk salah satu game esports yang memiliki tempat di Indonesia. Turnamen besar MLBB yang diadakan di Indonesia di antaranya adalah MPL ID (Mobile Legend Professional League Indonesia) dan MDL (Mobile Legends Development League).

MDL merupakan turnamen resmi yang diadakan oleh Moonton. Berbeda dari MPL yang merupakan esports profesional tertinggi, sedangkan MDL merupakan turnamen tingkat 2 atau di bawah MPL. MDL menjadi salah satu turnamen yang dijadikan ajang untuk mengembangkan bakat para pro player baru.

Apa itu MDL (Mobile Legends Development League)?

MDL ID
Mobil Legends Development League merupakan turnamen esports yang diikuti oleh berbagai tim.

MDL menjadi turnamen peringkat kedua yang hanya digelar di Indonesia oleh Moonton. Keberadaan turnamen ini guna mengembangkan ekosistem esports MLBB di Indonesia. Kehadiran dari turnamen ini disambut baik oleh tim esports.

Tujuannya untuk membangun regenerasi pemain dan menjaga esports MLBB tetap berlangsung. Dari turnamen ini kita dapat melihat para pro player baru terlahir, artinya regenerasi pemain berjalan dengan baik. Meski tidak sebesar MPL, MDL juga tidak kalah seru dan menarik karena justru memperlihatkan tim-tim esports baru yang mampu bersaing dengan tim-tim besar.

Dengan tumbuhnya esports Mobile Legends: Bang Bang, game ini akan terus berkembang. Pro player baru akan terus ada karena berhasil meningkatkan minat pemain untuk bermain menjadi seorang profesional gamer. Bahkan, pro player Indonesia diakui oleh dunia karena kehebatan mereka.

MDL menjadi ajang pembuktian untuk roster muda agar nantinya mampu berlaga di turnamen yang lebih besar, baik di skala nasional maupun internasional, seperti Mobile Legends World Championship. Mirip dengan namanya, “develop” yang bermakna mengembangkan esports MLBB dan talenta-talenta baru.

Meski merupakan liga kedua, turnamen ini tetap menjunjung sikap profesionalitas yang tinggi. Artinya ini merupakan kesempatan emas untuk para roster dan tim esports baru. Sistem kualifikasi tim di liga ini cukup kompetitif.

MDL saat ini sudah berjalan tiga musim, berbeda dengan MPL yang sudah berlangsung selama tujuh musim. Untuk tahun 2021 ini, liga kedua ini menggunakan sistem turnamen online karena adanya pandemi COVID-19.

Lucas Mao, komisioner dari MPL Indonesia, mengaku bahwa MDL menjadi peluang para pemain untuk menjadi pro player. Sesuai dengan visi mereka, Moonton mengembangkan turnamen yang lengkap, yakni mulai dari turnamen amatir hingga liga profesional.

Mobile Legends Development League (MDL) Season 1

Juara MDL Season 1
Victim Esports menjadi tim pertama yang meraih gelar juara pada liga ini.

Babak Playoff dari MDL Season 1 diselenggarakan pada 18-19 April 2020. Gelaran kompetisi tersebut diikuti oleh 12 tim, yakni 8 tim adalah tim akademi dari organisasi esports MPL Indonesia Season 5. Lalu 4 tim adalah tim dari kualifikasi.

Babak tersebut menyisakan 8 tim, yakni Siren Esports, ONIC Prodigy, XCN Kings, Victim Esports, Genflix Aero Jr., Alter Ego X, Recca Esports, dan RRQ Sena. Dari turnamen ini, tim-tim yang masuk dari Qualifier tampil secara maksimal. Keempat tim ini adalah XCN Kings, Victim Esports, Recca Esports, dan Siren Esports berhasil masuk dalam Top 4.

Victim Esports dan Recca Esports masuk pada babak final MDL. Pertandingan mereka berjalan dengan serius, kedua tim saling berbalas kemenangan. Gameplay berjalan dengan maksimal hingga pada babak kelima, Victim Bruno dan Victim Sanztuy menjadi eksekutor.

Recca Esports kalah setelah melalui babak penentuan tersebut. Victim Esports berhasil meraih juara dengan skor akhir 3-2. Mereka mengukir sejarah sebagai esports yang meraih kemenangan pada kejuaraan MDL musim pertama.

Mobile Legends Development League (MDL) Season 2

Juara MDL Season 2
Siren Esports menjadi juara MDL Season 2.

