Apa Itu MOBA?

2
2409
Di tengah kesuksesan genre battle royale yang saat ini memiliki jumlah pemain terbanyak, genre MOBA (Multiplayer Online Battle Arena) masih memiliki tempat di hati para penggemar esports walaupun popularitasnya sudah mulai tergeser. Namun, sudah tahu belum MOBA itu apa? Ayo disimak!
Apa Itu MOBA? via Wallpaper Flare

Di tengah kesuksesan genre battle royale yang saat ini memiliki jumlah pemain terbanyak, genre MOBA (Multiplayer Online Battle Arena) masih memiliki tempat di hati para penggemar esports walaupun popularitasnya sudah mulai tergeser. Namun, sudah tahu belum apa itu MOBA? Ayo disimak!

Dota 2, League of Legends dan Arena of Valor adalah beberapa judul esports yang bertemakan MOBA. Pada dasarnya, MOBA adalah jenis permainan action real time yang merupakan turunan dari genre strategi. Dalam genre ini, pemain hanya mengontrol seorang karakter atau jagoan yang memiliki atribut dan kemampuan yang unik dari karakter lainnya, dan hanya memiliki sebuah tujuan untuk memenangkan permainan, yaitu menghancurkan semua bangunan inti dari tim lawan.

Karakter yang dimainkan juga memiliki tingkat kustomisasi yang tinggi, yang disesuaikan sesuai gaya bermain. Untuk mencapai tujuan permainan dengan mengalahkan tim lawan, tentunya jagoan yang dipilih tidaklah sendiri. MOBA sangat berorientasi pada kerja sama tim.

Arena of Valor via Tencent Games
Arena of Valor via Tencent Games

Konsep ini terlahir melalui program kustomisasi map yang dipakai di game real-time strategy (RTS) StarCraft. Game yang dikembangkan oleh Blizzard Entertainment, ini menciptakan sebuah sarana untuk menuangkan kreativitas pemainnya dalam mendesain atmosfer arena permainan sendiri, yang tentunya berbeda dari gaya bermain yang disediakan di StarCraft. Custom map tersebut berjudul Aeon of Strife (AoS) yang dibuat oleh seorang modder dengan alias Aeon64.

Budaya pengembangan map ini turut dipelihara oleh Blizzard, yang nantinya juga dihadirkan di dalam permainan Warcraft 3, khususnya seri The Frozen Throne; yang melahirkan sebuah mini game legendaris, DotA.

Nah, itu dia sekilas tentang perkenalan MOBA. Mari kita simak apa saja hal-hal yang menarik dari tipe permainan ini.

Apa saja karakteristik MOBA?

MOBA dikenal dengan ciri khasnya yang dinamik sehingga tidak akan ada permainan yang sama persis dengan permainan sebelumnya. Mekanisme permainan yang kompleks disertai dengan kemampuan tiap pemain yang bervariasi, tentunya sudah menggaransikan pengalaman bermain yang tidak repetitif.

Dota 2 via Valve
Dota 2 via Valve

Selain itu, MOBA juga memiliki konsep bermain yang sederhana dan mudah dipahami. Bermodalkan mengetahui sebuah tujuan untuk menghancurkan markas tim lawan, pemain dapat dengan mudah memenangkan permainan hanya dengan mindset memperkuat karakter sendiri. Sistem dalam permainan juga secara tidak langsung sudah menyiapkan segala persiapan yang diperlukan untuk memenangkan permainan. Misalnya, pasukan yang berjalan secara otomatis menuju markas tim lawan.

Baca juga:  Apa Itu FPS?

Kecurangan dalam MOBA juga bukanlah hal yang mudah terjadi. Dilengkapi dengan pengawasan dari game developer agar permainan ini dapat terus dinikmati, sistem keamanan dalam genre ini adalah sebuah harga mati bagi para pengembangnya untuk terus menjaga kualitas. Didukung juga dengan banyaknya judul MOBA yang memiliki turnamen tersendiri, memotivasi perusahaan game tersebut untuk terus memperhatikan kenyamanan bermain.

