Simak 10 Jenis Karir di Esports

4
3108
Simak 10 Jenis Karir di Esports via gamegeek.gg
Simak 10 Jenis Karir di Esports via gamegeek.gg

Pekerjaan tidak lagi dianggap sebagai kegiatan yang mengharuskan seseorang untuk menetap di suatu tempat dan menghabiskan waktunya dari pagi hingga petang. Tekanan dan stres membuat orang berlomba-lomba menciptakan lapangan pekerjaan sesuai dengan minat/passion-nya masing-masing sehingga banyak profesi dan karir baru bermunculan di tengah masyarakat yang berawal dari sebuah tren, kegiatan iseng-iseng atau bahkan hobi.

Tak tanggung-tanggung, profesi yang tidak disangka-sangka ini ternyata menjanjikan dan berpotensi menghasilkan pendapatan yang tergolong cukup fantastis seperti KuroKy, seorang pro gamer Dota 2, yang bersama timnya berhasil membawa pulang hadiah utama sebesar $10,000,000 dari The International 2017.

Industri esports yang sangat erat hubungannya dengan game dan turnamen mulai berkembang pesat, terutama di beberapa tahun terakhir ini. Bagi kamu yang ingin mencoba berkarir di industri ini, terdapat 10 opsi karir yang bisa kamu eksplorasi, check it out!

1
Pro gamer via Polygon.com

Pemain profesional / Atlet esports

Profesi ini mengharuskan kamu untuk tergabung ke dalam sebuah tim sebelum dapat mengikuti turnamen yang dimulai dari kelas amatir. Berlatih dan bertanding merupakan kegiatan utama bagi para atlet untuk mengasah kemampuannya agar menjadi seorang gamer profesional. Gaya bermain dan prestasi yang baik akan menarik perhatian tim besar untuk merekrut kamu masuk ke dalam tim mereka; hal yang sama seperti di dunia sepak bola. Pendapatan seorang gamer sangatlah bervariasi, bergantung pada hadiah uang yang diberikan oleh penyelenggara. Pemenang turnamen kelas dunia dapat langsung menjadi seorang milyarder, setelah menyertakan perhitungan kesepakatan sponsor, gaji dan juga hadiah turnamen.

2
G2 Rocket League Team Manager via g2esports.com

Pemilik Tim / Manager

Terdapat puluhan hingga ratusan orang di belakang para gamer untuk membangun brand sebuah tim. Dikarenakan banyaknya hal yang bergerak di belakang layar, diperlukan koordinasi yang baik dan juga supervisi dari manajer tim untuk bertangung jawab secara keseluruhan, mulai dari mengatur kontrak pemain, mencari bakat baru, memotivasi dan menginstruksikan staf dan pemain yang ada, mengikuti turnamen, mengurus perjalanan dan akomodasi tim, serta mengembangkan strategi dan kemitraan tim.

Baca juga:  Pantaskah Esports Menjadi Cabang Olahraga di Olimpiade?
3
Seorang coach esports via kotaku.com.au

Pelatih / Analis

Pelatih (dan analis) akan mengamati pemain dan lawan mereka di setiap pertandingan untuk menganalisa kekuatan dan kelemahan, mengembangkan strategi, dan mengkomunikasikan hasil pengamatannya kepada para pemain agar dapat memberikan performa terbaiknya untuk memenangkan pertandingan. Pengamatan tersebut dilakukan secara profesional yang menggunakan teknik-teknik pengolahan data layaknya penelitian untuk mendapatkan sebuah knowledge khususnya dalam membaca strategi lawan.

Selain memberikan pelatihan, pelatih juga akan mengurus pekerjaan rumahan sehari-hari khususnya ketika berada di periode karantina, memastikan semua orang berada pada halaman yang sama dan memastikan situasi latihan sesuai untuk para pemain.

4
kontrak dan penawaran via esportsobserver.com

Agen

Agen di industri esports bertugas untuk mempromosikan para pemain suatu tim seperti mendapatkan kontrak dan penawaran. Mereka akan bernegosiasi atas nama dan kepentingan pemain, mengelola kemitraan dan menyediakan pemain. Profesi ini mengandalkan sistem pembayaran berbasis komisi dari transaksi yang dilakukan.

5
Shoutcasters via metaco.gg

Komentator / Shoutcaster

Shoutcaster adalah mediator antara penonton dan pemain. Mereka akan memberi komentar selama pertandingan berlangsung. Oleh sebab itu, mereka harus memiliki pengetahuan tentang game yang dimainkan serta kemampuan berkomusnikasi dengan baik. Hal tersebut bertujuan untuk memeriahkan suasana pertandingan, menghibur dan mengedukasi para penonton.

