Silvia ‘Vyraanoid’ Aleeza: Kaget dan Sedih dengan Pembatalan Kontingen Lol Wild Rift Women ke SEA Games

1258
Vyraanoid

Beberapa waktu lalu, dunia esports tanah air dikejutkan dengan berita pembatalan kontingen beberapa cabang esports ke SEA Games. Nomor-nomor yang terdampak perampingan dan batal berangkat ke SEA Games Vietnam ini adalah: AOV, Wild Rift Men, Wild Rift Women, serta League of Legends PC.

Sebenarnya, perampingan tidak hanya dilakukan di cabang esports. Tim review Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional (PPON) Kemenpora melakukan perampingan jumlah kontingen dari berbagai cabor sebesar 43,4%. Jumlah awal atlet yang akan berangkat sebanyak 841 atlet dari 52 cabor dirampingkan menjadi 476 atlet dari 31 cabor.

Ada berbagai alasan yang menjadi dasar perampingan ini. Salah satunya adalah pihak Kemenpora memilih melakukan efisiensi anggaran agar dapat memfokuskan diri lebih baik untuk menghadapi Asian Games 2022 dan Olimpiade 2022.

Berita pembatalan ini tentunya mengecewakan banyak pihak baik dari developer, pihak manajemen, pelatih, dan para atlet terpilih.

Esportsnesia telah berbincang dengan Silvia Aleeza atau yang dikenal juga sebagai Vyraanoid, salah satu atlet League of Legends: Wild Rift Women yang telah mengikuti Pelatnas dan bersiap untuk mewakili Indonesia di SEA Games Vietnam.

Profil Silvia ‘Vyraanoid’ Aleezawild rift

Sebelum terjun secara profesional sebagai atlet League of Legends: Wild Rift, Vyraa bekerja di sebuah restoran dan menjalankan bisnis dengan ayahnya. Saat inipun, bisnis keluarga tersebut tetap aktif dijalani di samping kesibukannya bermain game.

Vyraa mengaku tertarik terjun ke dunia esports profesional karena memang suka dengan dunia game sejak SD.

“Aku suka nge-game sejak SD. Jadi saat ada chance berkarir di esports langsung aku tekuni.”

Game pertama yang menarik perhatian Vyraa akan dunia esports professional adalah Arena of Valor. Meski demikian, sebelumnya Vyraa tidak menekuni game tersebut secara profesional.

Play for fun aja sebelum ke Wild Rift.”

Selama aktif sebagai pemain profesional, Vyraa telah mencatat berbagai prestasi membanggakan. Beberapa prestasi yang telah dicatatat oleh Vyraa yaitu:

  • 3rd place Wild Rift Female Clash 2021,
  • 9th place FSL WILD RIFT OPEN II 2021,
  • Baron Lane’s role model in FSL Wild Rift Open II 2021,
  • 5th place FSL WILD RIFT OPEN III 2021,
  • Champion QUEEN OF RIFT 2021,
  • 8th place SGL ALL FEMALES AMATEUR RIFT 2021,
  • 3rd place QUEEN OF RIFT SEASON 2 2021,
  • Champion FSL Wild Rift Showdown 2021, dan
  • 5th place SEA Esports Championship 2021.

Prestasinya tersebut tak lepas dari dukungan orang-orang terdekat terutama orang tuanya.

Support terbesar dari orang tua terutama ayahku,” ujarnya.

Dalam menjalani karir profesionalnya, Vyraa mengaku terinspirasi oleh berbagai pihak termasuk gamers dan coach.

“Ada beberapa gamers yang menginpisrasi aku di esports seperti TBH Tufz, FPX Fadou, Shashalala, RY Ratel, semua member TXO terutama Chichi, Hanzo, Liang,” terangnya.

Selain gamers, Vyraa juga mengaku memiliki sosok coach esports yang dia idolakan. “Coach Kevn dari TXO sama coach Ruichen,” tambahnya.

Perjalanan Menuju SEA Games Vietnamwild rift

Perjuangan sampai terpilih menjadi atlet yang akan berangkat mewakili Indonesia di SEA Games diakui Vyraa tidaklah mudah dan melalui proses yang cukup panjang.

“Jadi timku dapet undangan jalur prestasi buat ikut Pelatnas tahap 1 karena prestasi kita lumayan banyak dalam 1 tahun terakhir. Lalu diseleksi selama 10 hari bareng 5 player yang menang KEJURNAS sama 2 player pilihan pelatih. Jadi totalnya ada 12 orang,” terangnya.

