Strategi Overwatch: Dive dan Peel

0
177
Strategi Overwatch: Dive dan Peel
Credit: Overwatch

Bagi veteran Overwatch, istilah Dive dan Peel mungkin saja terdengar familiar. Istilah Dive dan Peel, tidak lain adalah sebutan untuk sebuah strategi di dalam game yang sedikit bernuansa MOBA dan FPS ini.

Overwatch merupakan game dengan unsur strategi yang kompleks, dan dalam artikel ini kami akan mengupas, dan membahas 2 strategi bermain paling populer ini. Check it out!

Dive: Melompat ke Dalam Area Musuh

Seperti arti dari kata bahasa Inggris yang digunakan, Dive secara literal berarti ‘menyelam, jatuh dengan tajam’. Dalam istilah Overwatch, komposisi Dive secara langsung bisa dijelaskan melalui aksi melompat ke dalam teritori lawan.

Dive sendiri di dalam Overwatch merupakan komposisi yang sangat populer yang berguna untuk hampir setiap map. Cara kerja umum dari komposisi ini adalah untuk melompat masuk ke area musuh, memfokuskan serangan pada satu target, untuk mengamankan kill awal bagi tim.

Semenjak Overwatch dirilis, Dive tetap menjadi salah satu dari komposisi terkuat.

Apa yang Membuat Dive Sangat Kuat dan Bagus?

Pada intinya, Dive bergantung pada 4 hero: D.Va, Winston, Genji, serta Tracer. Komposisi ini dilengkapi dengan 2 support, yang pada umumnya adalah Zenyatta (karena Discord Orb), dan Lucio (Speed Boost).

Akan tetapi, 2 hero support ini bukanlah sebuah keharusan, tetap bisa menggunakan hero support manapun, meskipun nantinya ikut mengganti gaya Dive yang dimainkan.

Dalam Overwatch, penempatan posisi merupakan sebuah hukum. Lokasi setiap pemain di map menentukan berapa banyak keuntungan yang mereka dapatkan dari kemampuan hero mereka, berapa banyak damage yang mereka berikan, berapa banyak bantuan yang mereka terima dari anggota tim, serta apakah mereka bisa lari dari situasi buruk atau tidak.

Komposisi apapun yang bisa bergerak dengan cepat dan memanfaatkan kesalahan penempatan tim lain pasti akan menjadi cukup kuat di hampir tiap map.

Memanfaatkan Kecepatan Bergerak Tim

Menggunakan kemampuan bergerak yang dimiliki oleh 4 hero inti komposisi ini, Dive bisa menyerang dari dataran tinggi (high ground), bergerak dengan cepat di sekitar objektif untuk menghalangi musuh tanpa menerima serangan, dan mengatur ulang penempatan posisi, memberikan pilihan tambahan bagi tim.

Baca juga:  Bagaimana Overwatch League Turut Mengembangkan Esports

Target paling umum untuk Dive adalah support, khususnya support yang kurang memiliki kemampuan untuk kabur, contohnya Zenyatta. Tapi melawan komposisi tertentu, Soldier 76, McCree, dan bahkan Zarya bisa menjadi target prioritas

Akibat dari kecepatan bergerak yang bertambah yang dimiliki tim, komposisi Dive bisa berubah dari pasif ke agresif dengan sangat cepat. Sebagai contoh Lucio bisa memberi Speed Boost untuk Winston yang melompat, D.Va, Tracer dan Genji. Hal ini memungkinkan tim untuk melesat maju dan membunuh support lawan dengan sekejap.

Komposisi Dive menyerang dengan memfokuskan serangan kepada satu target. Semakin cepat tim bisa menyerang, semakin cepat pula keputusan bisa diambil dan menghukum kesalahan yang dibuat tim lawan.

Dive juga sangat bagus untuk menghindar dari musuh, karena kecepatan yang dimiliki oleh komposisi ini. Sangat mudah untuk berpencar, dan tersebar di sekitar objektif yang membuat hero seperti Rein dan Zarya kesulitan menggunakan ultimate mereka sebaik mungkin.

Hal yang perlu diperhatikan pada tim Dive adalah ultimate milik mereka, terutama support. Trancend atau Sound Barrier yang tepat waktu akan membantu memberikan lebih banyak kesempatan bagi tim untuk mengamankan kill, atau untuk kabur dari dive musuh.

D.Va memiliki salah satu peran sangat penting dalam komposisi Dive, karena dia harus berganti tugas ofensif dan defensif lebih dari hero manapun. Biasanya melindungi Winston ketika melompat menyerang, dan melindungi support timnya ketika diserang.

Peel: ‘Mengupas’ Ancaman

Peel merupakan konsep yang simpel dalam Overwatch. Tapi konsep ini seringkali membuat orang bingung, karena apa sih hubungan mengupas buah, dengan Overwatch?

