Perjalanan Karier EVOS Taxstump Menjadi Analis EVOS Legends

630
EVOS Taxstump
EVOS Taxstump menjadi analis EVOS Legends setelah sebelumnya bermain berbagai game MOBA di kancah esports kompetitif.

EVOS Taxstump adalah seorang atlet esports atau pro player yang saat ini bernaung di EVOS Esports. Taxstump pernah berperan sebagai pelatih EVOS Legends dan saat ini menjadi analis untuk EVOS. Namun, ternyata karier di esports bukan berawal dari Mobile Legends, melainkan game MOBA lain yang juga tenar sebagai salah satu game esports.

Taxstump memiliki keahlian dalam bermain game MOBA, maka tak heran ia pernah bermain game League of Legends (LOL), Arena of Valor (AOV), dan Mobile Legends: Bang Bang (MLBB). Dirinya pernah bergabung bersama White Essence Esports, skuad dari Bandung, di situ ia bermain bersama tim dalam kancah kompetitif League of Legends.

Setelah itu, Taxstump bergabung dengan RRQ Esports untuk bermain dalam divisi Arena of Valor (AOV). RRQ NOVA berasal dari tim Nova yang beranggotakan Hachiman, Eunha, Ten, Phoenix, dan Taxstump sendiri yang diakuisisi oleh RRQ.

Tim tersebut berhasil menjuarai berbagai turnamen, salah satunya turnamen OPPO F5 X AOV dan berhasil menempati peringkat keempat turnamen nasional Battle of Valor.

LOL Taxstump
Taxstump masuk ke pro scene esports dari League of Legends dengan bergabung bersama White Essence.

Selama bersama RRQ Nova, ia juga mengikuti ASL Season 1 yang posisinya kurang baik. Setelah ASL Season 2, RRQ mengumumkan pembubaran RRQ Nova yang disebabkan karena kurang seriusnya manajemen Garena terutama untuk pengembangan esports, terlebih AOV merupakan game dari Garena yang tak kunjung mendapatkan kepastian kapan ASL Season 3. Selain itu, performa game AOV di Indonesia sudah melemah.

Tak lama kemudian, EVOS Taxstump bergabung dengan We Against the World Esports atau WAW Esports yang dibentuk oleh Reza Arap Oktovian. Tim ini diisi oleh Mumuy, raz0r, RAZE, Natiomea, dan Taxstump. Meski baru dibentuk, tim AOV dari WAW Esports berhasil memenangkan AOV National Championship 2018 yang digelar di Bandung.

Sayangnya, tim AOV ini kemudian bubar pada 2019 dan diumumkan secara resmi oleh foundernya sendiri pada 1 April 2019 melalui akun Twitter. Tim AOV tersebut tidak berusia panjang, yang akhirnya membuat Taxstump beralih game ke Mobile Legends.

Profil EVOS Taxstump #1: Beralih Menjadi Pelatih Mobile Legends

AOV Taxtstump
Taxtstump pindah haluan ke AOV dan bermain untuk RRQ Esports sebelum menjadi pelatih Mobile Legends.

Setelah pindah haluan ke Mobile Legends: Bang Bang, Taxstump tidak bermain sebagai pemain, melainkan menjadi pelatih. Ia pergi ke Malaysia untuk melatih Axis Esports. Setelah itu, ia menjadi pelatih tim Esports 7 Heaven asal Bandung yang dibentuk oleh SK_1st.

Meski hanya satu setengah bulan bersama 7 Heaven, tetapi ia mengaku mendapatkan banyak pengalaman dalam mengembangkan esports di Bandung. Ia telah memiliki rencana untuk kembali ke Jakarta dan belajar tentang esports di Indonesia, serta mencari prestasi di tim esports yang lebih besar.

Taxstump diisukan akan bergabung dengan salah satu tim esports besar saat MPL ID Season 6. Banyak yang menduga ia akan bermain sebagai pemain profesional Mobile Legends. Ternyata pada Agustus 2020, ia diumumkan menjadi pelatih EVOS Legends menggantikan EVOS Zeys yang sudah membawa tim menjadi juara MPL ID Season 4 dan M1 World Championship 2019.

Stanley Hermawan, nama asli EVOS Taxstump, resmi diumumkan oleh EVOS menjadi pelatih baru yang akan mengawal tim bermain di MPL ID Season 6. Keputusan ini tentunya memiliki tujuan tersendiri bagi EVOS mengapa memilihnya sebagai pelatih. Meski memiliki pengalaman melatih yang baru seumur jagung, tetapi ia memiliki pengalaman bermain game MOBA yang cukup lama.

Dikabaran setelah tidak menjadi pelatih lagi, Zeys masih tetap bersama EVOS Esports. Banyak yang mengira ia akan menjadi pemain di musim ini. Terlebih lagi diperkuat kabar bahwa Zeys sedang bermain hero Chou dari Donkey, mantan pemain EVOS Legends.