Proses seleksi yang harus Vyraa lalui juga cukup ketat karena banyak aspek yang dinilai. Selain itu, dia juga harus bersaing dengan atlet-atlet berbakat lain.

Seleksinya beneran ketat banget ya karena dituntut buat show off skill, attitude, mental, sama karakter juga dilihat sama pelatih, analis dan manajer supaya bisa terbentuk dream team untuk SEA Games. Sampai akhirnya kepilih 7 orang yang akan berangkat ke Vietnam, salah satunya adalah aku,” tutur Vyraa.

Vyraa sendiri mengaku tidak menyangka akan menjadi salah satu atlet yang terpilih karena ketatnya proses seleksi tersebut.

Nggak pernah nyangka karena emang saingannya ketat banget, haha. Semua orang di sana menunjukkan kemampuan mereka masing-masing. Aku juga ngerasa tertantang banget supaya bisa dipilih,” terangnya.

Kesan Saat Mengikuti Pelatnaswild rift

Vyraa mengakui, Pelatnas memberikan pengalaman yang tidak hanya seru, tapi juga berkesan baginya. Menurut Vyraa, banyak ilmu yang dia peroleh selama mengikuti Pelatnas.

Banyak hal-hal yang kupelajari tentang Wild Rift dari coach dan analis. Karena selama ini kan main online dan gak punya coach tetap, jadi saat ikut Pelatnas kerasa banget nambah ilmunya,” terang Vyraa antusias saat menjelaskan tentang keseruan selama Pelatnas.

Saat itu juga Vyraa mengakui mendapatkan momen paling berkesan saat namanya diumumkan sebagai salah satu atlet terpilih.

Paling berkesan saat namaku dipanggil ke panggung buat ambil piagam dan pengumuman atlet-atlet yang akan berangkat ke Vietnam,” ujarnya.

Sempat Mengurangi Intensitas Bermain Wild Rift Demi Mengatasi Kekecewaanwild rift

Sayangnya, kegembiraan yang dirasakan Vyraa dan timnya tidak berlangsung lama. Pihak Kemenpora melalui PBESI resmi mengumumkan pembatalan beberapa cabang esports yang sedianya akan turut bertanding di SEA Games Vietnam termasuk tim League of Legends: Wild Rift Women. Keputusan ini diambil berdasarkan pengkajian dengan berbagai pertimbangan.

Padahal tim League of Legends: Wild Rift Women Indonesia sebelumnya optimis akan mampu mencetak prestasi dan mengharumkan nama Indonesia. Sebagai salah satu atlet yang batal berangkat, Vyraa mengaku sedih dan kecewa saat mendengar keputusan ini.

Iya, sangat kecewa. Kaget dan sedih juga,” ujarnya.

Vyraa bahkan mengaku sempat mengurangi intensitas bermain Wild Rift demi mengobati kekecewaan.

Aku jarangin main Wild Rift waktu itu supaya nggak terlalu sedih,” tuturnya.

Fokus dan Harapan Vyraa ke Depanwild rift

Meski demikian, Vyraa tidak berlama-lama larut dalam kesedihan. Vyraa memutuskan untuk kembali fokus ke pekerjaan yang digelutinya. Saat ini dia tengah fokus mengikuti FSL Wild Rift Open II. Ke depannya, Vyraa juga berharap bisa terus aktif untuk bermain secara profesional di League of Legends WIld Rift.

Harapanku sih pengen terus di Wild Rift, jadi semoga aja bakal makin banyak turnamen ladies terutama di Indonesia supaya komunitas Wild Rift Ladies di Indonesia juga berkembang kayak negara lain,” katanya.

Vyraa tidak lupa menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah mendukungnya.

Thank you very much buat yang udah support aku dari awal aku main Wild Rift sampai sekarang. Terutama buat yang ngajarin aku banyak hal tentang game ini. Terus juga thank’s banget sama kalian yang masih dukung ICY dari awal dibentuk sampai sekarang kita masih bareng. Jangan bosen buat support kita ya!”

Selain itu, Vyraa juga menyampaikan pesan dan motivasi kepada gamers perempuan khususnya yang yang tertarik untuk menjalani profesi ini secara profesional.

Latihan yang rajin, asah skill individu kalian. Jangan takut gagal bersaing sama orang lain. Percaya sama kemampuan sendiri kalau kita juga bisa sehebat gamers cowok,” tegasnya.