Review TCG Card Shop Simulator: Kuasai Pasar Card Game dan Jadi Sultan LGS Virtual!

Foto Awal Review TCG Card Shop Simulator
Dokumentasi Pribadi Penulis

Bagi para penyuka game kartu, baik itu TCG (Trading Card Game) maupun CCG (Collectible Card Game) pasti pernah memiliki keinginan dalam diri sendiri untuk membuka sebuah local game store (LGS) di daerahnya.

Tentu untuk membuka sebuah LGS membutuhkan sebuah modal yang cukup besar agar LGS bisa berdiri dengan baik. Tetapi tenang saja, kalian bisa merasakan sensasi membuka LGS melalui sebuah game berjudul TCG Card Shop Simulator.

Dirilis pada tanggal 15 September 2014, game TCG Card Shop Simulator di-develop dan di-publish oleh OPneon Games yang telah membuat beberapa game seperti Idle Card Shop, Tetramon Duel Master, dan game lainnya.

Review TCG Card Shop Simulator

Kira-kira apakah TCG Card Shop Simulator benar-benar bisa membawa suasana dan memenuhi ekspektasi para pemain yang ingin merasakan membuka LGS di dalam game? Cek review TCG Card Shop Simulator berikut ini.

Spesifikasi Game TCG Card Shop Simulator

TCG Card Shop Simulator bisa dimainkan melalui perangkat PC melalui aplikasi Steam dengan spesifikasi perangkat yang dibutuhkan gamer adalah sebagai berikut ini:

Spesifikasi Minimum

  • OS: Windows (64-bit) 10
  • Processor: Intel Core i5-3550
  • Memory: 8 GB RAM
  • Graphics: NVidia GeForce GTX 1050
  • DirectX: Version 11
  • Storage: 5 GB available space

Spesifikasi Direkomendasikan

  • OS: Windows (64-bit) 10
  • Processor: Intel Core i5-6400
  • Memory: 8 GB RAM
  • Graphics: NVidia GeForce GTX 1070
  • DirectX: Version 11
  • Storage: 5 GB available space

First Impression TCG Card Shop Simulator

Pandangan Utama TCG Card Shop Simulator
Dokumentasi Pribadi Penulis

Sebagai pemain TCG, penulis memiliki ekspektasi yang tinggi untuk game TCG Card Shop Simulator. Alasan ekspektasi penulis tinggi adalah karena keinginan penulis untuk merasakan bagaimana cara mengelola bisnis di sektor hobi atau mainan.

Ketika penulis melihat halaman Steam game ini, penulis semakin tertarik untuk mencoba game ini karena terlihat dari video trailer yang diberikan memang seperti penulis seolah-olah membuka dan mengatur sebuah LGS.

Ketika masuk ke dalam game, penulis cukup sedikit melongo melihat daftar list pengembangan game TCG Card Shop Simulator yang tertera di menu game yang cukup menarik untuk ditelusuri ditambahkan ke dalam konten game ini.

Awal bermain, penulis diberikan sedikit tutorial mengenai mekanik dan cara untuk menjalankan sebuah LGS dari awal.

Untuk tutorial yang diberikan sudah cukup baik untuk memahami dasar dan mekanik game ini, tapi menurut penulis masih ada kekurangan step yang perlu ditambahkan.

Untuk bermain di awal sebenarnya terasa seperti tidak menantang sama sekali karena tidak ada target yang memberikan tekanan kepada penulis untuk segera diselesaikan.

Mungkin juga karena faktor penulis masih melakukan eksplorasi terhadap fitur menu yang diberikan dan belum mendapatkan tujuan dan konsep untuk membuat LGS yang penulis inginkan.

Di awal permainan setelah menyelesaikan tutorial, penulis harus membagi waktu antara melihat stok kartu, menjadi kasir, dan melakukan eksplorasi setiap fitur yang ada di handphone penulis.

Di antara ketiga kegiatan ini, yang cukup melelahkan adalah menjadi seorang kasir karena penulis harus mengembalikan uang kembalian secara manual jika NPC membayar menggunakan cash.