Profil EVOS Taxstump #2: Menjadi Analis untuk EVOS Legends

Coach Taxstump
EVOS Taxstump menjadi coach EVOS Legends menggantikan EVOS Zeys.

Informasi turunnya Zeys sebagai pemain diperkuat setelah adanya rilis roster pemain untuk MPL ID Season 6. Turunnya Zeys ke bangku pemain karena adanya alasan kekacauan di dalam tim dan manajerial sehingga ia harus turun sendiri menjadi pemain. Sayangnya, EVOS Legends harus kalah pada babak playoff MPL ID Season 6 dan kalah pada pertandingan pertama MPLI Season 2.

Mendekati MPL ID Season 6, Zeys kembali menjadi pelatih EVOS Legends, sedangkan EVOS Taxstump menjadi analis. Sejak awal memang peran EVOS Taxstump adalah sebagai analis di EVOS Legends. Namun, saat itu ia diangkat menjadi pelatih karena selama ini Zeys belum mendapatkan Kartu Izin Tinggal Terbatas/Tetap (KITAS) untuk bekerja di Indonesia.

Zeys berasal dari Singapura harus memiliki KITAS untuk dapat bekerja di Indonesia. Posisinya saat itu belum aman karena ia kartu tersebut belum selesai diurus. Sehingga, mulai pekan kelima, selain menjadi pemain, Zeys kembali menjadi pelatih. Sedangkan EVOS Taxstump menjadi analis.

Hal ini sudah diklarifikasi oleh Taxstump sendiri, bahwa ia sejak awal memang berperan sebagai analis. Hanya saja ia menggantikan posisi Zeys, apalagi Zeys juga terdaftar menjadi pemain. Permasalahan tersebut mengganggu proses bermain di EVOS sendiri karena pada akhirnya Zeys juga belum berkesempatan bermain sebagai player saat MPL ID Season 6 dan saat ditransfer ke MDL Season 2.

Masuknya EVOS Taxstump kembali menjadi analis serta Zeys yang menjadi pelatih meningkatkan performa EVOS Legends. Terbukti tim tersebut berhasil meraih dua berturut-turut di minggu kelima setelah pergantian posisi tersebut. Meski gagal di MPL ID Season 6, performa mereka membaik di musim selanjutnya.

Profil EVOS Taxstump #3: Membalas Kritikan dengan Profesional

EVOS Taxstump
EVOS Taxstump menjadi analis EVOS Legends setelah Zeys kembali menjadi pelatih.

Pada MPL Indonesia Season 7, tidak ada yang menyangka EVOS Legends kembali menunjukkan taringnya setelah kemenangan di MPL ID Season 4. Pasalnya banyak yang memprediksi Alter Ego akan menjadi juara di turnamen Mobile Legends musim ketujuh ini. Banyak kritikan yang masuk untuk EVOS Legends.

Namun, Taxstump menanggapinya dengan profesional. Misalnya, EVOS Legends mendapat kritikan dari netizen karena menggunakan draft pool yang monoton atau tidak bervariasi. Tim dianggap hanya memiliki pool hero yang sempit. Tidak jarang mereka dibanding-bandingkan dengan tim lain yang memiliki picked hero yang unik.

Taxtsump menjawab bahwa itu memang menjadi strategi mereka agar strategi pada babak playoff tidak ketahuan karena tidak mengeluarkan hero lain. “Dengan hero yang sekarang aja bisa menang, yang lainnya bisa disimpan,” tanggapnya dengan santai.

Bahkan, EVOS Rekt yang hanya menggunakan hero Angela dan Diggie dapat bermain dengan sangat berbahaya, meski ia dikritik hanya bisa menggunakan dua hero support tersebut.

EVOS Taxstump
EVOS Taxstump dikenal sebagai analis yang profesional dan tenang dalam menanggapi kritikan.

Perlu diketahui, memilih pick hero unik bisa jadi sangat berisiko. Sebagai seorang analis, Taxtstump menjawab kritikan tersebut dengan tenang. Ia menjelaskan bahwa ia tidak terlalu mementingkan komentar dari luar karena mereka sudah merancang yang terbaik untuk tim.

Taxstump menekankan bahwa tujuan utama EVOS Legends adalah kemenangan di turnamen MPL Indonesia Season 7. Ia tidak terlalu mempermasalahkan komentar soal pick hero yang membosankan karena yang mereka cari adalah kemenangan. Jika melakukan pick hero yang aneh-aneh justru gagal, akhirnya mereka tidak memenangkan kompetisi tersebut.

Terbukti, EVOS Legends berhasil menjuarai MPL Indonesia Season 7 ini. Artinya, kritikan tersebut berhasil dibantah dengan strategi yang matang dan tidak terlalu memusingkan komentar yang remeh.