[#SUMUTESPORTSPRIDE] Satu Esports: Tim PUBG Mobile Medan yang Berlaga di Main Event Piala Presiden Esports 2021

465
Satu Esports

Piala Presiden Esports 2021 yang digelar sejak Oktober lalu, akhirnya memasuki babak main event yang digelar di Bali pada Desember ini. Sebanyak 200 atlet esports mengikuti ajang ini untuk memperebutkan prize pool senilai total 2 miliar rupiah. 

Tim esports dari berbagai daerah mengikuti ajang olahraga elektronik terbesar skala nasional ini tak terkecuali tim dari Medan, Sumatera Utara. Salah satu tim yang berhasil lolos adalah tim PUBG Mobile dari Satu Esports.

Satu Esports Serius dari Awalsatu esports

Esportsnesia berkesempatan untuk berbincang dengan Muhammad Erzan Albar, selaku manajer dari tim PUBG Mobile Satu Esports. Erzan mengatakan, tim PUBG Mobile Satu Esports sejak awal dibentuk secara serius untuk persiapan mengikuti berbagai kompetisi.

“Dari awal memang serius, tidak main-main,” ungkapnya.

Keseriusan ini bisa dilihat melalui proses rekrutmen anggota tim yang dilakukan secara hati-hati. “Dari klan yang berbeda-beda di Medan direkrut satu-satu kemudian dibentuk satu tim,” ungkapnya.

Sejak awal pembentukan, tim PUBG Satu Esports langsung fixed dan fokus untuk mengikuti berbagai turnamen. Karena keseriusan dan fokus, tim PUBG Satu Esports berhasil menjuarai berbagai turnamen mayor di antaranya Juara 1 PUBG Mobile Community Medan dan Juara 1 Regional Sumatera Utara. 

Sempat Gagal di Tahap Kualifikasisatu esports

Mengenai perjalanan menuju Piala Presiden Esports 2021 sendiri, Erzan mengaku timnya sempat gagal di babak kualifikasi.

Waktu itu gagal di semifinal. Kemudian menunggu kualifikasi kedua di open qualifier. Sempat hampir gagal juga, performanya lagi nggak bener. Jadi 6 match, sempat drop di match ke 3, 4, dan 5. Tapi berhasil naik lagi di match ke-6, masuk 3 besar dan dapet slot ke Bali,” terang Erzan.

Di Piala Presiden Esports sendiri, ada 16 tim PUBG Mobile yang berhasil mengikuti main event di Bali. 5 tim dari close qualifier yang diikuti oleh pro player, 6 tim dari kualifikasi regional per pulau, dan 5 tim dari open qualifier.

Tim PUBG Mobile Satu Esports mengaku senang bisa lolos ke babak Main Event dan akan bertanding melawan pro player ‘sungguhan’. Untuk itu, mereka melakukan berbagai persiapan di antaranya dengan mempelajari gameplay mereka.

Erzan mengaku timnya tidak gentar melawan pro player. “Justru kami senang karena bisa mendapatkan pengalaman lebih dan pelajaran baru dari gameplay mereka,” kata Erzan.

Mengenai keyakinan akan mampu meraih gelar juara, Erzan mengaku percaya pada timnya. “Saya percaya sama temen-temen. Kalah menang itu biasa karena PUBG tidak bisa diprediksi. Sebelumnya juga kami sudah pernah bertemu dengan pro player di Bow League dan pernah menang juga,” ujarnya.

Meski demikian, tetap ada tim pro yang mendapatkan perhatian lebih dari Satu Esports.

Kalau yang paling kami perhatikan saat ini tim dari EVOS. Kebetulan baru pernah ketemu sekali,” ujar Erzan.

Tidak Puas, Bukan Berarti Menyerahsatu esports

Pada Piala Presiden Esports lalu, tim PUBG Mobile Satu Esports memperoleh peringkat ke-9. Erzan mengakui pencapaian itu masih di luar target.

Di luar target memang karena target masuk top 5,” ujarnya.

Meski demikian, tim Satu Esports mengaku senang karena berkesempatan untuk bertanding bersama pro player.

Dari awal war-nya sama tim pro dan kami mampu fight dengan tim-tim seperti EVOS, NFT, BFD, BTR ION, dan yang lainnya. Itu memang yang kami mau. Main offline bareng tim pro karena sebelumnya kami hanya sering ketemu online,” terang Erzan.

Mengenai pencapaian kali ini, tim Satu Esports mengaku belum puas karena meleset dari target. Meski demikian hal ini tidak membuat mereka menjadi putus asa.

Tentu kami tidak puas, tapi bukan berarti kami menyerah. Saat ini kami terus evaluasi gameplay kami karena dari Piala Presiden kami mendapatkan banyak ilmu dan wawasan baru dari mereka,” kata Erzan.

Bermain Profesional di Sela Kesibukan Kuliahsatu esports

Tim PUBG Satu Esports terdiri dari 4 pemain yang saat ini masih memiliki kesibukan utama sebagai mahasiswa di berbagai universitas di Sumatera Utara.

Mereka adalah:

  • Riyad Abdur Razak yang saat ini masih aktif sebagai mahasiswa semester 5 Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Universitas Sumatera Utara,
  • Ikhsanul Rizki Nasution, mahasiswa semester 5 Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara,
  • Muhammad Anwar Aziz Hasibuan, mahasiswa semester 3 Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, dan
  • Sukhbir Singh, mahasiswa semester 7 Fakultas Teknik Informatika Universitas Prima Indonesia.

Erzan menyatakan diperlukan strategi khusus untuk menyeimbangkan kegiatan sebagai gamer supaya kuliah tidak terganggu.

Sejauh ini kuliah tidak terganggu. Paling kadang ada kendala kalau ada jadwal turnamen yang bersamaan dengan jadwal kuliah. Kalau seperti itu, pemain yang memiliki jadwal kuliah tetap harus kuliah dulu dan saat turnamen di-backup oleh pemain lain,” Erzan menerangkan.

Dukungan dari Berbagai Pihaksatu esports

Tim PUBG Satu Esports mengaku keberhasilan mereka sejauh ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak mulai dari orang-orang terdekat, keluarga, sampai keluarga besar ESI Sumatera.

Support terbesar terutama kami dapat dari owner Satu Esports. Selain itu, kami juga mendapatkan dukungan penuh dari orang tua, ESI Sumatera, dan media-media lokal. Support ini sangat penting untuk menambah semangat kami,” kata Erzan.

Dengan adanya dukungan moral maupun material dari berbagai pihak, tim PUBG Mobile Satu Esports bisa fokus mengikuti berbagai turnamen.

Selanjutnya kita akan fokus persiapan untuk mengikuti PMPL Season 5,” ujar Erzan.