FPS (First Person Shooter): Genre Game Paling Populer Saat Di Rumah Aja

0
58
Game genre fps

Demi mengurangi penyebaran wabah covid-19, beberapa negara telah melakukan lockdown. Berada di rumah aja memang terdengar mengerikan seperti sedang dikurung saja, namun kamu masih bisa main game kok!

Hobi bermain game memang tidak pernah menjenuhkan. Apalagi jika aktivitas tersebut didukung oleh pernyataan WHO (World Health Organization) yang menganjurkan untuk menghilangkan stress dari pandemi ini dari bermain gim.

Berkat endorsement dari WHO, alhasil jumlah orang yang bermain gim pun bertambah. Tidak tanggung-tanggung, berbagai sumber statistik juga turut mengamati pertumbuhan jumlah gamer yang kembali aktif di berbagai platform, seperti Steam.

Nah, tanpa menunda lagi, mari kita lirik gim yang naik daun alias semakin populer di kala lockdown melanda, yaitu Counter Strike: Global Offensive dan VALORANT!

Counter-Strike: Global Offensive (CS:GO)

Bergenre FPS (First-Person Shooter), gim karya Valve ini menempati peringkat pertama dalam Steamcharts, situs yang menghitung jumlah player aktif beserta total jam yang dimainkan.

CS:GO menjadi gim yang terpopuler baik dari segi jumlah pemain maupun durasi bermainnya. Tercatat pada pertengahan bulan April 2020, CS:GO disambangi oleh lebih dari 1,270.315 pemain, dengan total durasi 573.722.788 jam.

Tren ini juga turut dikonfirmasi oleh situs TwitchMetrics yang mencatat rekam jejak durasi streaming dari gim CS:GO. Di tanggal yang sama, pada kategori most watched channels, gim CS:GO berada di peringkat kedua yang diakses dari channel turnamen ESL. Padahal sebelumnya CS:GO berada di peringkat pertama.

CS:GO steam charts

Di situs ini juga, popularitas CS:GO tidak perlu diragukan lagi. CS:GO juga menempati peringkat ke-2 untuk kategori highest peak viewership atau jumlah penonton terbanyak dalam satu masa. Lagi-lagi CS:GO harus dikalahkan oleh gim pendatang baru.

Sementara itu, untuk kategori most watched, CS:GO berada di posisi ke-5 dengan 81.471.158 viewer hours sepanjang bulan April. Peringkat ini pun berada di belakang VALORANT, League of Legends (LOL), Just Chatting, dan Call of Duty: Modern Warfare.

Posisi serupa juga masih dialami CS:GO untuk variabel average viewers, dimana CS:GO hanya bisa menuai sebanyak 112.971 average viewers; dan lagi-lgi berada di urutan ke-5 tepat persis setelah VALORANT, LOL, Just Chatting dan Call of Duty.

Walau demikian, semenjak merebaknya virus Corona ini, CS:GO memang mendapatkan kenaikan pemain secara signifikan, khususnya sejak bulan Januari 2020.

VALORANT

100 Thieves Valorant Invitational

Selain CS:GO, dunia esports juga turut dihiasi dengan kedatangan gim FPS baru besutan Riot Games yang berjudul VALORANT.

Berbeda dengan CS:GO yang dulunya sempat berbayar, VALORANT sejak awal sudah tersedia secara gratis. VALORANT sendiri pun masih berada dalam tahap closed-beta yang baru saja diluncurkan pada tanggal 7 April kemarin.

Serupa dengan CS:GO, gim ini juga memiliki sistem ekonominya sendiri dalam membeli ability maupun senjata. Tidak hanya itu, mode bomb mission pun tersedia di VALORANT.

VALORANT yang kini telah menggeser CS:GO sebagai game terpopuler di Twitch, memiliki jumlah viewer hours yang mencapai lebih dari dua kali lipat dari CS:GO. Sedangkan untuk metrik highest peak viewership, VALORANT memiliki 1,7 juta peak viewers, atau lebih dari tiga kali lipat daripada CS:GO.

Dari segi jumlah average viewers pun VALORANT masih tetap mendominasi dengan jumlah 329.100 viewers.

twitchmetrics

Hype VALORANT ini pun tidak lain tercipta dari adanya sebuah turnamen khusus menyambut kedatangan gim ini, yaitu 100 Thieves Invitational: VALORANT, dan disiarkan di Twitch melalui streamer summit1g.

Channel summit1g juga memiliki peningkatan viewer di Twitch. Sebelumnya, ia hanya memiliki average viewers di angka sekitar 20-an ribu untuk berbagai judul gim non-VALORANT, yaitu Grand Theft Auto V, CS:GO, dan Call of Duty.

Namun, ketika summit1g turut bergabung ke dalam momentum yang baru, ia berhasil meningkatkan jumlah viewer-nya hingga 8 kali lipat!

(Disunting oleh Satya Kevino)