MDL Season kembali berlangsung pada 2020. Pada turnamen ini Siren Esports berhasil merebut gelar juara setelah mengalahkan RRQ Sena. Dari sini, tim-tim esports kecil kembali dilirik karena kemampuan mereka mengalahkan tim-tim esports besar.

Siren Esports berhasil menyingkirkan tim favorit seperti ONIC Prodigy dan Aura Esports di babak final. Turnamen ini menjadikan Siren Esports dan tim lain diperhitungkan dalam skema esports Indonesia. Tim tersebut masuk melalui jalur kualifikasi dan memerlukan perjuangan yang cukup besar untuk menjadi juara MDL Season 2.

Setelah melalui pertarungan yang sengit dengan RRQ Sena, Siren berhasil mengalahkan mereka dengan skor 3-1 lewat permainan apik Siren Altamiz. Sire Altamiz, pilar Siren Esports dalam pertandingan ini berhasil karena menguasai jungle saat terjadinya war antar tim. Roster Siren Esports sendiri menyadari bahwa turnamen ini diikuti oleh tim-tim yang sangat kuat.

MDL Season 2 kali ini berlangsung cukup lama, yakni 3-4 bulan. Tidak hanya itu, pertandingan ini menyentuh peak 217.425 view. Hal ini membuktikan bahwa turnamen MDL berhasil mendapatkan tempat bagi penggemar Mobile Legends di Indonesia dan sudah memiliki daya tarik sendiri.

MDL ini cukup digemari karena pertandingan yang berlangsung cukup seru dengan pertandingan yang mempertandingkan tim esports dari berbagai level. Total ad 9 hingga 10 pertandingan. Tiga tim terpaksa melepas juara karena berada pada tiga klasemen terbawah, yaitu Alter Ego X, Geek Fam Jr., dan XCN BKB.

Mobile Legends Development League (MDL) Season 3

MDL Season 3
MDL Season 3 diadakan mulai dari Februari hingga April 2021 selama 6 pekan.

Turnamen MDL Season 3 kembali digelar diikuti oleh roster dan tim yang jauh lebih banyak dibandingkan dua musim selanjutnya. Total ada 14 tim yang berkompetisi dalam turnamen ini. Mereka akan bertarung dengan sistem Round Robin dan musim regulernya berlangsung selama enam pekan.

14 tim yang mengikuti liga ini adalah Aura Esports, EVOS Icon, Bigetron Bravo, Victim Esports, Siren Esports, Geek Fam Jr., ONIC Prodigy, Alter Ego X, RRQ Sena, Kings Esports, Dewa United Esports, Red Bull Rebellion, Genflix Aerowolf Jr., dan XCN West Bandits.

Babak ini akan berlangsung mulai dari Februari hingga April 2021 dengan jadwal pertandingan berikut ini:

  • Minggu ke-1: 22-25 Februari 2021
  • Minggu ke-2: 1-4 Maret 2021
  • Minggu ke-3: 8-11 Maret 2021
  • Minggu ke-4: 22-25 Maret 2021
  • Minggu ke-5: 29 Maret – 1 April 2021
  • Minggu ke-6: 5-8 April 2021

Dari 14 tim ini hanya diambil 10 tim teratas yang akan dihadapkan pada Playoff. Klasemen yang berlangsung dapat berubah setiap saat. Turnamen ini memperebutkan hadiah sebesar 75 juta rupiah untuk juara pertama.

Sedangkan untuk peringkat 2 sebesar 40 juta rupiah, peringkat 3 dan 4 sebesar 20 juta rupiah, peringkat 5 dan 6 18 juta rupiah, disusul dengan peringkat lainnya hingga peringkat ke 14. Untuk MVP mendapatkan hadiah sebesar 5 juta rupiah. Lalu untuk First Team mendapatkan hadiah sebesar 4 juta rupiah.

Hadiah tersebut memang tidak sebesar MPL Indonesia yang mencapai total 5 miliar. Hadiah tersebut naik dari musim ke musim. Untuk menonton turnamen MDL Season 3 via YouTube bisa melalui tautan berikut ini.

Mobile Legends Development League dari tahun 2020 sampai 2021 masih terus diminati oleh para pemain reguler yang bercita-cita menjadi pro player. Tidak hanya itu, skema kompetisi yang jauh lebih ketat dan kompetitif menarik banyak orang untuk menontonnya.

Banyak tim esports kecil yang berhasil meraih juara. Hal itu menjadi batu lompatan bagi tim dan roster yang tergabung untuk terus menjadi yang terbaik.