Dreamocel, Pemain Bintang Dota 2 BOOM Esports

0
90
Pemain Esports Indonesia
Ad

Seiring perkembangan esports yang terus meningkat, bermunculan pula tim-tim esports di Indonesia. Salah satunya adalah BOOM Esports atau yang sebelumnya bernama BOOM ID. Tim esports ini memiliki divisi gim Dota 2 yang sering mengikuti turnamen internasional.

Sosok pemain Dota 2, Dreamocel tentu sudah tidak asing lagi. Pemain ini memang menjadi anggota yang paling terkenal di antara yang lainnya.

Dreamocel diketahui memiliki skill yang bagus dan cukup diperhitungkan di kancah internasional. Banyaknya prestasi membuat namanya dikenal banyak orang sampai saat ini, khususnya untuk penggemar gim Dota 2.

Profil Singkat Dreamocel

Dreamocel Juara

Dreamocel memiliki nama asli Randy Muhammad Sapoetra yang sering bermain di role carry. Ia lahir di daerah Cimahi pada 14 Januari 1998 lalu. Namanya di lingkungan penggemar Dota 2 sudah tidak asing lagi.

Ia sering kali mengikuti berbagai turnamen baik nasional maupun internasional yang membuatnya sering muncul di berbagai tayangan live streaming baik di YouTube atau di platform lain.

Terlihat kalem, Dreamocel ternyata selalu percaya diri ketika sedang bertanding. Ia seringkali mengungkapkan kepercayaan dirinya ketika diwawancara seusai turnamen.

Salah satu kelebihan dari pemain ini adalah kemampuannya mengukur kekuatan lawan, dan terlebih saat permainan berjalan seperti strategi yang ia dan tim rencanakan. Tak heran bila ia menjadi bintang favorit Dota 2 tanah air.

Bergabung dengan BOOM Esports

Pemain-Dota-2-BOOM-Esports

Dremocel saat ini masih tergabung dengan tim BOOM Esports. Sejak direkrut pada 30 Januari 2017, ia selalu menjadi andalan tim ini ketika mengikuti turnamen. Perannya sulit untuk digantikan oleh pemain lain. Ia dikenal begitu konsisten dan loyal sejak bergabung dengan tim ini. Sejak awal perekrutannya hingga hari ini Dreamocel tetap setia membela tim BOOM Esports.

Player yang biasa disapa dengan Grimocel dan juga Fervian memiliki statistik yang cukup bagus. Menurut data dari ggscore.com, ia memiliki Form (re:performance) 82%, kemudian Strength 375%, Match Performance 58%, Hero Pool 20, Laning 39%, Lane Gold 77%. Fight Participation 50% dan Experience 40%.

Saat ini ia berada di Division Rank se_asia #11.

Berhasil Go International

Dreamocel Esports

Setelah menunjukkan permainan yang bagus bersama BOOM Esports, ia memiliki kesempatan untuk mengikuti turnamen internasional. Ia pernah mengikuti turnamen StarLadder i-League Invitational #3: Southeast Asia Open Qualifier 2017, Dota 2 Asia Championships 2018 – Southeast Asia Open Qualifier, Asia Pacific Predator League 2018 dan masih banyak lagi.

Kesempatannya untuk mengikuti turnamen internasional memang besar. Karena tim yang dibelanya termasuk yang terbaik di Indonesia. Tidak lupa, mereka pun sering menjadi wakil Indonesia untuk turnamen Dota 2 skala internasional.

Tidak banyak tim esports asal Indonesia yang memiliki divisi Dota 2, apalagi yang berprestasi di luar sana. Dreamocel patut berbangga bisa bergabung dengan tim sekelas BOOM Esports ini, dan juga sebaliknya.

Selama berkarir menjadi atlet Dota 2, ia telah berhasil mendapatkan pendapatan sebesar $50,878. Angka yang besar untuk anak muda yang bekerja sesuai hobinya ini. Penghasilan besar yang didapatnya ini belum termasuk pendapatannya dari tim itu sendiri dan lainnya.

Player yang memiliki ciri khas berkacamata ini memang selalu menjadi pusat perhatian. Karirnya yang bagus di kancah internasional membuat penggemarnya di Indonesia meningkat dari waktu ke waktu.

Prestasi Dreamocel Bersama BOOM Esports

Dreamocel Dota 2

Dreamocel berhasil mendapatkan banyak penghargaan bersama timnya. Beberapa prestasi ini menunjukan bahwa dirinya sering mendapatkan juara satu di turnamen yang diikutinya. Berikut adalah jajaran kemenangannya.