Fitur lain dari game MOBA ini terletak pada sisi inklusivitasnya, dimana genre ini tidak menuntut pemainnya untuk harus merogoh kocek agar dapat bermain ataupun unggul dalam permainan. Meskipun berkategori free to play, MOBA juga memiliki sisi konten premium. Penjualan barang-barang kosmetik yang menambah nilai estetika permainan juga turut disertakan untuk memberi pengalaman bermain yang tidak ada duanya.

League of Legends (LOL) via Riot Games
League of Legends (LOL) via Riot Games

Itu dia, beberapa karakteristik MOBA. Apakah cuma itu saja? Masih ada lagi, loh. Yuk simak poin berikut.

MOBA tergolong permainan yang mudah dipahami, namun sulit untuk dikuasai. Mekanismenya yang kompleks disertai dengan variasi kemampuan bermain lawan ataupun kawan, terus memberi tantangan baru yang tiada habisnya. Untuk dapat bertahan dan menjadi pemain yang handal, diperlukan kerja keras. Mulai dari rajin membaca guide, menonton streaming pemain pro hingga latihan yang sering (melawan AI tentunya) adalah makanan sehari-hari untuk menempuh kepuasan bermain yang lebih.

Game yang berorientasi tim ini mampu mengubah mood dari bahagia hingga stres. Bagaiman tidak? Ketika kamu sudah memberi performa yang terbaik tetapi teman kamu justru bermain dengan ceroboh, emotional intelligence seseorang akan segera dapat diukur. Beruntung jika amarah diarahkan kepada pemain yang tidak dikenal dan tidak tersinggung. Bayangkan jika kamu bermain dengan teman kamu, dan secara tidak sengaja kamu melukai perasaan teman kamu. Sungguh sebuah fenomena ‘sudah jatuh, tertimpa tangga pula.’

Berlanjut dari isu yang muncul dari teamwork, perilaku pemain yang toxic dalam MOBA juga dapat menjadi sebuah ancaman nyata terhadap kenyamanan bermain. Flaming atau saling mengejek atau menghina pemain satu sama lain, adalah sebuah pemandangan yang tidak asing dalam permainan game online. Bullying bisa terjadi di mana saja, termasuk di dalam game MOBA, dan biasanya memiliki pemain amatir sebagai korbannya. Ketika seorang pemain baru yang memiliki antusias untuk bermain dihadapkan dengan lingkungan seperti ini, tidak akan mengherankan jika suatu hari nanti permainan ini akan menghilang dari pasaran.

Baca juga:  4 Game MOBA Terbaik di Dunia
Mobile Legends: Bang Bang via Moonton
Mobile Legends: Bang Bang via Moonton

Isu yang membuat kesal bermain MOBA tidak hanya muncul pada gaya bermain kasual, tetapi juga kompetitif. Match-fixing adalah sebuah ancaman baru yang menodai semangat kompetisi. Esports yang saat ini sedang berusaha untuk dapat diterima oleh khalayak ramai, memiliki permasalahan yang sama dengan olahraga tradisional. Merancang skenario kemenangan dalam suatu pertandingan jelas mencederai jiwa suatu permainan.

Sekian sedikit sharing mengenai apa itu MOBA, dan juga suka dukanya. Sekiranya genre apapun yang dimainkan, kita tetap dapat bersama-sama menjaga lingkungan esports milik kita. Ingat untuk tidak mem-bully pemain yang masih amatir. Ingat untuk tidak menyakiti perasaan satu sama lain. Ingat bahwa hal tersebut juga bisa terjadi pada kita, dan tentunya tidak mengenakkan. Jangan salah prioritas ya sob.

Previous articleScarlett, Sosok Atlet Esports Perempuan Berprestasi di StarCraft II
Next articleRTS dan Asian Games 2018
Satya Kevino
Seorang sarjana Ilmu Komputer yang dipandang bossy tetapi juga baik hati dan rajin menabung. Dulunya bagian dari pekerja berkerah putih di salah satu perusahan kapitalis terkemuka se-Asia. Memutuskan berhenti secara dramatis setelah tersentuh dengan soundtrack film Moana. "One day I'll know, how far I'll go" Kini sedang mencari jati diri dengan terjun bebas ke dunia startup dan menyelami dunia media dan jurnalisme.