EVOS Revicii, Duta Ranked Jebolan ML Academy

1
8
EVOS Revicii
EVOS Revicii memulai debutnya bersama EVOS Legends pada MPL Season 6.
Ad

Baru-baru ini, EVOS Esports merombak beberapa pemain lama dengan pemain baru. Pemilihan roster baru juga mempertimbangkan beberapa pemain muda yang mumpuni dan terlihat akan bersinar dalam dunia esports di masa mendatang. Salah satunya adalah EVOS Revicii yang menjadi anggota baru EVOS Legends.

EVOS Legends yang diketahui terus mencoba berbagai cara untuk memperkuat tim, akhirnya memilih Revicii sebagai roster tim inti. Sosok bernama asli Miftach Fauzan Chakim tersebut telah dikenal sebagai salah satu hard core terbaik dari EVOS MDL.

Meski merupakan nama baru, ternyata EVOS Revicii sudah dikenal dengan permainannya yang apik. Ia dikenal karena sempat menduduki top global leaderboard. Namanya kemudian tercantum sebagai roster yang membela EVOS Legends pada gelaran MPL Season 6 lalu.

Namanya lagi-lagi dicantumkan akan menjadi hard core baru di EVOS, karena role yang ia mainkan di ranked. Sedangkan Rekt akan berpindah menjadi offlaner. Pada Mobile Legends Professional League (MPL) Season 6, ia memang belum sempat bermain dan menduduki bangku cadangan.

Sebelumnya ia direkrut pada Season 5 untuk bermain di tim MDL. Di pertengahan jalan ia mendapat promosi ke MPL untuk bergabung bersama EVOS Legends.

EVOS Revicii Disebut Sebagai “Duta Ranked”

EVOS Revicii Duta Ranked
Revicii disebut sebagai Duta Ranked karena menempati Top Global Mobile Legends.

Namanya pernah menjadi topik pembicaraan dalam komunitas esports Mobile Legends. Player dengan hero favorit Wanwan itu disebut sebagai “Duta Ranked”. Julukan itu didapat karena ia sempat bertahan di klasemen Top Global Mobile Legends selama beberapa musim.

Atas ketercapaian tersebut ia pun bergabung dengan EVOS Esports dan menjadi roster tim inti Mobile Legends. Pada MPL Season 6, EVOS Legends menurunkan enam pemain, yaitu Rekt, Rexxy, Wann, Bajan, dan Revicii.

Dirinya bahkan disebut-sebut akan menjadi “kejutan” pada babak playoff. Namun, meski rekornya sebagai top global, tidak serta merta membuatnya urun tampil langsung sejak awal pertandingan.

Pelatih EVOS Esports, Bjorn “Zeys” Ong, menjelaskan bahwa Revicii akan sedikit kesulitan menembus tim utama. Salah satu alasannya adalah adanya perubahan role dari Revicii sendiri.

EVOS Revicii dikenal sebagai pemegang role Marksman pada laga tersebut memegang role baru, yaitu Tank. Role tersebut sangat sulit dipelajari dalam beberapa bulan. Apalagi jika tidak memiliki pengalaman dalam memainkan role tersebut.

Debut EVOS Revicii di MPL Season 6 Melawan ONIC

EVOS Legends
Debut pertama kali melawan ONIC pada turnamen MPL Season 6 setelah berada di bangku cadangan.

Pada beberapa musim, EVOS Legends mengalami penurunan performa, laki-laki yang memiliki panggilan akrab Chakim itu disebut sebagai pemain generasi baru yang akan mendatangkan angin segar untuk tim macan putih.

Ada yang menyebutkan bahwa Revicii akan menjadi pemain jenius yang bisa memainkan semua role. Ada juga yang pesimis pemain dengan role Marksman itu akan menjadi kambing hitam jika EVOS kalah telak.

Saat match ketiga melawan ONIC, EVOS akhirnya menurunkan Revicii yang digadang-gadang akan menjadi kejutan bagi lawan. Dirinya dimainkan sebagai pengganti Pendragon menempati sideline.

Revicii pada awal pertandingan terlihat unggul dengan Yu Zhong yang mencetak maniac. Sayangnya, kemenangan masih belum berada di tangan EVOS Legends. ONIC akhirnya memenangkan match atas EVOS dengan perolehan skor 2-1.

Perjalanan Revicii dalam dunia Mobile Legends esports masih panjang. Masih banyak yang masih perlu dipelajari. Dengan bekal yang cukup baik, yakni menjadi top global dan sempat bermain membela OPI Gaming, ia akan menjadi pro player yang mumpuni ke depannya.

