EVOS Pica, Jagoan EVOS Ladies yang Jago Main Mage

0
40
EVOS Pica
EVOS Pica, salah satu pro player cewek yang jago main Mage.

Jika biasanya perempuan dipandang sebelah mata karena memilih hero Mage hanya dinilai karena cantik saja, nyatanya tidak berlaku untuk EVOS Pica. Perempuan satu ini jago banget bermain Mage, terutama Kagura yang terkenal cantik tetapi sangat sulit untuk dimainkan.

EVOS Pica adalah seorang pro player ladies Mobile Legends: Bang Bang. Bahkan namanya sudah masuk jajaran pro player perempuan yang disebut-sebut paling berpengaruh di Indonesia. Ia menjadi ladies player yang skillful dan memiliki track record yang baik dalam Mobile Legends.

Meski jika dilihat Pica adalah orang yang kalem dan lembut, ternyata ia sangat garang saat berada di arena pertarungan. Ia mampu menggunakan hero Mage Offlane dengan sangat efektif. Tidak hanya itu, ia juga jago memainkan role Marksman.

Nama Pica dipilih berasal dari karakter anime One Piece. Banyak yang mengira namanya diambil dari nama Pikachu, salah satu karakter imut dari Pokemon.

Perempuan bernama asli Jessica Jeffrey ini ternyata sudah menggemari gim sejak masih duduk di bangku sekolah dasar. Ia pernah memainkan PS 1 dan 2, tetapi semenjak harganya semakin mahal, ia berganti ke gim PC. Dari situ, ia kemudian mengenal berbagai gim, seperti gim online Ragnarok.

Menjadi Pro Player dan Joki

EVOS Ladies
Pica bergabung bersama EVOS Ladies dari EVOS Esports.

Organisasi pertamanya saat memasuki dunia esports adalah Louvre Esports. Louvre Esports merupakan batu loncatannya untuk menjadi seorang pro player.

Karena merasa kurang cocok dengan gaya permainan Louvre, Pica memutuskan untuk hijrah ke Belletron Esports sebelum bergabung dengan AURA Esports divisi Mobile Legends.

Kemampuan Pica berkembang dan ia dilirik oleh banyak penggemar Mobile Legends sebagai player yang memiliki skill yang mumpuni. Ia bahkan melatih diri menggunakan role Marksman. Kehebatannya dalam memainkan role Mage dan Marksman membuatnya cukup disegani oleh orang-orang di arena pertempuran.

Kemampuannya tersebut dilirik oleh EVOS Esports dalam memainkan kedua role tersebut. Nama Pica kemudian disebut sebagai roster dalam squad EVOS Ladies dan karier Pica melejit hingga sekarang ini.

EVOS Pica berhasil meraih prestasi dalam turnamen Female Gaming League Minor Series 01. Turnamen itu dikenal sebagai kompetisi terbuka untuk tim esports perempuan di Indonesia. Baru-baru ini tim EVOS Ladies juga berhasil membawa kemenangan bagi EVOS Esports.

Pica dan kawan-kawan berhasil meraih gelar juara pada Woman Star League (WSL) Invitational 2020 MLBB, turnamen esports ladies bergengsi di Indonesia. Atas prestasi tersebut, Pica tidak dapat dianggap remeh sebagai pro player di dalam tim ataupun individu.

Pica merintis usaha joki gimnya di awal-awal kariernya. Namanya sudah kondang di antara para pemain Mobile Legends, membuat dirinya membuka bisnis tersebut dan top up Diamonds Mobile Legends. Bisnis tersebut juga didukung oleh rekan setimnya.

EVOS Pica Juga Meniti Karier Menjadi Streamer Game

Pica dan tim ladies
Meski menggeluti esports, EVOS Pica juga terjun menjadi streamer game.

Pica sendiri juga menjajaki dunia streaming di awal kariernya. Ia menggunakan streaming platform, tetapi belum banyak yang melihatnya. Saat itu yang menonton hanya sebanyak 70 hingga 100 orang saja, ditambah ia mengakui kalau streaming-nya jelek karena belum memiliki jaringan internet yang cepat.

Hingga saat ini, ia masih menggeluti dunia streaming. Di sela kesibukannya ia juga masih sering bermain sambil streaming bersama tim dan pemain lainnya. Melalui akun YouTube Jessica Pica, ia berhasil menghibur banyak penonton hingga ratusan ribu penonton.

Dirinya juga masih aktif melakukan live streaming di Nimo TV dengan akun EVOS Pica untuk menghibur para fans. Tidak hanya Mobile Legends, Pica juga memainkan beberapa permainan hiburan, seperti Among Us yang menjadi permainan seru dan menyenangkan.

EVOS Pica masih sering mengunggah video permainan Mobile Legends di channel YouTube miliknya. Ia masih sering membagikan gameplay yang seru karena kemahirannya dalam memainkan hampir semua role seperti Fighter, Mage, Assassin, dan Marksman.

