Esports Coach NW: Coaching adalah Seni

1732
Coach NW

Industri esports saat ini mengalami perkembangan pesat di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Hal ini bisa dilihat dari semakin banyaknya tim esports di Indonesia yang melahirkan banyak talenta-talenta baru di bidang esports. Perkembangan tim-tim esports yang makin banyak tentunya membutuhkan coach esports yang mumpuni. Bahkan Timnas Esports Indonesia pun mengadakan rekrutmen khusus coach esports untuk mendukung perkembangannya.

Lantas, bagaimana seorang coach esports menjalankan perannya dalam mengoptimalkan potensi player dan tim? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Esportsnesia telah berbincang dengan Coach NW alias Nicodemus Widiutomo, seorang coach esports yang saat ini tengah aktif membina tim dan mengembangkan tim esports-nya sendiri.

Peran dan Tugas Seorang Coach Esportscoach esports

Menurut Nico, seorang coach esports bertugas untuk mengantarkan player agar bisa berkembang optimal sesuai dengan harapan. “Jadi seorang coach itu bertugas untuk memastikan setiap pemain dapat mengembangkan talentanya secara maksimal dengan melatihnya sesuai dengan kebutuhan masing-masing pemain,” terang Nico.

Sebagai individu, tentunya masing-masing player memiliki potensi dan keunikan tersendiri yang membuat mereka memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Hal ini juga harus diperhatikan seorang coach saat melatih tim.

“Benar setiap pemain itu adalah individu yang unik sehingga coach harus mempunyai skill komunikasi untuk bisa menggali dan menyadarkan seorang pemain apa sebenarnya potensi yang mereka punya. Ketika seorang pemain sadar akan potensi yang mereka punya, maka coach lebih mudah untuk menuntunnya untuk memaksimalkan potensinya,” ujar Nico.

Peran coach juga tidak berhenti sampai mengembangkan bakat dan potensi individu saja, melainkan juga mengembangkan potensi tim. “Menurut saya, peran seorang coach sangat penting dalam sebuah tim, karena coach akan membantu tim itu menyadari potensi yang dimiliki dan bagaimana tim itu bisa mencapai potensi yang maksimal sehingga dapat meraih tujuan yang dicita-citakanya,” Nico menjelaskan.

Karena satu tim terdiri dari individu yang berbeda-beda dan memiliki keunggulan masing-masing, tugas coach adalah mengarahkan dan memastikan masing-masing talenta bisa berkembang optimal dan tergabung menjadi satu kekuatan tim yang solid.

“Benar seorang coach juga bertanggung jawab untuk meningkatkan chemistry dan teamwork Karena tanpa itu tidak mungkin sebuat tim esports dapat memenangkan pertandingan,” tambahnya.

Potensi Karir Seorang Coach Esportscoach esports

Saat ditanya mengenai apa yang membuatnya tertarik menjadi seorang coach, Nico ternyata memiliki pandangan yang menarik mengenai tugas coaching itu sendiri.

“Yang membuat saya tertarik ini karena proses coaching itu adalah sebuah seni. Dan coaching untuk setiap orang berbeda perlakuannya sehingga kita harus selalu menemukan cara yang kreatif untuk bisa membantu pemain mengembangkan talentanya dengan maksimal,” ujarnya.

Meski demikian, Nico tidak menampik adanya potensi karir yang menjanjikan dari menjadi seorang coach esports terutama sejak adanya sertifikasi coach esports nasional.

“Sekarang dengan adanya sertifikasi pelatih esports secara nasional maka itu akan membantu coach-coach untuk mendapatkan pekerjaan, karena ada sebuah standarisasi dan legalisasi. Dan jika seorang coach tidak bisa melatih sebuah tim dia bisa melatih ekstrakurikuler esports di sekolah-sekolah.”

Dengan kata lain, bagi generasi muda yang bercita-cita menjadi coach esports, potensi karir di industri ini terbuka sangat lebar.

“Menurut saya coach esports bisa menjadi pilihan karir yang menjanjikan di industri esports, karena ke depan akan semakin banyak generasi muda yg ingin menjadi pemain pro dan pasti mereka akan mencari para coach untuk membantu meningkatkan potensinya mereka,” terangnya.

Meski demikian, orang-orang yang berminat untuk menjadi coach juga harus mengembangkan skill yang dibutuhkan agar bisa menjadi coach yang berkualitas.

“Yang terpenting kembangkan skill komunikasimu. Belajarlah berkomunikasi yang membangun bukan untuk menghina/menjatuhkan orang. Dan ikutilah sertifikasi coach yang diadakan oleh PBESI Pusat. Karena dengan mendapat sertifikat akan membantu Anda membangun personal branding Anda,” demikian saran Nico untuk calon generasi coach masa depan.

