3 Alasan Mengapa Mobile Esports Menjadi Tren

1
605
3 Alasan Mengapa Mobile Esports Menjadi Tren

Profesi ‘atlet esports’ tidak lagi dapat dipandang sebelah mata. Para atlet esports kini tak kalah terkenalnya dan dianggap hebat bak atlet-atlet olahraga lainnya. Megahnya perhelatan dan besarnya hadiah dari pertandingan esports menjadikan industri ini semakin digandrungi oleh seluruh lapisan masyarakat. Tak heran, industri yang dulunya dan masih berkaitan erat dengan komputer ini, kini mulai dikemas lebih sederhana pada platform mobile.

Hal ini bertujuan untuk memudahkan para pemain dan partisipan lainnya untuk mengakses esports, yang selama ini tergolong bersifat eksklusif karena tidak semua orang memiliki PC untuk gaming. Mengutip dari laman hitekno.com, saat ini sudah ada 6 turnamen Mobile Esports terbesar di dunia, seperti Mobile Legends Professional League, AOV International Championship, Clash Royale Crown Championship, Vainglory World Championship, Modern Combat Versus Honor International Series dan Summoners War World Arena Championship.

Perkembangan mobile esports disambut baik oleh para penggemar dan pemain esports secara umum. Ada beberapa alasan mengapa tren mobile esports semakin berkembang. Mari kita simak.

1

Perkembangan teknologi perangkat mobile yang pesat

Tentulah perkembangan mobile esports dilatarbelakangi dengan perkembangan perangkat HP yang semakin pesat. Dengan semakin konsumtifnya perilaku masyarakat terhadap smartphone, adalah hal yang wajar jika para pengembang game mulai berpikir untuk berpindah haluan ke media yang lebih mudah dijangkau oleh semua orang, mengingat semua orang pasti memiliki HP khususnya di era informasi ini.

Hal ini dipandang akan lebih menguntungkan dari segi efisiensi bagi para penggemar dan pemain esports. Para penggemar dan pemain esports akan memiliki kemudahan dalam menginvestasikan waktu mereka untuk berlatih dan mengasah kemampuan mereka dalam memenangkan pertandingan esports.

2

Aksesibilitas perangkat mobile

Sifat dasar smartphone dengan akses yang mudah dan cepat menjadi daya tarik terbesar tren mobile esports. Para pemain tidak perlu berada di rumah berada di depan komputer ataupun membawa laptop yang cukup berat ke sana-sini untuk dapat terlibat di ekosistem esports ini.

Selain itu, diciptakannya mobile esports juga bertujuan untuk mengontrol permainan agar lebih mudah. Misalkan gerakan memutar layar smartphone mungkin memberikan pengaruh yang signifikan dalam strategi untuk memenangkan pertandingan, yang dalam hal ini tidak bisa dirasakan manfaatnya jika bermain dengan komputer ataupun laptop.

Baca juga:  Seksisme Dalam Industri Video Game
3

Fleksibilitas perangkat mobile

Beberapa penggemar esports ‘tradisional’ dan hardcore kurang mempedulikan betapa canggihnya perkembangan mobile esports. Mereka mengira mobile esports masih memiliki keterbatasan dalam hal kompleksitas permainan. Padahal, kompleksitas permainan bukanlah hal yang paling krusial jika dibandingkan dengan fleksibilitas yang didapat dari bermain di perangkat mobile.

Jika HP dilengkapi dengan berbagai perlengkapan gaming, misalkan joystick; kompleksitas permainan pada platform mobile pun bisa dirasakan. Dari segi fleksibilitas, mobile phone menjadi media yang paling fleksibel, dimana si pemain dapat bermain, sembari mengerjakan hal lain, seperti tetap terhubung dengan media sosial, yang tidak terlalu dapat kita nikmati jika kita bermain dengan komputer atau laptop.


Perkembangan mobile esports juga disambut baik oleh para produsen mobile phone terutama bagi beberapa negara yang kaya akan populasi gamer seperti Tiongkok dan negara-negara yang memiliki budaya mobile first di Asia Tenggara.

Seperti pernyataan yang dikutip dari seorang kepala riset perusahaan Newzoo, Jurre Panneket yang mengatakan bahwa di Asia Pasifik dan Tiongkok, telepon seluler sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Beliau juga menambahkan bahwa hal ini tentu akan baik untuk perkembangan mobile esports ke depannya.

Tren mobile esports dapat meningkatkan pasar esports suatu negara, khususnya negara yang memiliki perusahaan produsen HP untuk bersaing menciptakan mobile phone dengan fitur yang lebih canggih yang tentunya akan mengundang semakin banyak ketertarikan dari para penggemar dan pemain esports untuk dapat menjajalnya.

Esports pada perangkat komputer telah tersegmentasi pada gamer hardcore, sedangkan esports mobile telah menemukan kesuksesannya di antara gamer hardcore, midcore, dan kasual. Bagi para gamer yang tidak memiliki PC high-end di rumah, jangan berkecil hati karena mobile esports bisa menjadi pilihan.

Previous articleBerkenalan dengan FIFA Community Bali
Next articleApa Itu Streaming?
Ria Restika
Seorang mahasiswi jurusan bahasa dan sastra Inggris yang menyukai travelling tapi uang limited. Bercita-cita untuk membersihkan jerawat dengan perawatan yang seminim- minimnya. Tergabung dalam organisasi kampus yang cukup fenomenal di lingkungan kampus, pernah menjadi Mawapres kedua di tingkat UNIMED, Namun, tidak banyak yang mengakuinya. Ya udah gitu aja.