Selain membayar secara cash, para NPC bisa membayar menggunakan kartu kredit yang sangat disukai oleh penulis dikarenakan tinggal memasukkan angka jumlah pembelian saja dan tekan “enter” untuk menyelesaikan transaksi.

Masuk hari pertama, penulis sudah diberikan sedikit tantangan di dalam game dengan harus membayar tagihan sewa dan uang listrik yang penulis rasa agak aneh karena penulis harus membayar uang sewa dan uang listrik secara harian.

Sebenarnya tidak ada masalah dengan hal tersebut, hanya penulis merasa aneh saja setiap hari harus membayar uang sewa.

Menurut penulis seharusnya bisa menggunakan sistem pembayaran per minggu karena setahu penulis cara pembayaran seperti di luar negeri pun menggunakan sistem pembayaran setiap bulan atau setiap minggu.

Selain harus membayar uang sewa, penulis juga harus mencari cara agar memperbesar pendapatan penulis dengan berbagai cara agar bisa mengembangkan LGS penulis menjadi lebih besar dan megah lagi.

Penulis juga harus belajar cara untuk mengimbangi antara pendapatan dengan pengeluaran uang agar jangan sampai terlalu boros serta menjaga likuiditas uang cash penulis.

Pada hari pertama ini juga, penulis mulai memperhatikan perubahan harga pada setiap barang yang ada agar tetap menjaga keuntungan maksimal, menjaga kredibilitas toko, serta rating toko penulis di mata pengunjung.

Penulis mencoba membuat event untuk mengundang para pemain NPC untuk hadir bermain turnamen kartu di toko penulis.

Meski belum memiliki meja yang banyak, tapi sudah cukup membantu penulis membentuk suasana LGS yang versi real.

Fitur ini sangat membantu penulis dalam mengumpulkan cash tanpa perlu repot-repot, terlebih para NPC biasanya akan bermain lebih dari 1 jam sehingga penulis mendapatkan bonus cash yang cukup banyak.

Sampai hari kesekian, penulis akhirnya bertemu dengan salah satu customer yang cukup mengganggu dan berhasil membuat rating toko turun karena keberadaannya yaitu customer dengan bau badan.

Sebenarnya tipe customer seperti ini yang penulis cukup benci bahkan di real life dikarenakan bukan hanya mengganggu, tapi terkadang ada orang yang menggunakan bau badannya sebagai strategi agar mengganggu konsentrasi dan permainan musuhnya.

Tidak seperti game gacha saat ini, TCG Card Shop Simulator tidak kelihatan berapa persentase mendapatkan kartu terbaik untuk gacha. Hal ini membuat penulis beberapa kali menjadi implusif untuk mencoba gacha kartu mahal.

Di sisi gacha kartu, penulis harus sedikit kecewa karena tidak merasakan perasaan gacha ketika sedang membuka pack kartu yang penulis bisa rasakan melalui gerakan tangan untuk membuka pack.

Interface TCG Card Shop Simulator

Interface Foto Kasir TCG Card Shop Simulator
Dokumentasi Pribadi Penulis

Menu awal dari game ini cukup sederhana dengan fitur yang cukup baik sebagai game indie. 

Selain itu, penggunaan kata-kata menu juga menggunakan kata-kata bahasa Inggris yang sederhana sehingga seharusnya pemain bisa mengerti arti dari setiap kata.

Background menu yang diberikan menampilkan wajah sebuah LGS yang di blur, namun tetap memberikan kesan sebuah LGS yang megah. Menurut penulis, untuk bagian background sengaja di blur agar pemain bisa berimajinasi bentuk toko yang ingin dibuat.

Ketika bermain, pemain akan menggunakan POV first person atau sudut pandang orang pertama. Sesuai genrenya yaitu simulator, developer menggunakan POV ini untuk memberikan kesan simulator asli dan meningkatkan pengalaman bermain game ini.

