Siren Esports, Tim Besutan Pro Player yang Hijrah dari Dota 2

1
102
Siren Esports

Industri esports tidak ada habisnya ketika berbicara mengenai kemunculan tim baru yang berprestasi. Sebut saja Siren Esports, yang sedang mengalami tren pertumbuhan positif. Penggemar esports tanah air tentu sudah tidak asing dengan tim yang satu ini.

Sudah tidak jarang kita menemukan tim ini berpartisipasi dalam turnamen esports papan atas di Indonesia. Siren Esports bakal menjadi saingan baru bagi tim-tim yang sebelumnya sudah malang melintang di berbagai liga esports.

Meski belum lama dibentuk, rupanya beberapa divisi Siren Esports sudah menunjukkan kehebatannya. Hal ini tidak lepas dari sosok yang ada di belakang tim ini. Pendirinya sendiri memang sejak awal sudah fokus di esports, dan merupakan mantan pro player yang sudah dikenal banyak orang.

Ingin tahu lebih lengkap mengenai Siren Esports? Yuk baca informasi selengkapnya.

Sekilas Mengenai Siren Esports

Siren Esports

Nama Siren Esports mulai dikenal publik setelah video Official Trailer-nya dibagikan melalui Instagram dan YouTube. Dalam video tersebut, telihat sosok pendirinya yang memiliki impian besar untuk tim ini.

Tim ini dibentuk pada tahun 2019, jadi memang usianya masih sangat muda. Namun untuk urusan prestasi, mereka tidak bisa dianggap remeh. Beberapa divisinya kerap menyulitkan tim lain yang memang sudah kenyang pengalaman dalam menduduki takhta mereka.

Saat ini, Siren Esports memiliki beberapa divisi yakni Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), PUBG Mobile, Free Fire dan juga Call of Duty: Mobile. Tidak hanya diisi oleh pemain pria, tim ini juga memiliki divisi wanita (ladies) yang mengisi cabang MLBB dan PUBG Mobile.

Untuk urusan kemampuan, mereka sudah sering berpartisipasi dalam turnamen besar di Indonesia. Kemampuannya pun sudah bisa mengimbangi tim profesional lain yang lebih dulu berkiprah di ranah esports tanah air.

Beberapa turnamen yang pernah diikuti oleh Siren Esports di antaranya: Free Fire Master League 2020, Codashop Tournament, hingga PUBG Mobile Pro League. Ini menunjukan bahwa tim ini bisa dengan cepat ikut bersaing di dunia esports Indonesia dan bahkan dunia. Setiap divisinya diisi oleh pemain-pemain terbaik, jadi patut untuk ditunggu setiap turnamen yang diikuti.

Founder Siren Esports: Mantan Pro Player Dota

Eiduart

Memang benar, jika Siren Esports ini dibentuk oleh seorang mantan pro player yaitu Edward Tjahyadikarta atau Eiduart. Tekenal dengan nama Eiduart, pria yang satu ini diketahui pernah terjun ke dunia esports sebagai pro player game MOBA ala PC, yaitu Dota 2 dan League of Legends. Selain gim itu, ada juga Mobile Legends juga yang sempat dimainkannya.

Karirnya di dunia esports terbilang cemerlang, dimana pria ini pernah bergabung dengan beberapa tim besar. Di antaranya seperti Bigetron Esports, EVOS Esports hingga Revo. Ketiga tim itu membuat namanya mulai dikenal banyak orang hingga saat ini.

Hobinya bermain gim membuat pria ini akhirnya membentuk tim baru yang sampai saat ini dikenal dengan nama Siren Esports.

Dalam tim ini, Eiduart berperan sebagai Chief Operating Officer (COO), sehingga sangat jarang dirinya akan hadir langsung di panggung suatu turnamen. Tugasnya lebih ke operasional di belakang layar tim ini. Dengan pengalaman yang dimilikinya, Siren Esports akan menjadi salah satu tim yang diunggulkan dalam berbagai turnamen yang diikuti.

Pengalaman dalam mengurus tim sudah dimiliki sejak Eiduart memiliki tim Player Kill dan Revo. Meski pada akhirnya, kedua tim ini bubar. Akan tetapi pengalaman besar telah didapatkannya untuk mengembangkan Siren Esports ke arah yang lebih baik.

Saat ini sudah terlihat, meskipun timnya baru dibentuk, sudah merasakan prestasi yang hebat dan mungkin belum dirasakan tim lain.

Divisi Siren Esports

Divisi Siren Esports

Siren Esports memiliki beberapa divisi mulai dari PUBG Mobile, Free Fire, Mobile Legends dan COD Mobile.