Apalagi EVOS Revicii biasa bermain sebagai hard core atau midlaner. Posisi itu sangat penting, ia perlu mengolah skill dengan lebih baik, dengan mencoba berbagai posisi lainnya.

Revicii bersama ML Academy Raih Kemenangan

EVOS MLD Winner
EVOS ML Academy berhasil membawa gelar juara pada turnamen NMA Season 2.

Meski tidak tampil secara maksimal pada turnamen MPL Season 6, raihan gelar juara berhasil dicapai oleh EVOS ML Academy pada ajang Nimo TV Mobile Legends: Bang Bang (NMA) Season 2.

Tim itu diperkuat oleh Revicii, Darkness, Pendragon, Hanss, Ferxic, Clover, Panser, dan Zoeybit. Mereka berhasil menyabet gelar juara yang lama dirindukan oleh EVOS Esports dalam gelaran Mobile Legends.

Permainan dari tim harimau putih muda itu dianggap sangat baik. EVOS Revicii dan kawan-kawan berhasil mengalahkan Aura Fire di babak final sekaligus menjadi ajang pembuktian diri dan melatih mental mereka.

Atas kemenangan tersebut, tim muda tersebut membuktikan diri bahwa mereka pantas disebut sebagai tim yang akan meneruskan EVOS Legends menjadi juara pada turnamen-turnamen selanjutnya. Barisan pemain muda akan memperkuat tim dengan tambahan jam terbang yang lebih, seperti yang tengah dipersiapkan oleh Revicii dan Pendragon.

EVOS ML Academy berhasil membawa pulang piala kemenangan. Ditambah adanya rewards sebesar $3.300 USD atau sekitar 46 jutaan rupiah atas raihannya sebagai juara pertama. Kemenangan itu akan jadi tugas besar untuk EVOS Academy untuk mempertahankan gelar juaranya dalam NMA di musim depan.

Memilih Wanwan Sebagai Hero Favorit

Wanwan hero Marksman
Jagoan dari EVOS Revicii, Wanwan.

Meski baru menduduki kursi sebagai pro player, ternyata tidak membuat EVOS Revicii memilih role yang mudah. Ia bahkan memilih Wanwan sebagai hero Marksman yang terkenal ribet dan sulit.

Hal itu dikarenakan mekanisme skill yang dimiliki Wanwan berbeda dan sulit dikuasai dengan Marksman lainnya. Meski begitu, tingkat kesulitannya berbanding dengan kemampuannya dalam pertarungan.

Di tangan pemain yang tepat, Wanwan akan menjadi mesin pembunuh yang dapat memperkuat tim dan membuat lawan kerepotan. Wanwan memiliki basic damage yang besar dengan menyerang musuh dalam jarak yang lumayan jauh.

Wanwan memiliki skill pasif bernama Tiger Pace. Skill tersebut dapat melakukan loncatan kecil yang dinilai sangat mengerikan karena dapat mengarah ke arah yang ditentukan setelah menyerang. Tiger Pace dapat memungkinkan untuk memunculkan titik lemah musuh, yaitu tiga bagian di depan dan satu di belakang.

Ada juga skill ultimate, yaitu Crossbow of Tang. Hero ini harus menghancurkan empat titik lemah itu dahulu. Penggunaan skill tersebut terbilang sulit meski akan memberikan damage yang sangat besar.

Pada skill itu, Wanwan akan menembakkan anak panah ke lawan secara terus menerus. Anak panah itu dapat memberikan Physical Damage yang tinggi.

Tingkat DPS (damage per second) Wanwan yang tinggi diperoleh dari Basic Damage yang dibantu dengan item core yang dipilih. Dengan meraih DPS dan kecepatan serang yang tinggi, Wanwan akan menjadi penghasil damage tertinggi di arena.

Dalam area, Wanwan akan cocok dengan hero Tank dan Support yang membantunya di lane, seperti Diggie sebagai Support, Belerick dengan role Tank, dan Estes sebagai Support.

Meski memiliki damage yang besar ia akan lemah jika dihadapkan dengan hero Khufra. Sedangkan akan sangat kuat jika dihadapkan dengan hero Pharsa, Gord, dan Saber.

Itulah kisah perjalanan singkat dari EVOS Revicii, seorang player yang baru saja menduduki dunia esports secara profesional. Sebagai seorang player, ia masih mengalami beberapa kegagalan dalam berbagai turnamen.

Meski masih dihadapi oleh kegagalan, Revicii tetap belajar dan berusaha untuk bermain menjadi yang lebih baik. Hal itu dibuktikan dengan permainannya yang apik bersama EVOS Academy pada gelaran NMA Season 2 lalu. Kerja kerasnya masih panjang untuk mencapai impiannya menjadi pro player kelas dunia.