Untuk Heads up display (HUD) diberikan sangat simpel yaitu jumlah uang, jumlah waktu, dan beberapa menu yang bisa dilakukan pemain. Meski terkesan simpel, game ini memiliki sedikit kompleksitas dalam menggunakan beberapa fitur menu in-game.

Kompleksitas yang dimaksud adalah fitur yang tersembunyi di dalam game. Selain itu, pemain akan diberikan penjelasan yang cukup panjang yang bisa membuat pemain menjadi kebingungan sendiri.

Gameplay TCG Card Shop Simulator 

Genre utama dari TCG Card Shop Simulator adalah simulation, economy, dan management. Sayangnya game ini hanya bisa dimainkan singleplayer untuk saat ini ketika artikel dibuat.

1. Mekanik Permainan

Pemain akan mengurus sebuah toko LGS yang baru dibuka oleh sang karakter karena hobi bermain TCG. Pemain secara garis besar akan melakukan restock barang, menjadi seorang kasir, dan seorang pembuat event turnamen kartu.

Pemain harus berusaha untuk mencari uang sebanyak dan secepat mungkin dengan menggunakan berbagai cara untuk memperbesar bisnis LGS-nya. Di sisi lain, pemain ditekankan juga harus bisa mengontrol pengeluaran yang ada.

Pemain juga terkadang akan bertemu dengan NPC random yang akan menjual kartu kepada pemain atau melakukan trade dengan kartu yang diinginkan NPC sesuai dengan hasil nego dengan NPC.

Jika pemain sudah mencapai level tertentu, pemain bisa unlock barang-barang terbaru dan melakukan hire NPC sesuai dengan kebutuhan pemain.

Kekurangan dari TCG Card Shop Simulator seperti yang telah dibahas sebelumnya yaitu cara membuka pack yang terasa ada yang kurang. Penulis juga kesal dengan para NPC yang bertugas menyusun stock ke rak, namun tidak sesuai dengan barang sebelumnya.

Jangan lupa dengan alat penyemprot otomatis pemain yang tidak sepenuhnya membersihkan bau customer. Sesekali penulis juga mendapatkan layar berhenti ketika bermain yang mengurangi juga pengalaman penulis.

2. Controller

Untuk penggunaan controller pemain dapat menggunakan mouse dan keyboard, atau menggunakan gamepad untuk versi PC. Pemain dapat mengubah fitur tombol yang ada sesuai dengan kenyaman penulis.

3. Story

TCG Card Shop Simulator sayangnya hanya memiliki sedikit kisah yang diceritakan melalui pengantar cerita game. Pemain akan mengetahui alur cerita ini melalui teks box tutorial.

Setelah melewati dari sesi cerita tersebut, pemain tidak akan menemukan cerita apapun lagi. Menurut penulis hal ini memang disengaja karena developer ingin pemain sendiri yang membuat dan merasakan cerita sendiri di dalam game ini.

Kalau penulis bisa memberikan saran, penulis ingin ada sebuah event atau masalah yang membuat penulis harus turun tangan untuk mengatasinya selain masalah bau badan customer seperti puzzle ketika ada pemain yang ketahuan curang misalnya.

Aspek Graphic dan Sound TCG Card Shop Simulator

Foto Grafik TCG Card Shop Simulator
Dokumentasi Pribadi Penulis

TCG Card Shop Simulator menggunakan background music (BGM) yang menggambarkan suasana menyenangkan untuk menemani sepanjang hari permainan dengan penuh semangat.

Untuk Sound effect (SFX) yang diberikan cukup baik menurut penulis karena terdengar suara yang menggambarkan kegiatan yang sedang terjadi seperti suara mesin kasir contohnya.

Penulis berharap ada tambahan beberapa aspek suara yang bisa terdengar ketika melakukan aksi tertentu seperti suara ketika pemain bernegosiasi dengan NPC untuk membeli kartu, namun si NPC tidak setuju dengan harga tersebut.

Grafik game ini menawarkan kombinasi antara 3D dan 2D. Kenapa tidak 2,5D? Karena menurut penulis antara penggunaan grafik 3D dengan 2D digunakan ditempat yang berbeda dan tidak menyatu satu sama lain.