Siren PUBG Mobile

Tim ini diisi oleh Siren Moxpey, Justpays, Demon, Audry dan Antem. Sejak dibentuk, tim ini menjadi kuda hitam sampai bisa menembus event PMPL ID Season 1. Pada PMPL ID 2020, penampilan kurang memuaskan ditunjukan dengan hanya berada di urutan ke-18. Sebanyak 60 pertandingan diikuti, namun tim ini hanya memperoleh 1 kali WWCD.

Siren Free Fire

Saat ini, Siren Free Fire diisi oleh Justin, Erik, Rawww hingga Skueger. Tim ini turut berpartisipasi dalam turnamen Free Fire Master 2020 dan tergabung di pot C bersama Dranix Vendetta, Onic Elysium, Aura Esports.

Siren Esports sempat memuncaki klasemen pada match 8 day 2 dengan perolehan 895 poin. Selain itu juga ikut dalam GoPay Arena Championship 2020. Namun pada turnamen tersebut, Siren Esports hanya berhasil memperoleh penghargaan Tim Terfavorit untuk kategori Free Fire.

Siren MLBB

Ada beberapa pemain yang menempati tim ini, mulai dari Altamiz, Azer, Hinelle, Patapon, Sins dan Inviz. Perjalanan tim ini dalam persaingan di turnamen esports tidaklah mudah. Mereka sempat mengikuti MIC Jakarta 2019, namun hanya sampai babak Semifinal.

Kemudian di turnamen OTU Chat Turnamen, Siren justru kalah di babak Grand Final. Hingga akhirnya, tim ini berhasil membawa pulang gelar juara di turnamen Codashop Mobile Legends.

Siren Esports

Siren Moon

Tim ini merupakan divisi Mobile Legends yang diisi oleh pemain wanita. Saat ini, Siren Moon diisi oleh Leen, Valanyr, Jelly Cahh dan Bill. Meski tegolong baru, tim ini sudah berani unjuk gigi dalam turnamen Female Gaming League : Mobile Legends Minor Series 01.

Dalam turnamen itu, Siren Moon bersaing dengan tim besar seperti EVOS Esports, Belletron Battle Angels. Victim Briona hingga Recca Esports. Meskipun masuk ke babak Final, namun Siren Moon dikalahkan oleh Bettetron Battle Angels dengan skor 3-0.

Siren CODM

Divisi Siren CODM ditempati oleh Sinyoo, Dizaster, Chodey, BelvaaMBA dan Spidey. Pada saat turnamen Call of Duty Mobile (CODM) Major Series Season 2, Siren CODM berhasil masuk ke 8 besar. Mereka bersaing dengan tim sekelas Bigetron Duty, GGWP ID Sutomo, RRQ Endeavour, DG Esports, NXL VDC, Fourzerone, dan RIMO.

Siren PUBG Mobile Ladies

Semua anggota dalam tim ini cantik-cantik, namun punya skill bagus dalam bermain PUBG Mobile. Mereka adalah Camel, Odet. Belum lama ini, mereka mengikuti turnamen PUBG Mobile Pro League untuk pertama kalinya.

Sudah Berprestasi Hingga Dapat Dukungan dari Donkey

Donkey Gabung Siren Esports

Soal prestasi, memang belum banyak yang bisa diraih oleh Siren Esports. Siren Esports masih perlu berjuang lebih keras untuk berada di jajaran tim elit papan atas. Dari beberapa divisi pada tim ini, hanya Siren Mobile Legends yang sudah menunjukan prestasi.

Tim ini menjadi juara dalam turnamen Mobile Legends Codashop. Meskipun pada turnamen itu, tidak banyak tim besar yang berpartisipasi. Sehingga jalan Siren menembus juara tidak terlalu sulit.

Nama Donkey sudah tidak asing lagi dalam gelaran esports di Indonesia. Pada MPL season 5, Donkey menjadi bagian dari EVOS Legends. Belum lama ini, ia juga dikabarkan akan menjadi bagian dari Siren Esports. Bukan sebagai pemain atau pelatih, namun lebih berada di bagian owner atau CEO.

Kehadiran Donkey disinyalir akan membawa perubahan besar bagi Siren Esports, mengingat pengalaman yang lengkap dari pria ini bisa mengangkat peforma tim.

Bagaimana, apakah kalian adalah penggemar Siren Esports? Dalam beberapa waktu ke depan, bukan tidak mungkin tim ini akan masuk menjadi tim terbaik di kancah esports!