Strategi Monetisasi Esports untuk Bisnis (Bagian 1)

0
707
Strategi Monetisasi Esports untuk Bisnis
Credit: Philippe Wojazer / Reuters

Esports adalah sebuah industri yang kini sedang meroket. Premis ini mudah sekali didukung dengan melihat apa yang ada di media sosial tentang kehidupan para atlet esports yang dikelilingi mobil dan rumah mewah, juga dengan banyaknya turnamen berhadiah miliaran rupiah.

Banyak orang yang tergiur melihat uang yang mengalir dalam industri esports dan kemudian terburu-buru untuk ikutan tanpa wawasan dan pengalaman yang mapan. Beberapa dari mereka masuk menggunakan teori dan teknik lama dari bisnis industri lainnya.

Kalau dibandingkan industri esports dengan industri entertainment lainnya, bisnis esports ini masihlah sangat baru. Dunia esports sangat dinamis. Peraturan dan strategi di sini terus berubah mengikuti perkembangan teknologi sosial.

Setiap orang terus berlomba untuk menjadi pemimpin dalam menyelenggarakan turnamen esports, khususnya pada judul game yang baru dirilis. Audiens dalam dunia esports juga sangat unik.

StarCraft 2 logo sponsor
IEM Katowice StarCraft 2

Setiap season selalu ada judul game baru yang keluar. Dan seperti biasa. mereka selalu menjanjikan sebuah produk game revolusioner yang berbeda dari kompetitornya. Jika game tersebut sukses, game itu mempunyai potensi untuk melahirkan sebuah industri hiburan dan yang bernilai miliaran.

Akan tetapi, banyak juga game yang gagal. Masih banyak orang yang kurang mengerti bagaimana cara kerja industri esports ini, sehingga banyak yang salah memilih cara pendekatannya.

Terlalu cepat memilih judul game untuk disponsori, salah memilih target audiens. Hasilnya? Modal mereka segera habis dan hilang tanpa hasil. Bahkan terkadang strategi marketing mereka ini berdampak negatif.

Bagaimana cara pendekatan yang cocok untuk mendapatkan partner dalam dunia bisnis esports? Mari kita bahas topik penting ini. 

1Menyisipkan iklan dalam arena digital

Hari ini, banyak game yang menyediakan tempat strategis untuk menempatkan logo dari suatu sponsor ke dalam arena pertandingan digital. Ke depannya, jika ada highlight dari pertandingan yang di-upload ke YouTube, setiap kali orang menonton ulang pertandingan ini, logo sponsor tersebut juga akan terus ikut dilihat penonton baru.

Kalau kita menghitung berdasarkan durasi iklan “digital banner” ini terus dipampangkan, jelas metode digital ini jauh tahan lebih lama dibandingkan sponsor yang hanya mengandalkan iklan di media fisik seperti billboard yang pastinya mempunyai umur terbatas melawan kondisi cuaca di luar.

Credit: PepsiCo Entertainment

Walaupun tidak tersebar luas, strategi memasukkan logo atau atribut perusahaan ke dalam video game untuk promosi itu, sudah sering dilakukan sebelumnya. Bahkan ada perusahaan yang membuat game mereka sendiri dengan tujuan utamanya memang mempromosikan produk perusahaannya, seperti Pepsiman.

Selain itu, bayangkan saja jika ada suatu babak pertandingan olahraga yang melegenda karena teknik tim mereka yang belum pernah disaksikan sebelumnya. Pastinya setelah siaran ini selesai, akan ada banyak orang yang menonton ulang pertandingan ini karena rasa ingin tahu atau ada atlet lain yang ingin belajar.

Lebih hebat lagi, dunia esports itu lebih dinamis daripada dunia pertandingan olahraga tradisional. Strategi pemain esports profesional pun terus berubah dalam waktu bulanan atau mingguan mengikuti perubahan dari game, sehingga pertandingan esports akan lebih sering ditonton ulang dibanding pertandingan olahraga biasa.

Tergantung dari titel game-nya, logo sponsor bisa diletakan di berbagai lokasi strategis dalam game. Mulai dari zona daerah yang sering dilalui karakter pemain, atau objek-objek lain, seperti bendera yang berdekatan dengan objektif utama di pertandingan.

2Memilih target yang spesifik melalui sosial media

Peletakan logo sponsor dalam objek game

Jika ingin membuat iklan melalui platform sosial media, sebelum iklan tersebut dipublikasi, tersedia pilihan untuk memilih siapa saja yang akan melihat iklan kita.