Untuk grafik 3D bisa terlihat ketika pemain sedang mengatur toko seperti para NPC, susunan barang, stok barang penjualan, dan lain sebagainya. Pemain bisa melihat detail-detail yang ada dibuat dengan baik.

Untuk grafik 2D, pemain bisa melihat pada kartu-kartu yang di gacha dan disimpan di album. Meski menggunakan 2D, pemain tetap dapat melihat beberapa detail tertentu pada kartu yang cukup memanjakan mata.

Untuk faktor pencahayaan sudah diberikan dengan baik, di mana bayangan dari area sekitar sesuai dengan arah pencahayaan yang ada.

Kemudahan dan Replaybility TCG Card Shop Simulator

TCG Card Shop Simulator sangat mudah untuk dimainkan oleh para pemain. Tidak ada tekanan yang berarti di dalam game ini yang mengharuskan pemain untuk menyelesaikannya.

Selama pemain bisa mengontrol uang dengan baik dan benar, pemain tidak akan mendapatkan kesulitan yang signifikan sama sekali.

Selama bermain kurang lebih sekitar 4,5 jam, pemain bisa menyimpulkan bahwa game ini memerlukan kemampuan manajemen, dedikasi yang tinggi, kesabaran, dan cermat dalam mengatur stock dan harga penjualan.

Menurut penulis, saat ini game TCG Card Shop Simulator menawarkan permainan dengan replaybility yang tergolong menengah kepada para pemain.

Penulis membuat statement ini karena mekanik game ini yang terasa repetitif dan tidak adanya alur cerita atau event yang membuat pemain penasaran. Hal ini bisa membuat sebagian gamer tidak ingin bertahan memainkan game ini.

Sama seperti pada game bergenre simulator, pemain tidak akan pernah bisa menamatkan game ini sampai pemain mencapai goals atau hingga pemain merasa bosen dengan kegiatan repetitif di dalam game ini.

Worth to Buy Or Not?

Dengan harga Rp.114.999 di Steam saat artikel ini dibuatmenurut penulis game ini layak untuk dibeli oleh para gamer, khususnya para gamer yang suka bermain secara santai dan ingin memenuhi rasanya menjadi seorang pemilik sebuah LGS di sebuah kota.

Alasan penulis bilang game ini layak untuk dibeli adalah karena gameplay yang cukup santai, dan pengalaman bermain yang secara menyeluruh cukup baik, meski masih ada beberapa kekurangan yang mungkin akan diatur sendiri oleh sang developer ke depannya.

Game ini cocok untuk para gamer dengan kategori rating Everyone karena unsur dalam game ini yang cukup ramah dan menyenangkan sehingga bisa dimainkan dan dilihat oleh siapa saja, termasuk anak-anak.

Tetapi, penulis berharap jika anak-anak bermain game ini didampingi oleh orang tua untuk mendidik anaknya dalam mempelajari literasi keuangan dan menjaga anak untuk tidak terjerumus ke dunia gacha, terutama anak kecil yang masih belum tahu apa-apa.

Akhir Kata

TCG Card Shop Simulator memang bukan game yang sempurna, tetapi memiliki daya tarik tersendiri bagi pecinta genre simulation dan trading card game.

Meskipun masih terdapat beberapa kekurangan, game ini berhasil menghadirkan suasana LGS yang cukup autentik dan cukup relevan bagi para penggemar TCG di dunia nyata.

Dari sudut pandang penulis sebagai reviewer game, kekuatan utama TCG Card Shop Simulator ada pada pendekatannya yang unik dalam mensimulasikan sisi bisnis dan sosial dari dunia TCG.

Secara keseluruhan, TCG Card Shop Simulator adalah game yang solid namun belum maksimal. Perlu perhatian lagi dari sang developer agar game ini bisa lebih berkembang kembali.

Penulis berharap game ini akan jauh lebih menarik jika developer konsisten dalam menghadirkan pembaruan konten untuk menambah pengalaman bermain TCG Card Shop Simulator.