Apa Itu Overclock?

0
14
Apa Itu Overclock

Apa Itu Overclock? Overclock atau Overclocking adalah salah satu cara untuk meningkatkan clock rate pada sebuah CPU sehingga dapat bekerja lebih cepat.


Saat bermain game atau rendering video, terkadang komputer tidak bisa melakukan proses dengan lancar. Hal itu disebabkan karena hardware yang digunakan tidak memadai. Setiap hardware yang ada pada komputer memang memiliki batas penggunaannya.

Bila kamu menjumpai kasus seperti itu, kamu bisa mencoba untuk melakukan overclock agar bisa menjalankan operasi lebih banyak. 

Secara sederhana, overclock akan memaksa hardware seperti CPU untuk bekerja melebihi batas yang sudah diatur. Ada kelebihan dan resiko yang akan dialami jika kalian melakukannya. Maka dari itu, kalian harus mengetahui terlebih dahulu mengenai overclock.

Apa Itu Overclock?

Apa itu overclock

Overclock adalah salah satu cara untuk meningkatkan clock rate pada sebuah CPU sehingga dapat bekerja lebih cepat. Pada dasarnya, CPU komputer memiliki pengaturan default dari pabrik untuk bisa bekerja dengan kecepatan tertentu.

Untuk bekerja secara maksimal, diperlukan pendingin CPU agar tidak menimbulkan masalah yang dapat menyebabkan kerusakan. Meski saat ini, banyak CPU yang memiliki kinerja bagus, tak sedikit pengguna yang merasa kurang dengan performanya.

Kecepatan CPU bisa ditingkatkan dengan cara melakukan overclocking. Cara ini akan memaksa CPU untuk melakukan operasi lebih banyak setiap detiknya. Komputer dengan CPU yang sudah di overclock dipastikan akan lebih bagus kinerjanya.

Biasanya ini dilakukan oleh para gamer yang ingin memainkan game PC yang berat. Atau para editor video maupun animasi untuk keperluan rendering.

Cara ini terbukti dapat membuat kecepatan CPU meningkat. Akan tetapi, imbasnya akan membuat hardware tersebut menjadi cepat panas. Maka dari itu, butuh yang namanya pendingin CPU khusus yang bisa menurunkan suhunya. Dengan cara ini, akan sedikit meminimalisir kemungkinan kerusakan yang mungkin akan terjadi pada CPU.

Jika ingin melakukan overclocking, kalian harus tau resikonya terlebih dahulu. Overclocking akan membuat usia pakai hardware berkurang, bahkan rusak. Kemungkinan lain seperti blue screen ataupun kebakaran pada komputer bisa saja terjadi.

Panas yang berlebihan dan tidak diimbangi dengan sistem pendinginan yang baik menjadi salah satu penyebabnya.

Kelebihan Overclocking

Apa itu overclock

Setiap orang memiliki alasan tersendiri saat melakukan overclock. Beberapa kelebihan ini membuat mereka yakin untuk melakukannya.

Performa Komputer Lebih Tinggi

Overclock tidak hanya dilakukan pada CPU saja, bisa juga diterapkan pada RAM maupun VGA. Jika semua perangkat yang memungkinkan untuk di overclock, kalian bisa melakukannya.

Hal itu akan membuat performa komputer meningkat. Sehingga bisa menjalankan berbagai program sekaligus tanpa khawatir komputer tidak kuat. Namun tetap, kalian harus menggunakannya dengan batas wajar.

Lebih Hemat

Hardware komputer memiliki harga yang berbeda-beda tergantung dengan performanya. Semakin tinggi performanya akan membuat harga hardware menjadi lebih mahal. Untuk mengatasi hal itu, overclock bisa menjadi pilihan.

Kalian tidak perlu membeli hardware yang lebih mahal, cukup dengan melakukan overclocking di hardware lama. Dengan begitu, kalian akan lebih berhemat untuk keperluan komputer.

Perangkat Bekerja Maksimal

Overclock akan membuat hardware mampu bekerja secara maksimal. Dengan begitu, program yang awalnya tidak dapat dijalankan, nantinya bisa berjalan lebih lancar setelah overclocking. Kalian bisa melakukan overclock pada hardware yang paling penting sesuai dengan kebutuhan.

Cara Mudah Melakukan Overclock

Apa itu overclock

Setiap CPU membutuhkan penanganan untuk overclock yang berbeda-beda. Maka dari itu, tidak ada jaminan keberhasilan melakukan overclocking hanya dengan mengandalkan satu panduan saja. Berikut ini cara dasar untuk melakukan overclock CPU.

