Mengamati Jenis-jenis Asosiasi Esports

0
165
Mempelajari Jenis-jenis Asosiasi Esports
Credit: Asian Electronic Sports Federation (AESF)

Tujuan dari tiap entitas perkumpulan/perhimpunan, seperti asosiasi atau federasi, baik di ranah esports maupun bukan, tidak lain adalah sebagai representasi. Organisasi-organisasi ini biasanya akan beroperasi di tingkat lokal, nasional, atau internasional untuk meregulasi hal-hal yang dibutuhkan oleh para pemangku kepentingan beserta dengan badan pengatur lainnya.

Ketika olahraga tradisional muncul, badan pemerintahan menjadi badan yang sangat penting untuk dapat memberikan sanksi bagi para pelanggar, atau untuk melakukan perubahan peraturan terhadap cabang olahraga masing-masing.

Asian Games Esports Indonesia
Credit: Asian Electronic Sports Federation (AESF)

Wasit utama dari suatu permainan esports adalah para penyelenggara kompetisi atau para penerbit game. Penerbit game juga memiliki banyak fungsi yang sama dengan badan pengelola olahraga.

Misalnya, menetapkan aturan cara bermain (mulai dari mekanisme game hingga struktur turnamen/liga), serta membuat keputusan akhir tentang pelanggaran peraturan atau perselisihan antar tim / pemain.

Saat ini, ada semakin banyak jumlah federasi dan asosiasi esports yang dapat menyampaikan kebutuhan dan keprihatinan yang dimiliki anggotanya kepada badan pengelola olahraga internasional, atau pemerintah daerah setempat.

Juga ada banyak federasi yang menjalankan acara mereka sendiri, dan membuat keputusan yang menegakkan keadilan.

Asian Games Esports Indonesia
Credit: Asian Electronic Sports Federation (AESF)

Ada perbedaan mendasar antara olahraga tradisional dengan esports, khususnya pada karakteristik esports yang hadir sebagai produk komersil. Namun demikian, bila membandingkan secara langsung antara olahraga tradisional dengan elektronik, terdapat sejumlah badan pemerintahan di dunia gaming kompetitif, yang masing-masing ternyata memiliki prinsip yang sama dengan badan dari olahraga tradisional.

Selain untuk asosiasi atlet tertentu, tidak ada federasi atau asosiasi esports yang didasarkan hanya pada satu permainan. Jika dianalogikan, asosiasi/federasi olahraga motor, hanya bisa memberikan sanksi dan lisensi di sejumlah acara yang berbeda, namun semuanya berbasis kendaraan bermotor.

Asian Games Esports Indonesia
Credit: Asian Electronic Sports Federation (AESF)

Organisasi-organisasi ini dapat dibagi menjadi:

Federasi dan asosiasi esports nasional

Organisasi ini merepresentasikan kompetisi esports yang terorganisir, beserta atletnya, di tingkat nasional. Peran mereka termasuk (tetapi tidak terbatas pada) perekrutan, pelatihan, dan pengiriman tim nasional untuk bersaing dalam acara internasional.

Tidak ada satu pun standar yang ditetapkan untuk diikuti oleh semua federasi dan asosiasi nasional yang ada. Beberapa federasi merupakan cabang dari pemerintah masing-masing, beberapa lainnya merupakan organisasi nirlaba (NGO), dan yang lainnya adalah entitas yang mencari keuntungan.

Baca juga:  Siapa yang Bertanggung Jawab atas Rasisme di Esports?

Beberapa federasi bekerja dengan pemerintah lokal mereka untuk mengeluarkan lisensi bagi para atlet profesional dan wasit; sementara yang lain bekerja dengan para atlet amatir ataupun inisiatif-inisiatif akar rumput.

Asian Games Esports Indonesia
Credit: Asian Electronic Sports Federation (AESF)

Organisasi-organisasi ini biasanya mencari, menerima, dan mendapat pengakuan dari komite Olimpiade nasional masing-masing.

Contohnya adalah Asosiasi eSports Korea (KeSPA), eSport-Bund Deutschland (ESBD), Japan Esports Union (JESU), dan Asosiasi e-Sports Indonesia (IeSPA).

