Danylo “Dendi” Ishutin, Sosok Ikonik Dunia Esports

0
79
Danylo “Dendi” Ishutin, Sosok Ikonik Dunia Esports | Esportsnesia
via The Flying Courier

Danylo Ishutin, atau yang lebih dikenal dengan Dendi, mungkin adalah figur yang tidak asing lagi bagi hampir semua orang dalam dunia esports, terutama pada arena DotA 2. Pria kelahiran Lviv, Ukraina, 30 Desember 1989 ini adalah seorang atlet esports DotA 2 profesional yang memiliki karir cemerlang sejak usia muda dan segudang prestasi di bidangnya.

Dendi mengikuti Bootcamp di China
Dendi mengikuti Bootcamp di China

Berawal dari hobi bermain game komputer

Berawal dari sebuah komputer milik kakaknya, Dendi mulai mengenal game PC, dan seketika jatuh cinta terhadap game dan menghabiskan waktunya di depan komputer; memainkan game-game yang terkenal pada masa itu seperti Warcraft III dan Counter-Strike.

Ketika kakaknya menikah dan membawa komputer tersebut bersamanya, Dendi masih tetap melanjutkan kegiatannya bermain game dengan menyisihkan waktunya sepulang sekolah di warnet. Setelah mencoba berbagai permainan, akhirnya Dendi menemukan DotA, permainan yang nantinya akan menjadi obsesi serta pilihan karir dalam hidupnya.

Perjalanan Menjadi Pemain DotA Profesional

Berkat sifat kompetitif dalam dirinya serta latihan yang keras, Dendi berhasil membuat dirinya diakui di antara para pemain DotA. Ia pun mulai mengikuti kompetisi demi kompetisi untuk membuktikan kemampuannya. Tak sia-sia, suatu hari ia pun diundang untuk bermain di dalam IHC League.

IHC adalah sebuah turnamen eksklusif yang mengadu kemampuan individu melawan individu hingga menemukan pemenang akhir. Untuk masuk kedalam IHC, biasanya seseorang harus mendapat rekomendasi pemain IHC lainnya terlebih dahulu.

Dendi mengaku tidak pernah meminta siapapun untuk merekomendasikan dirinya, tetapi diundang karena kemampuannya dalam bermain yang mengundang perhatian.

Setelahnya, Dendi mulai membentuk tim dan bermain dalam kompetisi-kompetisi yang lebih besar lagi. Setelah berhasil membawa timnya yang berjumlah 5 orang ke kejuaraan dan maju ke babak turnamen besar di Kiev, Ukraina; nama Dendi pun mulai dikenal dalam kancah nasional.

Berkat prestasi cemerlangnya, pada tahun 2006 Wolker Gaming (WG) merekrut Dendi sebagai atlet esports profesional, ketika usianya masih 17 tahun.

Perjalanan Dendi Hingga Menjadi Bagian dari Na’Vi

Seiring berjalannya waktu, Dendi merasa tidak terlalu cocok dengan rekan yang ada, sehingga memutuskan untuk berpindah-pindah tim. Di antaranya Dendi pernah menjadi bagian dari tim Kingsurf.International (Ks.Int) dan DTS Gaming selama beberapa tahun.

Pada tahun 2007 Dendi juga pernah berhasil terpilih menjadi bagian dari Tim Nasional Ukraina dalam turnamen MYM Prime Nations.

Tiga tahun setelahnya, Dendi akhirnya melabuhkan hatinya menjadi bagian dari Natus Vincere, atau yang dikenal dengan Na’Vi. Tidak seperti rekan sebelumnya yang sudah berganti-ganti, kali ini Dendi memutuskan untuk mendedikasikan dirinya menjadi bagian dari Na’Vi seutuhnya.

Baca juga:  Berita Industri Esports: Mercedes-Benz Akan Mensponsori Turnamen ESL One DotA 2 Hingga 2020

Perjalanan Dendi Hingga Menjadi Bagian dari Na’Vi

Bersama dengan Oleksandr “XBOCT” Dashkevych, Dmitriy “LighTofHeaveN” Kupriyanov, Clement “Puppey” Ivanov, dan Ivan “ArtStyle” Antonov; Dendi dan tim berhasil membuat Na’Vi menjadi salah satu lawan yang paling disegani.

Dendi memulai karir DotA 2-nya bersama Na’Vi, dan melejitkan namanya setelah berhasil meraih juara di turnamen The International 2011; turnamen DotA 2 terbesar dan paling bergengsi di dunia.

Setelah itu, Dendi bersama Na’Vi terus memenangkan berbagai turnamen, termasuk menjadi juara 2 di The International 2012 dan The International 2013. Na’Vi mencatat sejarah sebagai satu-satunya tim di dunia yang pernah masuk grand final 3 kali berturut-turut di turnamen The International.

