ESL Bekerja Sama Dengan Square Enix Untuk Turnamen Go4 

0
53
ESL Bekerja Sama Dengan Square Enix Untuk Turnamen Go4
via Final Fantasy Wiki - Fandom

Intisari

  • ESL mengumumkan hubungan kerja samanya dengan Square Enix, developerdari gim Final Fantasy.
  • Penyelenggara acara akan menambahkan judul DISSIDIA FINAL FANTASY NT ke dalam turnamen Go4.
  • Pengumuman untuk membentuk hubungan resmi dengan ESL dianggap sebagai langkah yang sangat tidak terduga bagi perusahaan Square Enix, perusahan yang dikenal dengan memproduksi gim single player dan story-driven game.

Square Enix telah bekerja sama denganevent organizer esports ESL untuk meluncurkan serangkaian online open tournament baru untuk fighting game DISSIDIA FINAL FANTASY NT.

Turnamen Go4 sendiri adalah sebuah platform kompetitif dimana mereka yang bukan atlet profesional dapat berkompetisi melawan pemain profesional dan memperoleh hadiah uang serta reputasi atas kemenangan mereka.

Judul baru tersebut akan dimasukkan ke dalam Go4, turnamen terbuka yang sangat terkenal dari ESL. Tim yang mendaftar akan mengikuti pertandingan mingguan untuk memenuhi syarat mengikuti final yang diadakan secara bulanan. ESL akan mendukung 2 seri turnamen yang berbeda yaitu North America seriesdan Europeseries.

James Dean, managing director dari ESL Inggris mengungkapkan:

“Di ESL kami sangat tertarik untuk bekerja sama dengan Square Enix untuk pertama kalinya membawakan turnamen ini kepada komunitas Dissidia. Turnamen Go4 didesain untuk mendukung atlet esports yang menjanjikan dan kami berharap untuk dapat menyaksikan komunitas dari Eropa dan Amerika naik ke atas panggung pertunjukan dan menantang para kompetitor dari seluruh dunia di masa yang akan datang.”

Square Enix yang telah dikenal sebagai perusahaan yang memproduksi serangkaian gim single player, khususnya titel Final Fantasy, dan gim Dissidia adalah salah satu judul game turunannya.

Logo Square Enix
via Polygon

Pengumuman untuk membentuk hubungan resmi dengan ESL dianggap sebagai langkah yang sangat tidak terduga bagi perusahaan ini. Hal ini menunjukkan bahwa Square Enix sangat tertarik untuk masuk ke dalam industri esports.

Sebelumnya gim Dissidia sangat kesulitan untuk memulai langkah awal mereka ke dalam komunitas fighting game.Bedanya Dissidia dengan fighting game yang lain terletak pada penggolongan one-on-one.

Dissidia digolongkan sebagai team game sehingga dibutuhkan lebih banyak peralatan untuk mengadakan turnamen, dan dari sisi stream organizers, mereka juga akan lebih susah untuk menayangkan pertandingan.

Baca juga:  FanAI: 81% Penggemar Esports Hanya Mengikuti Akun Twitter dari Genre Game yang Disukai

Dengan diadakannya turnamen mingguan dari ESL, komunitas Dissidia secara alami akan merintis basisnya dan hasil dari pergerakan komunitas ini nantinya akan menjadi sorotan bagi para streamer untuk menyiarkan pertandingan ini di platform mereka sendiri.

(Sumber: Esportsobserver; Disunting oleh Satya Kevino)