Apa Itu Minimalist Gaming?

1660
apa itu minimalist gaming? minimalist gaming adalah
Aporia: Beyond the Valley

Gaya hidup minimalis yang hanya berfokus pada hal-hal penting di hidup mereka, ternyata juga bisa diterapkan pada gaya hidup seorang gamer. Sebut saja minimalist gaming, sebuah pola hidup di mana para gamer hanya membeli dan memainkan gim yang benar-benar mereka sukai. Penasaran dengan apa itu minimalist gaming? Simak selengkapnya di bawah ini.

Latar belakang kemunculan minimalist gaming

Ketika kamu menjadi bagian dari sebuah komunitas game, kamu akan mendapatkan banyak tekanan dari sekitarmu untuk membeli dan bermain lebih banyak game.

Saat ini, sudah ada begitu banyak macam game yang tersedia di pasaran, tetapi banyaknya gim yang beredar tersebut belum tentu sesuai dengan preferensi kita. Kita harus mencari mana yang sesuai untuk diri kita.

Belum lagi, di sekitar kita sendiri pasti ada banyak yang menyarankan kita untuk mencoba memainkan suatu game tertentu meskipun terkadang game tersebut memiliki komentar yang berbeda-beda dari setiap pemain. Dengan hal ini, secara tidak langsung kita pun terpengaruh untuk mencobanya, alias takut ketinggalan tren.

Terlepas dari suka atau tidaknya kita terhadap suatu game, kita juga harus melihat dari sudut pandang mengeluarkan uang untuk membeli berbagai game yang terkadang tidak sedikit nominalnya. Jangan lupa juga bahwa kamu masih harus merogoh kocek untuk membeli perangkat yang dibutuhkan hanya untuk memainkan suatu gim.

Padahal, yang paling penting dari bermain gim itu adalah bagaimana game tersebut mampu membuat kita menjadi lebih bahagia dalam menjalani hidup.

Bagaimana jenis gamer menerapkan minimalist gaming

Nah, sejauh ini ada beberapa tipe orang dalam memilih game yang mereka mainkan.

Gamer yang suka pada jalan cerita game

Pertama, orang yang menyukai game dari jalan ceritanya. Banyak perusahaan game yang fokus pada hal ini agar game mereka enak untuk dinikmati oleh para pemainnya. Banyak genre game yang tersedia di pasaran untuk tipe ini, seperti: RPG, JRPG, thriller, sci-fi, dan masih banyak lagi.

Jikalau kamu adalah seorang minimalist gamer, maka sebelum membeli suatu game kamu akan terlebih dahulu melakukan riset apa gim yang memiliki jalan cerita terbaik.

Gamer yang suka kompetitif

Kedua, orang yang menyukai persaingan ketat dalam suatu game. Jika memilih game seperti ini, maka kita harus benar-benar fokus dan komitmen dalam memainkannya. Jika kita sering berganti game, tentu kita tidak akan pernah bisa menjadi pemain terbaik.

Jika kamu adalah seorang minimalist gamer di kategori ini, maka kamu akan menginvestasikan diri pada suatu game dan berusaha untuk menjadi yang terbaik di dalamnya, termasuk menjadi seorang pro player.

Gamer yang terobsesi untuk meraih segalanya

Ketiga, orang yang suka menyelesaikan game secara utuh dan mendetil. Misalkan suatu gim memiliki daftar achievement list, gamer jenis ini akan terobsesi untuk meraih semuanya secara sempurna. Jenis gamer ini tentu akan menghabiskan waktu yang tidak kalah banyak dengan tipe gamer sebelumnya untuk memastikan bahwa seluruh aspek fitur gim sudah sepenuhnya diselesaikan.


Permainan minimalis

Gim yang minimalis ini umumnya memiliki grafis dan objek-objek yang menarik dan belum tentu gampang. Game yang gampang dimainkan belum tentu adalah game yang minimalis.

Bicara soal contoh gim minimalis, yang pertama kali terbayang tentu adalah gim klasik seperti Pac-Man, Tetris, dan Pong. Padahal masih ada banyak gim modern lainnya yang juga memiliki nilai minimalis, sebut saja Limbo, Supershot, Thomas Was Alone, Journey, Unravel, dan sebagainya.

Selanjutnya, untuk bisa memainkan gim yang kita inginkan, kita juga perlu menyediakan hardware seperti handphone, console, PC, dan jenis perangkat lainnya.

Nah, sering juga kita membeli peralatan game yang tidak terlalu sesuai dengan kita. Sebagai contoh membeli konsol Nintendo hanya untuk memainkan satu gim favorit Pokemon. Ketika sudah selesai, konsol tersebut malah dibiarkan berdebu.

Sesungguhnya itu adalah contoh permasalahan modern di kalangan para gamer. Namun jangan khawatir sebab ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi masalah seperti ini.

Cara menerapkan minimalist gaming

Langkah pertama dimulai dari menemukan hal apa yang membuatmu senang dari suatu gim.

Metode KonMari

Kamu bisa menggunakan metode ini untuk menentukan gim mana yang ingin kamu simpan dan mana yang ingin kamu singkirkan. Metode ini tentunya mirip dengan apa yang digaungkan oleh Marie Kondo terkait gaya hidup minimalis.

Jika kamu memiliki benda fisik dari suatu gim, kamu perlu menyentuhnya dan merasakan perasaan yang kamu dapat dari interaksi fisik tersebut.

Apakah interaksi tersebut membuatmu senang? Apakah kamu terpacu untuk memainkannya kembali? Jika kamu merasa senang dan ingin memainkannya kembali, maka kamu bisa menyimpan gim tersebut. Jika tidak, maka kamu sudah tidak membutuhkannya lagi.

Lantas, bagaimana jika yang kita miliki malah bukan barang fisik, tetapi data game library yang tersimpan di platform seperti Steam?

Jawabannya sederhana. Kamu hanya perlu menghapus atau uninstall gim-gim yang sudah kamu tidak lagi kamu mainkan.

Setelah kamu merapikan gim kamu, selanjutnya adalah merapikan perangkat gaming kita. Masih dengan cara yang sama, kamu bisa menyentuh dan merasakaan perasaan yang timbul dari interaksi fisik kamu dengan perangkat.

Sebagai manusia, kita tentu bisa merasa bersalah dalam memiliki suatu barang jika barang tersebut terus menerus dibiarkan begitu saja. Dengan mengikhlaskannya (entah itu dijual atau diberikan kepada orang lain), paling tidak ada sedikit beban mental yang dilegakan dari dirimu.

Kamu juga bisa membeli gim terbaru untuk memberikan nuansa baru pada saat bermain game nanti. Membeli game baru bukan berarti kita harus membeli dengan anggaran yang sama besarnya dengan game yang sebelumnya.

Kita harus bisa bijaksana dalam membeli game, terutama tentang masalah Fear Of Missing Out (FOMO) yang membuat kita takut dibilang “kurang update“.

Ketika ada muncul sebuah gim baru, kita tidak perlu terburu-buru untuk membelinya. Lebih baik kita menunggu review game tersebut terlebih dahulu sebelum membeli.

Tidak ada yang salah dengan sedikit terlambat dalam membeli sebuah game. Tidak ada kerugian yang terjadi atas hal ini.

Pada akhirnya, kita harus mengingat bahwa tujuan dari membeli gim dan memainkannya adalah untuk bisa membuat kita merasa lebih baik dan lebih semangat/bergairah dalam menjalani hidup.

banner iklan esportsnesia