The Pillars Esports, Tim Esports Besutan Musisi Ariel NOAH

0
68
The-Pillars-Esports

The Pillars Esports menjadi salah satu tim esports yang dibentuk oleh seorang selebriti. Bukan hal yang aneh memang, mengingat saat ini esports tengah berkembang pesat di Indonesia.

Banyak orang termasuk selebriti akhirnya kepincut untuk membentuk tim esports sendiri. Berbagai alasan tentu mengiringi langkah dalam pembentukan tim, mulai karena hobi hingga mengikuti trend.

Beberapa selebriti sudah memiliki tim esports sendiri di antaranya Edho Zell, Raffi Ahmad hingga Olla Ramlan. Sementara The Pillars Esports sendiri dibentuk oleh seorang musisi kenamaan yang sudah dikenal banyak orang.

Sang pendiri memang sejak lama sudah mengakui hobi bermain gim, sehingga tak ragu ketika mencoba utuk mendirikan tim esports. Meski belum lama dibentuk, tim ini sudah memiliki penggemar yang jumlahnya cukup banyak.

Penasaran mengenai tim besutan musisi asal tanah air ini? Mari kita berkenalan lebih dekat lagi dengan mereka!

Dibentuk oleh Ariel Noah

Ariel Noah

The Pillars Esports merupakan tim yang dibentuk oleh Ariel NOAH. Musisi yang sekaligus gamer ini sudah sejak lama menekuni hobi yang banyak dimainkan anak muda. Salah satu alasan yang membuatnya yakin untuk membentuk tim esports ialah adanya ketertarikan dengan gim online.

Pria yang satu ini sudah aktif bermain gim sejak zamannya Nintento, Sega ataupun Atari. Sampai akhirnya saat SMA ia mulai bermain gim online seperti Ragnarok.

Tim The Pillars Esports resmi dibentuk pada Januari 2020 oleh Ariel langsung. Dalam tim ini, sosok mantan kekasih Luna Maya ini memegang peranan penting. Tak heran jika pria ini seringkali muncul dalam berbagai acara yang melibatkan tim. Meski sibuk dengan profesinya sebagai musisi, rupanya Ariel tetap membentuk tim ini secara profesional.

Dengan pengalaman Ariel di dunia gim, bukan tidak mungkin ia akan membuat tim ini jauh lebih berkembang. Industri esports di Indonesia yang tengah naik, menjadi salah satu alasan mengapa pria ini serius menggarap The Pillars Esports. Dengan pamor yang dimilikinya juga akan membantu tim ini untuk lebih dikenal.

Berawal dari Sebuah Komunitas

The Pillars Community

Ada sebuah fakta menarik yang masih sering terlewatkan oleh para penggemar The Pillars Esports. Awalnya, tim ini merupakan sebuah komunitas gaming dimana Ariel terlibat di dalamnya.

Komunitas ini sudah ada sejak tahun 2003, namun masih belum berbentuk sebagai tim esports. Mengingat, perkembangan esports di Indonesia baru meningkat beberapa tahun terakhir ini saja.

Sementara itu, perkembangan mobile esports yang terus meningkat juga membuat Ariel semakin aktif bermain. Anggota komunitas yang dulu bersamanya juga mulai beralih ke gim-gim mobile yang sedang populer.

Sampai saat ini, The Pillars Community memiliki beberapa guild gim. Mulai dari Free Fire, PUBG Mobile, Mobile Legends, hingga COD: Mobile. Komunitas ini seringkali mengadakan open member guild untuk beberapa kategori gim.

Ada beberapa syarat yang biasa diterapkan oleh manajemen The Pillars Community yakni :

  • Good attitude dan aktif berkompetisi
  • Wajib 1 tim, maksimal 5 pemain
  • Memiliki minimal 5 achievement
  • Mematuhi rules guild yang berlaku

The Pillars Community juga menerima member wanita, dengan syarat sama. Jadi bagi siapapun yang ingin bergabung menjadi bagian dari komunitas ini, kamu bisa mencoba mendaftar.

Komunitas ini juga menjadi sarana berkumpulkan penggemar gim dan juga perekrutan pemain esports. Ariel NOAH tentu akan memantau pemain-pemain berbakat yang ada pada komunitas.

Memiliki Dua Divisi

Divisi The Pillars Esports

Belum setahun dibentuk, The Pillars Esports sudah memiliki dua divisi andalan. Divisi pertama ada TP Slayer yang bermain untuk kategori PUBG Mobile. Ada fakta menarik sebelum diumumkannya divisi ini menjadi bagian dari tim.