Sama seperti sepak bola dan olahraga lainnya, umumnya ada dua jenis pembawa acara esports, yaitu play-by-play casters (yang memberi komentar instan ketika permainan berlangsung) dan color commentator (yang memberikan informasi tambahan, biasanya mengikuti momen penting dalam sebuah permainan).

6
Esports Referee via britishesports.org

Wasit / Tournament Admin 

Perlu diketahui, seorang wasit harus mempunyai lisensi, pengetahuan yang lebih tentang permainan dan juga perangkat komputer yang baik agar mampu mengawasi dan mengatasi kendala pada sebuah turnamen. Pada turnamen esports, wasit bertugas untuk memastikan semua peraturan dipatuhi oleh peserta, memonitor kondisi komputer/koneksi internet, melayani kasus sengketa/complain pemain, mengatur jadwal turnamen, bekerja sama dengan staf acara dan penyiaran untuk memastikan semuanya berjalan tepat waktu. Sederhananya, kelancaran sebuah turnamen sangat bergantung pada performa wasit.

7
Julia Lee, seorang content creator esports via slingshotesports.com

Jurnalis / Pembuat Konten

Turnamen esports tidak jauh dari dunia pemberitaan. Bagaimana tidak, pertandingan yang berhadiah spektakuler ditambah dengan antusiasme peserta dan penonton yang sangat ramai menjadi daya tarik tersendiri bagi para jurnalis dan pembuat konten. Tugas jurnalis tidak jauh dari wawancara, menulis artikel, pemberitaan, mencari informasi eklusif seperti laporan invetigasi atau skandal. Ada kalanya dimana jurnalis diminta untuk membuat konten ataupun meliput suatu kegiatan tertentu dari tim pemasaran suatu perusahaan.

Baca juga:  Apakah Kita Butuh Kompetisi Esports Khusus Perempuan?
8
Production team via s3cine.com

Tim Produksi / Penyiaran

Orang-orang di departemen penyiaran dan produksi akan mengerjakan berbagai kegiatan, mulai dari memastikan semua peralatan teknis bekerja dengan benar, seperti pencahayaan dan kamera, menyiapkan streaming dan layar/proyektor/speaker, dan juga mengatur jadwal.

Staf produksi video terkadang perlu mencatat wawancara tambahan sebelum acara dan mengeditnya. Beberapa studio esports memiliki ruang siaran/produksi khusus sendiri untuk pekerjaan staf mereka.

9
Social media manager via krona.cc

Community / Social Media Manager

Agar eksistensi industri esports tetap terjaga, diperlukan sebuah komunitas/manajer media sosial yang bertanggung jawab untuk menjaga basis penggemar dari suatu perusahaan, atau tim profesional tertentu. Hal ini dilakukan dengan mendeteksi jumlah penggemar, melakukan promosi, dan membuat konten yang menarik perhatian masyarakat. Berinteraksi dengan para fans nantinya akan menghasilkan sebuah knowledge khususnya informasi mengenai apa yang diinginkan oleh pasar, yang nantinya feedback tersebut akan diteruskan kepada perusahaan atau departemen lain.

10
Akuntan via ziprecruiter.com

Hukum / Keuangan

Untuk mengisi posisi ini, kamu memerlukan gelar atau kualifikasi pendidikan tinggi yang linear dan tentu saja pendapatannya juga sepadan. Posisi ini biasanya menjabat sebagai pengacara, ahli hukum, maupun akuntan. Posisi pengacara maupun ahli hukum bertugas dalam membantu tim dan perusahaan mengenai pembuatan kontrak, merestrukturisasi organisasi, menyelesaikan perselisihan (di dalam dan di luar pengadilan, atau melalui arbitrase), dan menyelesaikan masalah hukum yang rumit. Sedangkan akuntan atau posisi keuangan lainnya bertugas untuk mengatur bagian keuangan khususnya dalam pengelolaan pemasukan dan pengeluaran.


Itulah 10 profesi yang cukup familiar dalam industri esports versi Esportsnesia.com. Tentunya di luar sana, masih terdapat berbagai profesi lainnya yang belum dibahas di sini, seperti dari industri pengembangan game. Jadi, jangan khawatir dengan masa depan esports ya sob!

(Disunting oleh Satya Kevino, Sumber gambar cover: gamegeek.gg)

4 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here