4 Tips Personal Branding Esports dari Maxi Player

0
33
personal branding
Photo by Ella Don on Unsplash
Menangkan Hadiah Menarik di Event Pre Registration Cloud Song

Tips personal branding esports – Branding menjadi salah satu kunci yang penting hampir di setiap bisnis, tidak terkecuali dalam esports. Dalam hal bisnis esports secara keseluruhan, branding menjadi salah satu komponen krusial yang memerlukan perhatian lebih baik secara organisasi maupun pribadi.

Di era digital yang semakin berkembang, elemen-elemen seperti audio, efek animasi, dan metode komunikasi sangatlah penting untuk dipertimbangkan. Prinsip intinya tetap sama yaitu untuk menciptakan identitas merek/ branding yang dikenali dan memiliki emotional connection.

Identitas merek/ brand identity yang kuat adalah kunci sukses di bidang esports, terkadang lebih dari sekedar keterampilan bermain. Dengan demikian, penting untuk melakukannya dengan benar.

Bisnis yang sudah besar tentu mudah untuk mencari perusahaan branding, namun bagi organisasi yang kecil (startup) atau calon atlet esports, hal ini dapat menjadi sesuatu yang menantang.

Maxi Playerskomunitas esports yang berfokus untuk membantu gamer mengembangkan karir esports mereka dengan menyelenggarakan turnamen untuk pemain dari semua tingkat keahlian, melalui Esports Insider memberikan 4 saran penting untuk siapa saja yang ingin membangun personal brand di esports

target audiens
Photo by Caspar Camille on Unsplash

Tips Personal Branding Esports #1: Streaming

Untuk pemain esports yang berlatih secara teratur, streaming bisa menjadi metode yang efisien untuk membangun ‘nama’ atau ‘presence’ di komunitas esports. Dengan cara ini, latihan sehari-hari dapat menjadi alat untuk pengenalan dan mendapatkan exposure. Namun, untuk mencapai hasil terbaik, streaming saja jarang cukup.

Semuanya dimulai dengan memberikan first impression atau kesan pertama. Oleh karena itu, penting untuk membuat streaming channel terlihat menyenangkan. Streaming channel harus menampilkan estetika yang menarik bagi target audience, tetapi yang terpenting, channel ini juga harus menyertakan simbol khusus dari brand yang dibawa, bersama dengan informasi dasar tentang laman tersebut.

Selain itu, tidak kalah penting adalah konsistensi! Sangat disarankan untuk menetapkan waktu streaming tertentu dan mematuhinya, karena penonton saat ini menghargai konsistensi.

Berinteraksi dengan penonton selama streaming sudah jelas merupakan hal yang harus dilakukan, namun masih harus ditekankan saat membahas personal branding. Perlu digarisbawahi, hubungan dengan penonton akan lebih efektif ketika komunikasi mengalir dua arah.

Cara lain untuk membangun hubungan yang kuat dengan audiens dan membuat mereka tetap tertarik termasuk mengadakan giveaway, membuat charity stream, mengundang streamer lain, konten berbagi pengetahuan atau memberikan saran, dan lain sebagainya.

Untuk meningkatkan jangkauan streaming, pilihan terbaik adalah membuat pemberitahuan di saluran media sosial terkait.

sosial media
Photo by Alexander Shatov on Unsplash

Tips Personal Branding Esports #2: Content Creation atau Buat Konten

Mirip dengan streaming, merilis konten reguler akan menarik penonton jika dilakukan dengan benar. Karena internet tentunya dibanjiri konten bermacam jenis, membuat konten yang memiliki kualitas dan nilai menjadi kuncinya di sini.

Video yang diedit tidaklah harus sempurna dan diunggah tiap tiga kali seminggu. Konten yang dimaksud bisa berupa artikel, blog, atau infografis atau apa pun yang bermanfaat bagi penonton. Hal ini bisa dihitung sebagai konten yang bermakna.

Berbeda dengan streaming, pembuatan konten membutuhkan lebih banyak ruang untuk research dan perhatian terhadap detail. Lebih mudah untuk mengontrol konten jenis apa yang keluar. Selain itu, jika kontennya bagus, konten tersebut bisa dibagikan dan dipromosikan di media sosial, sehingga memungkinkan exposure yang diinginkan.

Tips Personal Branding Esports #3: Berpartisipasi dalam Acara

Untuk pemain esports yang mencoba membangun brand mereka sendiri, partisipasi dalam acara adalah suatu keharusan. Pemain harus terlihat sehingga mereka dapat dikenal tidak hanya oleh penggemar mereka tetapi juga oleh sponsor dan organisasi esports.

Bagi sebagian orang, mengatur turnamen kecil mereka sendiri juga bisa menjadi pilihan yang baik dalam personal branding. Partisipasi dalam acara atau mengadakan turnamen kecil bisa memfasilitasi koneksi yang berarti dalam industri esports.

EVOS Capital
EVOS Capital

Tips Personal Branding Esports #4: Maksimalkan Sosial Media

Saat ini, membangun suatu brand tanpa media sosial sudah hampir tidak mungkin bisa dilakukan. Terutama di ruang yang sepenuhnya digital seperti esports. Media sosial adalah alat untuk terhubung dan berinteraksi dengan audiens. Lebih mudah untuk mengenal suatu brand melalui media sosial, sehingga penting untuk tetap aktif.

Membahas suatu acara, berbagi pemikiran tentang suatu game tertentu, atau mendiskusikan strategi bisa menjadi beberapa ide untuk aktif di media sosial. Banyak pro esports player melakukan hal ini terutama melalui Twitter.

Saat membangun sebuah brand sebagai pro esports, meningkatkan kemampuan bermain dan memenangkan turnamen mungkin merupakan faktor paling berpengaruh untuk membangun reputasi di komunitas esports. Tapi ternyata di balik itu, masih banyak lagi yang bisa dilakukan untuk meningkatkan personal branding dalam esports.

4 cara yang disebutkan di atas dapat dilakukan siapa saja yang memiliki akses internet dan membuat proses membangun brand (sedikit) lebih mudah dari sebelumnya. Ini hanya masalah preferensi pribadi mana yang harus dipilih. Kombinasi dari 4 cara di atas mungkin akan memberikan hasil yang paling baik.

Media Partnership