Untuk mengisi slot PUBG Mobile, The Pillars Esports rupanya melakukan akuisisi terhadap tim bernama Team Slayer yang berasal dari Aceh. Tim ini diisi oleh pemain-pemain yang cukup bertalenta, tak heran jika manajemen tertarik untuk melakukan akuisisi.

Nah, untuk kalian penggemar The Pillars Esports, harus tau nih siapa saja pemain yang mengisi divisi PUBG Mobile. Tim yang didominasi oleh pemain pria ini sempat memiliki satu pemain wanita, berikut adalah member yang saat ini masih aktif.

  • Rusli “Bobohoo” Jaya
  • Kevin”Kental”
  • Ahmad “Argenta” Muladi
  • Afhalul “Onta” Zikri
  • M “Bangkhuz” Khuzari

Afhalul “Onta” Zikri dan M “Bangkhuz” Khuzari merupakan member baru dalam divisi TP Slayer. Hadirnya mereka membuat kekuatan tim bertambah.

Sedangkan untuk divisi Free Fire, divisi ini diberi nama The Pillars Claymore. Sejak pembentukan tim esports ini, divisi inilah yang pertama kali dibentuk. Roster-roster yang mengisi squad TP Claymore masih sama sejak awal dibentuk.

Bila kalian adalah fans The Pillars Claymore, beberapa nama ini wajib kalian kenal.

  • Akrim ‘Azura’ Fajri
  • Aditya ‘Fluxys’ Maulana
  • ‘Geral’ Geraldio
  • Ramadhan ‘Skyzeeroo’ Saputra
  • Edo ‘Kitket’ Saputra

Tim ini sudah mengikuti berbagai turnamen Free Fire di Indonesia. Meskipun hasilnya masih belum bisa maksimal.

Sempat Diisi Pemain Wanita

Shasha

Salah satu divisi The Pillars Esports, TP Slayer sempat diisi oleh roster wanita. Dia adalah Safira “ShaSha” Dwi Safitri, gamer cantik yang selalu tampil menawan dengan hijabnya.

Dalam divisi ini, Shasha berperan sebagai support yang cukup baik. Shasha sempat menjadi bagian tim saat mengikuti turnamen PMPL Indonesia Season 1, dan ia menjadi satu-satunya wanita yang ada dalam turnamen tersebut.

Namun sayang, karir wanita ini bersama The Pillars Esports harus berakhir. Secara resmi, manajemen mengumumkan perpisahannya dengan Shasha pada 7 September 2020. Dengan begitu, saat ini anggota divisi PUBG Mobile diisi oleh pemain pria saja. Padahal selama bersama tim, sosok wanita cantik cukup memiliki peran penting sebagai support.

Kepergian wanita ini benar-benar mengejutkan banyak penggemar. Pemain esports wanita memang selalu menarik, karena sangat jarang ada tim yang didominasi pria yang oleh pemain wanita.

Kombinasikan Pemain Senior dan Muda

Kombinasikan Pemain Senior dan Muda

The Pillars Esports tidak selamanya diisi oleh pemain-pemain yang sudah dikenal di dunia esports. Tidak sedikit pemain yang berasal dari tingkatan amatir, karena punya potensi yang bagus akhirnya direkrut oleh tim.

Tim ini memang mengombinasikan antara pemain senior dan juga pemain muda berbakat. Hal ini secara langsung akan mendorong agar pemain-pemain muda bisa terpacu semangatnya.

Bukan hal sulit bagi The Pillars Esports untuk menemukan pemain berbakat. Komunitas yang sudah dibangun sejak 2003 dikelilingi oleh pemain-pemain yang potensial. Di komunitas inilah, tim bentukan Ariel Noah bisa menemukan talenta yang berbakat.

Selain itu, The Pillars Esports juga dikabarkan akan mendirikan akademi. Di akademi ini nantinya akan ada banyak pemain-pemain esports muda yang memiliki talenta yang potensial.

Mereka akan dididik untuk menjadi pemain esports profesional yang akan meningkatkan persaingan esports di Indonesia. Saat ini jumlah pemain esports di Indonesia terbilang masih sedikit dibandingkan dengan negara-negara lain.

Dalam beberapa tahun ke depan, jumlahnya pasti akan meningkat, apalagi dengan adanya program seperti ini, dan juga dukungan dari pemerintah.

The Pillars Esports masih terbilang baru di kancah esports Indonesia. Meski begitu, peforma dari masing-masing divisi terus mengalami peningkatan. Tim ini memang menjalankan kepengurusan dengan profesional. Para pemain menjadi lebih nyaman untuk latihan dan juga ketika bertanding.