Overwatch
Credit: Blizzard

Umpamakan seperti ini: Kalian alergi terhadap makanan laut, udang misalnya. Kalian ingin makan suatu makanan, tapi tidak sadar bahwa salah satu hidangan mengandung udang, tetapi teman kalian mengetahuinya.

Sadar bahwa itu akan membahayakan diri kalian, maka teman kalian pun ‘mengupas’ (membuang, menyisihkan) hidangan yang mengandung udang tadi, dan menyelamatkan kalian dari reaksi alergi luar biasa.

Peeling adalah proses melindungi anggota tim yang rentan dengan menghilangkan ancaman. Ini adalah kemampuan dasar yang berguna untuk melawan komposisi dive, yang telah kita bahas di atas.

Baca juga:  Momentum Pertarungan di Overwatch

Ketika tim musuh dive masuk dan menargetkan salah satu dari anggota tim, kalian bisa membantu mereka selamat dengan melakukan peel untuk mereka.

Membantu Tim dengan Menyingkirkan Ancaman

Ada banyak cara untuk melakukan hal ini, yang paling mudah adalah dengan menggunakan Def Matrix milik D.Va atau ‘bubble’ Zarya. Ini dilakukan untuk menahan damage ketika mereka diserang, musuh juga akan menyia-nyiakan serangan dan kemampuan mereka. Anggota tim kalian bisa kabur dan selamat, juga mungkin memberikan kesempatan untuk menyerang balik.

Serupa dengan tindakan diatas, kalian juga bisa menggunakan ability hero yang mendorong lawan, yang juga dikenal dengan “Boops”. Salah satu contohnya adalah mendorong musuh dengan Soundwave milik Lucio.

Jika salah satu anggota tim kalian terkena Hook Roadhog atau terserang oleh Tracer, kalian bisa menggunakan boop. Hal ini sangat efektif untuk memukul mundur lawan lepas dari sasaran, atau terlalu jauh untuk pasti membunuh.

Cara lain untuk melakukan peel, adalah dengan hanya membunuh ancaman tadi.

Meskipun kalian mungkin tidak bisa membunuh ancaman tadi, memberi damage saja seringkali cukup. Sebagai Tracer, kalian bisa membantu peel dengan mencari ancaman sejak awal, dan melukai mereka sebelum terlalu dekat dengan tim.

Berduel dengan Tracer musuh dan memaksanya untuk menggunakan Recall merupakan cara yang hebat untuk melakukan peel demi support kalian.

Defense Matrix milik D.Va tidak akan berguna melawan Winston. Daripada melakukan itu, Boost ke arahnya untuk memukul mundur, tembak dia dari jarak dekat dan gunakan Micro Missiles untuk damage tambahan. Ini akan mengurus monyet mengganggu itu sebelum dia menyetrum healer tim hingga mati

Peel: Menyelamatkan Anggota Tim, dan Memastikan Mereka Tetap Menjalankan Peran

Peel tidak hanya berguna untuk membantu tim bertahan hidup. Di level permainan yang lebih tinggi, peel juga digunakan untuk memastikan anggota tim tetap melakukan tugas mereka.

Sebagai contoh, peel bisa dilakukan untuk Zen, membuat dia tetap bisa fokus memberi damage, daripada menghabiskan waktu berduel.

Di samping D.Va yang bisa menggunakan damage miliknya dan Def Matrix untuk peel, banyak peel datang dari duo support. Duo support yang biasanya ada di komposisi standar ini adalah Lucio dengan Soundwave, Ana dengan Sleep Dart dan Biotic Grenades, serta Zen dengan orb miliknya.

Baca juga:  Overwatch Tips: Melemahkan Musuh dengan Serangan Poking

Dive dan Peel, Strategi Sinergis

Meskipun sepertinya Peel terlihat umumnya untuk mencegah dive lawan, ini juga bisa digunakan untuk memastikan Dive yang dilakukan tim berhasil. Dive masuk ke area musuh dan melindungi anggota tim yang lebih lemah bisa membantu keberhasilan Dive yang dijalankan.

Contoh lain adalah mencegah musuh membunuh anggota inti yang dibutuhkan untuk dive, sehingga efisiensi tim menjadi lebih baik.


Bagaimana pendapat kalian dengan 2 konsep permainan dalam Overwatch ini? Apakah kalian sering menggunakannya, atau kalian justru jadi korban? Tulis komentar dan pendapat kalian di bawah.

(Tulisan ini pertama kali diterbitkan di Overtime.id. Isi di dalamnya telah dimodifikasi oleh penulis sesuai dengan standar editorial Esportsnesia; Disunting oleh Satya Kevino)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here