  1. Indonesia Games Championship 2017
  2. StarLadder i-League Invitational #3: Southeast Asia Open Qualifier
  3. Indonesia Pride Gaming League
  4. Dota 2 Asia Championships 2018 – Southeast Asia Open Qualifier
  5. Indonesia Games Championship 2018
  6. DreamLeague Season 10 Southeast Asia Open Qualifier
  7. World Electronic Sports Games 2018
  8. Indonesia Finals The Bucharest Minor Southeast Asia Qualifier
  9. Asia Pacific Predator League 2019 Indonesia Qualifier
  10. StarLadder ImbaTV Dota 2 Minor Southeast Asia Qualifier
  11. ESL Indonesia Championship Season 1
  12. ESL Indonesia Championship Season 2
  13. Asia Pacific Predator League 2020 Indonesia Finals
  14. StarLadder ImbaTV Dota 2 Minor Season 3 Southeast Asia Qualifier
  15. ONE Esports Dota 2 Invitational Jakarta: Indonesia Qualifier
  16. ESL SEA Championship 2020

Prestasi di atas menunjukan Dreamocel bersama BOOM Esports begitu superior di Indonesia. Masih belum ada tim yang bisa menandingi atau bahkan mengalahkan BOOM Esports. Tidak heran bila timnya selalu menjadi yang terbaik dan berhak mewakili Indonesia di kancah global.

Sempat Ingin Berhenti dari Esports

Profil Dreamocel

Meski ia dikenal menjadi salah satu pemain terbaik Dota 2 di Indonesia. Dreamocel pernah mengalami perasaan yang kurang mengenakkan. Hal itu terjadi setelah kualifikasi DreamLeague Season 13: Leipzig Major dimana ia bersama anggota tim dari BOOM Esports lain menunjukan peforma yang kurang memuaskan.

Pasca performa yang kurang bagusnya itu, Dreamocel sempat memutuskan untuk berhenti sejenak dari turnamen Dota 2. Pada waktu itu, ia mengunggah keputusannya ini melalui akun Instagram resminya.

Sontak, banyak orang yang terkejut dengan keputusannya. Karena memang terkesan mendadak, padahal secara umum penampilannya tidak buruk-buruk amat.

Dalam keterangannya itu juga, Dreamocel menuliskan bahwa sudah ada pengganti untuk posisinya yakni inYourDream yang akan mengisi role carry yang ditinggalkannya untuk beberapa saat.

Nama inYourDream sendiri juga sebenarnya sudah tidak asing lagi di tim ini. Pemain tersebut merupakan pemain yang mengisi squad di awal perintisan divisi Dota 2 BOOM Esports, bersamaan dengan beberapa pemain lain seperti Dreamocel, SaintDeLucaz, SnowbaLL, dan Varizh.

Beberapa waktu yang lalu, nama Dreamocel juga hilang dari website Dota2.com. Ini membuat banyak orang berspekulasi bahwa pemain tersebut benar-benar berhenti dari berbagai turnamen Dota 2.

Kembali Bertahan di BOOM Esports

Dreamocel-BOOM-Esports (1)

Setelah sempat vakum untuk beberapa saat, dan nama Dreamocel pernah hilang dari dota2.com, pemain berusia 22 tahun ini sampai saat ini masih bertahan di BOOM Esports.

Dreamocel mengaku jika ia bergabung dengan tim lain, maka tim tersebut merupakan tim Eropa. Ini bisa diartikan bahwa ia ingin jika pindah dari BOOM Esports, tim yang dituju selanjutnya bukan berasal dari Indonesia.

Alasan inilah yang membuat dirinya sampai saat ini masih bertahan di tim yang sejak 2017 dibelanya.

Meski demikian, akhir-akhir ini, Dreamocel juga beberapa kali menunjukan penampilan yang kurang memuaskan. Oleh sebab itu, di liburan musim dingin lalu, ia mencoba untuk mengoreksi diri karena ia sempat kehilangan rasa percaya diri.

Banyak prestasi yang telah berhasil diraihnya bersama BOOM Esports membuat ia tetap optimis dan berharapan besar pada dirinya. Dreamocel dikenal sebagai pribadi yang punya optimisme dan kepercayaan diri tinggi.

Pandangan Dreamocel Mengenai Penghasilan Pemain Dota 2

Biodata Pemain Esports

Menurut Dreamocel, untuk bisa menghasilkan banyak uang, tim yang dibela harus berada di tingkatan teratas. Yakni di tier 1, jika tim dibela bukan di tier tersebut maka tidak akan menghasilkan apapun yang siginifikan.

Seorang pemain tetap harus mencari pekerjaan untuk menghidupi kesehariannya. Apalagi di Indonesia sendiri, gim Dota 2 masih minim peminat. Sehingga untuk turnamen esports-nya tidak menyediakan hadiah yang begitu besar untuk pemenang.


Itulah informasi menganai Dreamocel, pemain Dota 2 dari tim BOOM Esports. Sebagai pemain yang cukup diperhitungkan, ia punya masa depan yang bagus jika konsisten dan terus mengasah permainannya.

Nama Indonesia sering dibuat harum dikancah internasional oleh dirinya bersama rekan tim lain. Kita doakan agar BOOM Esports bisa segera bersaing di ajang legendaris The International.

(Disunting oleh Satya Kevino)