Federasi dan asosiasi esports internasional/regional

Organisasi-organisasi ini mencantumkan tujuan mereka sebagai penyelenggara esports di benua masing-masing, atau secara internasional. Federasi dan asosiasi nasional biasanya harus mendaftar terlebih dahulu dan diterima untuk menjadi anggota sebelum mereka mewakili kepentingan mereka masing-masing dalam organisasi yang lebih besar.

Meskipun jumlah dan wewenang badan-badan pemerintahan ini terbatas, beberapa federasi menyelenggarakan kompetisi internasional dengan peraturan dan ketentuan mereka sendiri.

Organisasi-organisasi ini biasanya mencari pengakuan dari pihak berotoritas yang mengatur olahraga di wilayah benua masing-masing, atau asosiasi tingkat benua dari komite Olimpiade nasional. Semua federasi tersebut mencari pengakuan dari Komite Olimpiade Internasional (IOC).

Asian Games Esports Indonesia
Credit: Asian Electronic Sports Federation (AESF)

Contohnya adalah International eSports Federation (IeSF), dan Asian Electronic Sports Federation (AESF).

Asosiasi liga/tim

Organisasi-organisasi ini dirancang untuk membina hubungan kerja antara organisasi tim esports profesional dan penyelenggara liga pihak ketiga. Tujuan dari organisasi ini adalah untuk menegosiasikan tata cara berlangsungnya permainan, membuat standar peraturan di berbagai kompetisi, dan memperkenalkan bentuk-bentuk pembagian pendapatan.

Beberapa asosiasi ini menjalankan liganya sendiri, sementara anggota organisasi lainnya menjadi operator.

Jenis federasi/asosiasi ini tidak eksis di alam olahraga tradisional. Hal yang membedakan tersebut terletak pada salah satu karakteristik tim esports dimana sebuah tim bisa memiliki beberapa roster pemain dari tiap cabang game berbeda, yang bisa diturunkan di beberapa pertandingan sekaligus.

Asian Games Esports Indonesia
Credit: Asian Electronic Sports Federation (AESF)

Contohnya adalah World Esports Association (WESA), dan Professional Esports Association (PEA).

Asosiasi pemain

Asosiasi pemain atau atlet, pada dasarnya adalah seperti serikat pekerja di industri esports. Mereka dibentuk untuk melindungi hak-hak pemain, menegosiasikan perjanjian dengan pihak penyelenggara liga, serta menciptakan peluang bagi para atlet profesional di luar kompetisi.

Baca juga:  Mengamati Bagaimana Cara Liga Sekunder Esports Berjalan

Beberapa organisasi ini didirikan oleh para pemain yang tidak terafiliasi dengan pihak penerbit game dan penyelenggara turnamen. Beberapa penerbit game juga mendirikan asosiasi pemain untuk kompetisi esports mereka sendiri.

Contohnya adalah Counter-Strike Professional Players’ Association (CSPPA), North American League of Legends Championship Players’ Association (NALCSPA), King Pro League (KPL) Union, dan IeSF Athlete’s Commission.

Asosiasi industri game

Asosiasi perdagangan ini mewakili industri video game secara keseluruhan dengan negara masing-masing. Meskipun mereka tidak berfokus pada esports, beberapa asosiasi mendukung pengembang game, penerbit, dan perusahaan yang terdaftar sebagai anggota.

Asian Games Esports Indonesia
Credit: Asian Electronic Sports Federation (AESF)

Asosiasi ini sebagian besar berhubungan dengan pemerintah, khususnya dalam upaya perlindungan kekayaan intelektual, dan advokasi industri video game. Beberapa asosiasi menyelenggarakan pameran video game tahunan yang biasanya disertai dengan acara esports.


(Artikel ini pertama kali dipublikasikan dalam bahasa Inggris. Isi di dalamnya telah dimodifikasi oleh penulis sesuai dengan standar editorial Esportsnesia; Disunting oleh Satya Kevino; Sumber: The Esports Observer)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here