Dengan cara ini kita bisa membuat sebuah variasi dari slogan atau pesan sponsor yang lebih efektif dan menampilkannya kepada suatu kelompok khusus, dibanding dengan iklan yang biasanya dibuat dengan desain yang generik untuk menarik penonton umum sebanyak mungkin.

Contohnya adalah membuat iklan yang menampilkan logo sponsor dalam foto wawancara bersama tim Cloud9. Setelahnya, iklan ini ditayangkan untuk mereka yang mengikuti fanpage Cloud9 di Facebook. Strategi ini bisa diulangi untuk tim-tim lain. Cara seperti ini lebih efektif dibandingkan membuat iklan dengan konteks umum.

3Jangan membuat slogan atau janji yang terlalu bombastis

Aturan ini sangat penting bukan hanya untuk komunitas esports tetapi juga untuk komunitas gaming secara luas. Beberapa tahun terakhir ini, banyak developer game ternama yang menjanjikan game baru yang unik dan berbeda dari yang lain, dengan memakai animasi gameplay palsu di dalam trailer.

Bahkan hingga ketika mendekati waktu rilis pun mereka semakin aktif menawarkan pre-order, bukan menjelaskan apa isi game mereka. Mereka justru semakin merahasiakan banyak elemen game hingga tanggal rilis. Biasanya hal seperti ini selalu berakhir dengan konsekuensi negatif.

Baca juga:  Awal Perjalanan Pendidikan Esports di Universitas Hawai

4Mengadakan undian berhadiah

Undian adalah salah satu strategi marketing yang mudah dan murah dijalankan. Karena jumlah hadiah sudah ditetapkan dari awal, sehingga biaya tambahan yang muncul di luar ekspektasi itu sangat kecil.

Dari segi teknis perencanaan, event undian ini mudah untuk dilakukan. Saat ini, banyak acara yang membuat undian menjadi salah satu acara puncak dalam sebuah event, dan biasanya saat mereka membuat spanduk yang mempromosikan event mereka, mereka selalu menulis jumlah uang hadiah undian dalam desain dan ukuran yang sangat mencolok.

Jumlah uang dalam prize pool adalah poin utama yang harus dipakai untuk menarik peserta sebanyak mungkin.

Untuk menjaga penonton tetap ramai di event sampai puncak acara dan menjelang penutupan, biasanya undian hanya dilakukan ketika mendekati ujung acara. Karena event ini memang selalu memiliki jumlah partisipasi paling banyak, jangan terlalu cepat untuk mengumumkan pemenangnya. Kalau tidak, orang-orang akan cepat sekali pulang dari acara.

Dengan banyaknya jumlah partisipasi aktif dalam strategi undian ini, penting bagi kita untuk mendengarkan bagaimana tanggapan dan saran dari para peserta. Para peserta berpotensi untuk menjadi loyal customer untuk ke depannya. Momen seperti ini adalah waktu yang tepat untuk launching produk atau brand baru.

Strategi undian ini tidak hanya terbatas dalam acara saja. Ada juga strategi membuat undian dari media sosial. Ada beberapa poin penting yang sebaiknya kita ketahui:

  • Untuk meningkatkan jumlah pengikut dalam sosial media, kita bisa membuat undian dengan syarat pemenang akan dipilih dari orang-orang yang sudah terlebih dahulu mengikuti halaman sosial media kita.
    Selain halaman yang aktif, jumlah pengikut di sosial media itu penting untuk menciptakan kesan pertama yang bagus bagi pengunjung baru dan menciptakan kredibilitas.
  • Untuk mempromosikan sebuah event atau produk, kita bisa membuat undian dengan membuat syarat bahwa pemenang akan dipilih dari orang-orang yang sudah meng-upload foto kreatif mereka ke profil sosial media pribadinya, sambil memegang produk kita dengan deskripsi kreatif tersendiri.
    Ini adalah cara mudah untuk menyebarkan image produk kita secara luas sekaligus terlihat natural untuk memberikan impresi seolah-olah produk tersebut dipakai oleh teman-teman di sekitar mereka.
Baca juga:  Pantaskah Esports Menjadi Cabang Olahraga di Olimpiade?

Nah, sudah punya gambaran langkah-langkah apa saja yang mau diambil untuk masuk ke dalam ekosistem bisnis esports? Punya tips yang lain? Yuk, komentar di bawah ini.

(Disunting oleh Satya Kevino; Sumber: Esports Observer)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here