5 Hal yang Bisa Dilakukan Orang Tua Saat Anak Ingin Masuk ke Esports

1500
anak ingin masuk esports
Sumber: British Esports

Melansir dari perbincangan British Esports dengan Andy Robertson, sang kreator dari Family Gaming Database, pembicaraan mereka membagikan pengalaman Andy tentang bagaimana cara orang tua ataupun wali anak-anak bisa terlibat lebih dalam ketika anak-anak mulai tertarik pada esports.

Ketika anak berkata bahwa dia ingin keluar dari sekolah dan memulai karier sebagai atlet esports, orang tua sebaiknya tidak terburu-buru untuk mendukungnya jika orang tua sendiri belum terlalu mengenal lebih dalam apa itu esports. Orang tua perlu khawatir sebab hal ini bisa saja hanya bersifat kesenangan sesaat.

Namun, tentunya para orang tua juga tidak perlu terbingung-bingung menanggapi hal ini. Sebab setelah bertahun-tahun Andy melakukan riset bersama para orang tua yang anak-anaknya menyukai esports, ia menemukan beberapa tips bagi orang tua untuk bisa mendukung mimpi anak mereka dengan cara yang positif.

Simak hal-hal suportif yang bisa dilakukan orang tua untuk mendukung minat anaknya yang ingin masuk ke esports berikut ini:

Lakukan Riset Terhadap Game yang Mereka Sukai 

Langkah pertama yang penting untuk dilakukan adalah game apa yang anda sukai. Para peniliti seperti Family Video Game Database memberikan banyak info dan detail game yang diperlukan para orang tua.

Hal ini membuat para orang tua bisa memahami apa saja hal yang menarik dari game tersebut, bagaimana aspek kompetitif gim tersebut, dan apa saja skill yang dibutuhkan oleh anak untuk bisa memainkannya dengan apik.

Coba Mainkan Game yang Anak Anda Sukai

Hal ini mungkin kedengaran menjengkelkan, terutama bagi para orang tua yang sangat sibuk dalam pekerjaannya. Ketika orang tua mencoba bermain game yang sudah terlebih dahulu diamati, orang tua tidak perlu menjadi ahli atau mengerti segala hal di dalamnya.

Orang tua cukup mengetahui saja gim seperti apa yang dimainkan anak. Untuk bisa lebih cepat mengerti permainannya, orang tua mungkin bisa meminta anaknya untuk membantu memperkenalkannya dengan gim yang didalami oleh si anak.

Analogi yang sama adalah jika orang tua sendiri tidak pernah menonton maupun bermain sepak bola, maka tentu orang tua akan kesulitan atau cenderung gagal dalam memperkenalkan olahraga tersebut kepada si anak. Hal yang sama juga terjadi dalam esports.

Banyak Membaca tentang Esports

Banyak sekali sumber bacaan yang bisa dijadikan referensi untuk memahami esports lebih dalam. Baik dalam bentuk buku, majalah, maupun media elektronik seperti Esportsnesia.

Jika orang tua telah memahami apa itu esports, maka para orang tua akan menyadari bahwa keluar dari sekolah adalah pilihan terakhir untuk ditempuh.

Sama seperti olahraga lainnya, anak juga perlu diajarkan disiplin, punya pendirian teguh, dan memiliki latar belakang pendidikan yang baik.

Mencari Dukungan 

Seperti olahraga lainnya, akan ada grup atau komunitas tertentu yang terbentuk oleh sesama para orang tua yang memiliki anak yang ingin terjun ke dunia esports. Setiap orang tua tentu suka bertukar pikiran dengan orang tua lainnya.

Dukungan komunitas ini menjadi penting khususnya di saat esports belum terlalu dipahami oleh kelompok mayoritas. Menceritakan prestasi anak di esports tentu tidak semudah menceritakan prestasi di bidang olahraga atau akademik lainnya.

Menjadi Ambisius 

Sebagai orang tua, kita harus mengerti bahwa esports akan menjadi dunia yang sangat kompetitif bagi anak kita. Kita harus bisa menjadi pengawas mereka dan itu sama seperti saat kita melarang anak kita untuk makan banyak permen dan minum soda berlebihan karena itu bukan hal yang tepat bagi mereka.

Nah, sebagai orang tua kita juga harus bisa melihat sisi baik dari esports bagi anak yaitu mereka bisa menjadi lebih kreatif, melihat dunia dengan cara yang berbeda, bertemu banyak orang baru, dan melihat masa depan mereka yang baik.

Orang tua juga perlu membantu mengarahkan anak untuk lebih bertumbuh. Misalnya dengan mencoba game-game baru yang mungkin awalnya terlihat aneh bagi mereka, atau menantang mereka agar lebih pandai bermain game.

banner iklan esportsnesia