Apa Saja Sih Skillset yang Dibutuhkan Seorang Coach Esports?coach esports

Sekarang kamu mungkin bertanya-tanya, skill apa saja yang harus dimiliki jika seseorang bercita-cita untuk menjadi seorang coach esports profesional? Menurut Nico, ada dua skill utama yang harus dimiliki seorang coach yaitu skill komunikasi dan analisis.

Hal terpenting yang harus dimiliki seorang coach adalah skill komunikasi, karena jika seorang coach hanya jago bermain game tapi tidak bisa berkomunikasi dengan pemain maka itu akan menjadi hal yang sia-sia,” ujar Nico. Selain itu, seorang coach yang baik juga harus memiliki kemampuan analisis yang mumpuni.

“Berikutnya adalah analisa. Sekalipun di tim-tim besar sekarang seorang coach dibantu seorang analis, menurut saya seorang coach harus mempunyai skill analis yang kuat agar dia bisa menganalisa kelebihan dan kekurangan tim lawan dan dan timnya sendiri. Dari situlah seorang coach bisa menentukan strategi yang tepat untuk memenangkan pertandingan,” terangnya.

Coach Esports Harus Jago Bermain Game?coach esports

Seperti yang kita tahu, sering kali muncul pertanyaan apakah seorang coach yang baik harus jago main game-nya? Nico berpendapat hal itu tidak perlu karena tugas coaching membutuhkan skill set tersendiri yang berbeda dengan bermain game.

“Kalau dalam arti jago setara dengan pemain pro menurut saya tidak. Karena kalau coach-nya jago ya dia pasti lebih memilih menjadi pemain pro dari pada menjadi coach. Haha. Tetapi pada dasarnya coach harus mengerti secara mendetail bagaimana permainan tersebut dan bisa membantu pemain untuk memenangkan pertandingan,” terangnya.

Nico sendiri mengawali karirnya bukan sebagai player melainkan owner game center.

“Kalau saya memulainya dulu sebagai owner game center yang mempunyai tim esports. Waktu itu yang terkenal game Dota dan waktu itu saya juga berperan untuk coaching tim-tim saya agar bisa jadi juara. Dan bersyukurnya waktu itu tim yang saya pegang sering jadi juara,” ujarnya.

Hal ini tentu menjawab kekhawatiran beberapa orang yang mungkin berminat untuk menjadi coach esports tapi tidak memiliki kemampuan bermain game yang setara dengan pemain-pemain pro.

Suka Duka Menjadi Coach Esportscoach esports

Nico mengakui tidak mengalami kendala yang berarti sepanjang karirnya sebagai coach esports. “Kalau menurut saya pribadi sebenarnya tidak pernah ada kendala/masalah dalam arti yang akhirnya kendala/masalah itu menyusahkan kita. Karena pada dasarnya seorang coach adalah orang harus yang bisa menjadi solusi ketika ada kendala/masalah yang terjadi.

Jadi sebagai seorang coach menghadapi kendala/masalah itu adalah bagian dari pekerjaan kita sehari-hari. dan tantangan itu adalah sebuah berkat,” ujarnya.

Jadi, sekalipun ada kendala seperti misalnya seorang player yang agak sulit diarahkan, hal itu tidak lantas dipandang sebagai suatu masalah, melainkan tantangan yang harus dicari jalan keluarnya.

Kebanyakan player masih dalam tahap berkembang dan mempunyai ego masing-masing. Saya selalu menjadikan player itu sebagai seorang partner yang setara, dan biasanya saya akan berkomunikasi dengan dia dengan teknik-teknik coaching dan akhirnya dia sendiri yang akan menyadari dan mengetahui sebenarnya arah mana yang harus dijalani atau apa yang harus dia lakukan untuk meraih kemenangan. Jadi teknik coaching itu sangat penting dan membantu ketika kita menghadapi player-player yang seperti ini,” terang Nico.

Saran dan Harapan dari Seorang Coach NW

Bagi generasi player muda yang sedang memulai karirnya di industri esports, Nico memberikan sarannya dari kacamata seorang coach. Menurutnya, player baru sebaiknya fokus pada proses belajar dan berkembang dan tidak terpaku pada hasil kemenangan.

“Ketika anda belajar jangan fokus terhadap hasil kemenangan tapi fokuslah dalam proses bagaimana meraih kemenangan itu. Karena sekalipun hasilnya Anda kalah tetapi jika Anda dapat mempelajari sesuatu dari proses tersebut maka Anda akan berkembang. Jika kita melakukan proses dengan benar maka kemenangan itu pasti mengikuti,” sarannya.

Mengenai industri esports tanah air secara general, Nico mengharapkan makin banyaknya teladan positif bagi generasi penerus.

“Harapan saya semakin banyak orang-orang yang bisa menjadi teladan yang positif baik sebagai player, influencer, coach, dan sebagainya, untuk generasi mendatang baik dalam karakter, tingkah laku, dan perkataan,” pungkas Nico mengakhiri perbincangan dengan Esportsnesia.

banner iklan esportsnesia