Esports: Strategi Pemerintah Jepang untuk Meningkatkan Ekonomi

0
120
Esports: Strategi Pemerintah Jepang untuk Meningkatkan Ekonomi
via Unsplash
Ad

Menurut Japan Times, pemerintah Jepang telah merampungkan rencana ekonomi untuk membantu memperluas ekonomi esports dengan target menghasilkan keuntungan sebesar $ 2.6B (¥ 285 miliar) pada tahun 2025.

Rencana tersebut terlihat untuk memperluas industri esports Jepang dengan sektor swasta untuk membantu memulihkan ekonomi regional dan meningkatkan partisipasi sosial – terutama para penyandang disabilitas.

Sebelumnya, Jepang telah menjadi pemain utama di pasar pengembangan video game untuk PC ataupun konsol dan juga dikenal dengan khas genre JRPG (Japanese Role Playing Game). Jepang juga telah menduduki peringkat ketiga untuk kategori pendapatan terbesar dari industri video game di dunia dengan nilai $ 18,6 miliar, namun ia masih belum masuk ke dalam dunia esports.

Hal ini sebagian besar disebabkan oleh undang-undang Jepang yang melarang pemberian hadiah uang tunai di atas ¥ 100 ribu ($ 931), terlebih jika mempromosikan produk selama turnamen.

Akan tetapi, Japan Esports Union (JESU) telah bernegosiasi untuk memberikan lisensi kepada pemain untuk dianggap sebagai pemain esports profesional di Jepang yang memungkinkan mereka untuk berpartisipasi dalam turnamen yang jumlah hadiahnya lebih tinggi dari yang diizinkan oleh undang-undang.

Tidak hanya itu, Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang juga ingin berbuat lebih banyak untuk bisa membantu membentuk dasar seperti apa ekonomi esports Jepang yang seharusnya.

Akihito Furusawa, JeSU
via iqpc.com

Laporan selanjutnya menyatakan bahwa Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri sedang berupaya untuk bekerja dengan perusahaan dan pakar hukum, baik domestik maupun internasional, untuk menyusun pedoman untuk mempromosikan industri esports Jepang yang saat ini tidak memiliki pengalaman dan keahlian dalam memfasilitasi hadiah besar, hak kekayaan intelektual dan masalah lain yang terkait dengan pihak pengembang game.

Tujuan dari kementerian adalah untuk menghasilkan $ 2,65 miliar (¥ 285 miliar) dalam manfaat ekonomi regional melalui monetisasi turnamen yang diadakan di Jepang. Melalui penjualan tiket, hak streaming, tontonan online, sponsor, dan banyak lagi tujuannya adalah untuk mencapai angka ini pada tahun 2025.

Pertumbuhan pasar esports Jepang diperkirakan akan meningkat dari $ 56,8 miliar (¥ 6,1 miliar) pada tahun 2019 menjadi $ 142,5 juta (¥ 15,3 miliar) pada tahun 2023, menurut riset riset dan perusahaan layanan berita BCN Inc.

(Sumber: The Esports Observer)