Lakukan Pengaturan di BIOS

Untuk melakukan overclock, kalian harus bisa masuk ke BIOS komputer terlebih dahulu. Di bagian pengaturan CPU, kalian bisa mengaktifkan CPU Host Clock Control. Atur frequencynya menjadi 5% dan simpan, tunggu hingga komputer restart. Proses overclock sebenarnya sudah selesai, akan tetapi kalian tentu belum mengetahui performanya.

Lakukan pengecekan dengan mencoba untuk bermain game, jika komputer baik-baik saja. Maka frekuensi yang tadinya 5% bisa ditingkatkan kembali. Ulangi proses ini sampai mendapatkan frekuensi tertinggi dengan kondisi komputer yang tetap stabil.

Tambahkan Pendingin CPU

Pastikan saat kalian melakukan overclock, PC sudah dilengkapi dengan pendingin yang sesuai. Meskipun pada dasarnya, CPU sudah memiliki pendingin bawaan, namun hal itu masih belum cukup. Butuh pendingin tambahan lagi untuk menghilangkan panas lebih cepat.

Karena dibutuhkan ruang untuk menaruh pendingin tambahan, casing komputer kalian harus sesuai. Pastikan ada sisa ruang yang bisa digunakan untuk menempatkan pendingin. Atau bisa menggunakan casing yang bisa menampung lebih banyak pendingin.

Bisa Menggunakan Water Cooling

Terkadang, pendingin biasa masih belum cukup untuk menghilangkan panas yang ditimbulkan pada CPU. Khususnya untuk overclocking yang bisa dikatakan di luar batasan. Water cooling ini jauh lebih membantu untuk menghilangkan panas.

Meskipun harganya memang lebih mahal dibandingkan pendingin biasa. Jika ingin menggunakan water cooling, lebih baik berkonsultasi dengan ahlinya.

Harga water cooling berkisar antara ratusan ribu hingga jutaan rupiah tergantung dari kualitasnya. Cocok digunakan untuk PC kalian yang ingin overclocking secara maksimal. Water cooling memiliki ukuran yang kecil, sehingga tidak akan memakan terlalu banyak ruang di dalam casing. Panas yang dihasilkan oleh CPU juga bisa lebih cepat dikeluarkan.

Resiko Overclock yang Berdampak ke Komputer

Apa itu overclock

Meski overclock memberikan berbagai manfaat untuk meningkatkan performa komputer, ada beberapa resiko yang bakal terjadi. Maka dari itu, kalian harus menerima resiko terlebih dahulu sebelum melakukan overclock. Berikut ini beberapa resikonya.

Penggunaan Daya Tinggi

Saat melakukan overclock, pasti nantinya akan mengubah voltase pada sistem. Hal itu jelas akan membuat komputer mengkonsumsi daya yang lebih besar dibandingkan sebelum di overclock.

Penggunaan daya ini semakin besar jika kalian menggunakan banyak pendingin atau fan. Bagi kalian yang punya banyak uang mungkin bukan menjadi masalah, karena hal ini jelas akan membuat tagihan listrik menjadi lebih besar.

Mengalami Overheat

Overheat sangat berbahaya bukan hanya bagi komputer, melainkan juga kalian sebagai pengguna. Pasalnya, panas berlebihan yang ditimbulkan dapat menyebabkan perangkat terbakar.

Penggunaan pendingin yang sesuai sebenarnya dapat meminimalisir hal ini. Pastikan kalian menggunakan pendingin yang berkualitas, sehingga mampu mengeluarkan suhu panas dengan cepat.

Sistem Menjadi Tidak Stabil

Jika kalian hobi mengotak-atik perangkat komputer, melakukan overclocking memang sangat menyenangkan. Akan tetapi, hal itu harus ada batasannya agar komputer tidak mengalami masalah.

Jika dilakukan overclock melebihi batasnya, bisa menyebabkan sistem tidak stabil. Beberapa masalah yang bisa saja terjadi diantaranya, hang, blue screen sampai aplikasi yang sering crash. Untuk itu, lebih baik dilakukan overclocking sewajarnya saja.


Nah itulah informasi mengenai overclock untuk meningkatkan kinerja komputer. Jika kalian ragu untuk melakukannya, lebih baik berikan saja ke yang sudah berpengalaman. Dijamin gameplay game yang kalian mainkan sangat bagus nantinya.

Dengan artikel ini, semoga kalian paham apa itu overclock. Cara ini banyak dilakukan oleh gamer untuk mendapatkan performa yang bagus saat mereka bermain game. Perhatikan resikonya juga, karena overclock bisa dibilang sangat beresiko.