Selain streaming, Pica sering membagikan review dan tips hero yang ada di Mobile Legends. Ulasannya dikenal menarik minat banyak orang, tak jarang ia juga mengajak player lainnya untuk ikut membuat review bersamanya. Ia juga rela menghabiskan jutaan rupiah untuk mendapatkan skin hero Mobile Legends incarannya.

Tips Memilih Item Mage Offlaner ala EVOS Pica

Pica Roster EVOS Ladies
EVOS Pica sering berbagi tips dan trik bermain hero Mage.

Melalui akun YouTube EVOS Esports, Pica membagikan tips and trick cara memilih Mage Offlane. Perempuan yang dulunya bercita-cita sebagai dokter ini menyarankan untuk memilih item yang nantinya akan efektif dan berguna saat digunakan dalam arena.

Gim Mobile Legends selalu update. Saat ini update terbarunya memiliki beberapa perubahan, salah satunya buff biru hanya bisa dikhususkan untuk satu hero. Sehingga player harus pintar memilih item untuk Mage Offlane.

Biasanya Pica memilih item untuk clear Minion yang cepat. Agar tidak cepat habis, ia membuat Demon Shoes atau Enchanted Talisman. Kegunaan Demon Shoes paling terasa saat melayangkan last hit agar bisa mendapatkan mana dari creep tersebut.

Sedangkan untuk Enchanted Talisman, item ini bisa memberi efek cooldown reduction dan tambahan 250 HP pada Hero.

Untuk item damage yang wajib dibeli untuk Mage Offlane, adalah Clock of Destiny. Item tersebut dapat menambah 30 HP dan tambahan 5 magic attack/30 detik. Juga dapat menambahkan magic attack sebesar 5% dan 300 mana sampai 10 kali.

Clock Destiny cocok dengan Lightning Truncheon. Skill itu dapat mengubah besaran mana menjadi damage output to Hero setiap 6 detik dengan damage yang meningkat 30 sampai 1000. Sedangkan item defense menurut Pica itu sangat kondisional, ia biasanya memilih item damage terlebih dahulu dibandingkan item defense.

Mengapa Memilih Kagura?

Kagura Mobile Legends
Kagura menjadi hero favorit EVOS Pica karena cantik dan skillfull.

EVOS Pica memilih Kagura sebagai hero favoritnya karena cantik dan memiliki skill yang banyak dibandingkan Mage lainnya. Kagura memiliki enam skill yang berbeda, pun cara bermainnya lebih kompleks dibanding Mage lain.

Kagura memiliki skill yang mematikan dan cukup merepotkan musuh. Tidak hanya digunakan untuk menyerang saja, payungnya dapat digunakan untuk melarikan diri. Ia memiliki kelebihan dalam pertempuran jarak jauh.

Sedangkan dalam pertempuran jarak dekat, Kagura dapat melarikan diri dengan payungnya. Lawan Kagura betul-betul harus waswas jika bertemu dengannya.

Keunggulan Kagura memiliki damage yang besar dan dapat menghabisi lawan sekaligus. Kagura juga memiliki escape mechanism dari skill Rasho Umbrella Flee. Skill itu dapat mengganti Battle Spell dengan Retribution yang bermanfaat untuk mempercepat proses farming.

Selain memiliki kemampuan mengontrol payung mendekati target yang kabur, Kagura juga memiliki cooldown yang singkat. Sayangnya, hero ini memiliki kelemahan jika berhadapan dengan hero Gusion, Lancelot, Aurora, Natalia, dan Helcurt.

Pemain yang memilih hero ini perlu dilatih untuk menggunakan payung Kagura. Jika masih belum dapat mengendalikannya, tentunya tidak akan maksimal dan akan menjadi kelemahan bagi player. Jika berhasil menguasai, pemain dapat melumpuhkan formasi lawan dalam waktu singkat.

Kagura memiliki skill pasif, Yin Yang Gathering. Skill itu muncul saat Seimei Umbrella dan Kagura bergabung, dengan membentuk shield dan memberikan stun terhadap musuh terdekat.

Skill lainnya ada Seimei Umbrella Open yang dapat memberikan magic damage dan pengurangan movement speed sebesar 60%. Kagura juga dapat memindahkan payung itu ke area lain.

Kedua ada Rasho Umbrella Flee. Kagura akan melompat meninggalkan payung dan menghilangkan efek buff. Saat tidak memegang payung, Kagura akan melompat ke payung dan memberikan Magic Damage pada musuh.

Lalu ada skill ultimate, yaitu Yin Yang Overturn yang bisa mengurangi movement speed dan menghasilkan magic damage dengan payung tidak berada pada Kagura. Saat terkena rantai, musuh akan tertarik dan menghasilkan damage setelah tiga detik.


Tertarik untuk menjadi pro player seperti EVOS Pica yang handal memainkan Kagura? Tentunya hal itu tidak dapat didapat secara instan, ya. Perlu banyak berlatih agar berhasil seperti Pica yang menjadi pro player perempuan yang selalu menginspirasi banyak orang.