Dendi di The International 2016 via Navi.gg
Dendi di The International 2016 via Navi.gg

Gaya permainannya yang kreatif, agresif, dan “tidak biasa” membuat pria berprestasi ini mulai dikenal oleh banyak orang.

Dendi juga merupakan pemain yang memprakarsai meta baru untuk beberapa hero; misalnya Blink Dagger pada Nature Prophet, atau Earthshaker sebagai midlaner. Kemampuannya menggunakan hero Pudge pun ikut melambungkan namanya sebagai seorang pemain DotA 2 legendaris.

Pendidikan yang ditempuh

Tidak hanya berhenti di kemampuan profesional yang membuatnya meraih penghasilan yang sangat banyak di usia muda, Dendi memutuskan untuk mengambil kuliah, sebagai cadangan jika nantinya karir bermainnya tidak semulus perkiraan.

Meskipun saat itu Dendi sudah dikontrak oleh WG pada tahun 2016 dan dibayar untuk bermain DotA, ia tetap memutuskan untuk mengambil perkuliahan dan berusaha menjalani keduanya; professional gaming dan studinya.

Pada tahun 2011, Dendi berhasil menyandang gelar Sarjana dari Ukrainian Academy of Printing. Keputusannya yang telah diambil dengan matang tersebut membuat orangtuanya merasa bangga.

Pencapaian Dendi di esports

Kesuksesan Dendi sebagai atlet esports pun menuai banyak sorotan. Pada tahun 2014, Valve merilis sebuah film dokumenter yang memfiturkan Dendi, Fear, dan hyhy.

Bagi Dendi, bakat yang ada di dalam dirinya hanyalah 3% dan sisanya adalah latihan yang rutin dan pengalaman yang dimilikinya selama bermain. Pada tahun 2011, bersama ArtStyle dan LightOfHeaven, Dendi memutuskan untuk bergabung dengan Natus Vincere (Na’Vi).

Di tahun yang sama, Dendi meraih banyak gelar bersama Na’Vi, dan yang paling membuat namanya dikenang adalah ketika Grand Final The International 2011 saat dimana Na’Vi bertemu dengan EHOME.

Berikut adalah deret kemenangan yang diraih Dendi setelah bergabung dengan Na’Vi:

20182017201620152014201320122011
Kompetisi Peringkat
The International 2018: CIS Open Qualifier #1 5 – 8
China Dota2 Supermajor 13 – 16
EPICENTER XL 11 – 12
ESL One Birmingham 2018 CIS Qualifier 1
StarLadder ImbaTV Invitational Season 5 5 – 6
GESC: Thailand Dota2 Minor – CIS Qualifier 3
MDL Changsha Major CIS Qualifier 7 – 8
GESC: Indonesia Dota2 Minor 3 – 4
The Bucharest Major 9 – 11
ESL One Katowice 2018 13 – 16
Dota 2 Asia Championships 2018 – CIS Qualifier 3
ESL One Genting 2018 7 – 8
GESC: Indonesia Dota2 Minor – CIS Qualifier 1
Baca juga:  Hansel "BnTeT" Ferdinand, Mengharumkan Indonesia Melalui CS:GO
Kompetisi Peringkat
ESL One Genting 2018 CIS Qualifier 1
MDL Macau 3 – 4
DreamLeague Season 8 4
Galaxy Battles II: CIS Qualifier 3 – 4
Adrenaline Cyber League 1
DreamLeague Season 8 Europe & CIS Qualifier 2
DOTA Summit 8: CIS Qualifier 2
MDL Macau CIS Qualifier 1
PGL Open Bucharest 7 – 8
StarLadder i-League Invitational Season 3 5 – 6
The Perfect World Masters CIS Qualifier 3
AMD SAPPHIRE Dota PIT League: CIS Qualifier 4
ESL One Hamburg 2017 CIS Qualifier 3 – 4
DreamLeague Season 8: CIS Open Qualifier 1
PGL Open Bucharest 2017 CIS Qualifier 1
StarLadder i-League Invitational #3: CIS Qualifier 1
The International 2017 CIS Qualifier 5 – 10
DOTA Summit 7 5 – 6
EPICENTER 2017 9 – 10
DreamLeague Season 7 EU Division 6
EPICENTER 2017 CIS-EU Qualifier 2
DOTA Summit 7 – European Qualifier 1
Kompetisi Peringkat
The International 2016 13 – 16
StarLadder i-League StarSeries Season 2 1
The Summit 5 4
ESL One Frankfurt 2016 2
The Manila Major 2016 7 – 8
DreamLeague Season 5 2
WePlay Dota 2 League Season 3 5 – 6
DreamLeague Season 5 League Play 1
ESL One Frankfurt 2016 European Qualifier 2
StarLadder i-League Invitational Season 1 2
EPICENTER: European Qualifier 7 – 8
Dota Pit League Season 4 3 – 4
WePlay Dota 2 League Season 3 EU East Division 2 – 8
ESL One Manila European Qualifier 2
Dota Pit League Season 4 European Qualifier B 1
StarLadder i-League StarSeries Season 1 7 – 12
The Shanghai Major 2016 Europe Qualifier 5 – 10
Kompetisi Peringkat
StarLadder i-League StarSeries Season 1: Europe and CIS Last Chance Qualifier 3 – 4
StarLadder i-League StarSeries Season 1: Europe and CIS Qualifier 5 – 8
D2CL Christmas Charity Magic 9 – 16
PGL Dota 2 Pro-AM 5 – 8
Dota 2 Champions League Season 6 13 – 16
The Summit 4 – European Qualifiers 9 – 12
The Frankfurt Major 2015 Europe Qualifier 5 – 10
Dota 2 Champions League: European Qualifier 6 – 8
Nanyang Dota 2 Championships: European Qualifiers 7 – 8
World Cyber Arena 2015 – European Pro Qualifiers 5 – 8
MLG World Finals European Qualifier 5 – 6
ESL One New York – European Qualifier 3 – 4
The International 2015 13 – 16
DreamLeague Season 3 2
MarsTV Dota 2 League 2015 Spring 9 – 10
The International 2015: European Qualifiers 1
ESL One Frankfurt – European Qualifier 4
Kompetisi Peringkat
StarLadder StarSeries Season 11: Europe and CIS 5 – 16
XMG Captains Draft 2.0 4
Dota 2 Champions League Season 4 1
Excellent Moscow Cup 2 2
StarLadder StarSeries Season 10 5 – 6
ESL One New York 2014 5 – 8
StarLadder StarSeries Season 10: Europe and CIS 1 – 4
World Cyber Arena 2014 7 – 8
Game Show League Season 1 2
World E-sport Championships 2014 5 – 6
Megafon Battle Arena 2
The International 2014 7 – 8
The International 2014: Solo Tournament 5 – 8
ESL One Frankfurt 2014 5 – 8
HyperX D2L Western Challenge 2
The Summit 4
Dota 2 Champions League Season 3 7 – 8
DreamLeague Season 1 7 – 11
Baca juga:  Arcana Pudge, The Feast of Abscession Telah Diluncurkan
Kompetisi Peringkat
RaidCall EMS One Fall Season 3 – 4
Dota 2 Champions League Season 1 5 – 6
DreamLeague Kick-Off Season 1
MLG Championship Columbus 3 – 4
Techlabs Cup 2013 Grand Final 1
WePlay Dota2 League Season 2 1
RaidCall EMS One Fall Group Stage 1 – 3
StarLadder StarSeries Season 7 1
Techlabs Cup 2013 Season 3 1
The International 2013 2
The International 2013: Solo Tournament 3 – 4
The Defense Season 4 1
RaidCall Dota 2 League Season 3 1
Alienware Cup 2013 – Season 1 1
StarLadder StarSeries Season 6 5 – 15
DreamHack Summer 2013 5 – 8
Techlabs Cup 2013 Showmatch 3
RaidCall EMS One Spring Season 1
Kompetisi Peringkat
StarLadder StarSeries Season 4 1
Gosuleague Season 5 Division 1 1
ASUS Open 2012 Finals 3
DreamHack Winter 2012 5 – 8
atoD Showdown 2 5 – 8
joinDOTA Masters Special Edition II 2
Electronic Sports World Cup 2012 1
GosuLeague Season 4 Divison 1 1
StarLadder StarSeries Season 3 1
StarLadder StarSeries Season 3: Round Robin 7
The International 2012 2
The Defense Season 2 7 – 8
The Premier League Masters 2
StarLadder StarSeries Season 2 1
The Premier League Season 2 1
DreamHack Summer 2012 2
StarLadder StarSeries Season 1 1
The Premier League Season 1 1
The Defense Season 1 1
Kompetisi Peringkat
Dota2 Star Championship 2
Electronic Sports World Cup 2011 1
The International 2011 1

Dendi meninggalkan Na’Vi

Meskipun pada tahun 2018 Dendi berpindah hati ke Vega Squadron, Dendi telah membuktikan loyalitasnya selama 8 tahun di Natus Vincere. Dendi yang telah lama menjadi role model komunitas esports dunia, juga sempat memberi klarifikasi atas berita kepergiannya dari Na’Vi, terutama untuk menjawab gossip apakah Dendi akan pensiun dari DotA atau tidak.

Isu ini menjadi hangat ketika Na’Vi kalah dalam babak open qualifiers untuk mengikuti ajang The International 2018.

Perpindahan Dendi ke tim esports asal Rusia ini jelas membuat banyak fans Na’Vi patah hati. Namun, sungguh menarik untuk melihat Dendi kembali merintis karirnya sebagai atlet DotA 2 di Vega Squadron.

Layaknya perjalanan meraih kesuksesan melalui jalur kompetitif, suka duka adalah hal yang lumrah.

(Sumber: Dota2 Gamepedia, Liquipedia, Navi.gg; Disunting oleh Muhammad Ali)