Berkenalan dengan Pionir Komunitas Esports di Cirebon, Komunitas AOV Cirebon

0
1613
Berkenalan dengan Pionir Komunitas Esports di Cirebon, Komunitas AOV Cirebon

Arena of Valor (AOV), sebuah gim daring yang dibawakan oleh Garena untuk para gamer di Indonesia, memiliki sebuah fitur yang mendukung terbentuknya solidaritas antar pemain melalui komunitas. VOCC, atau Valor Community Challenge adalah sebuah program dari Garena untuk mendukung kegiatan-kegiatan komunitas AOV yang tersebar di seluruh pelosok Nusantara.

Pada kesempatan kali ini, Esportsnesia berkesempatan untuk mewawancari saudara Arief Rachman Hakim, selaku PIC Admin Regional AOV Cirebon, untuk dapat mempelajari lebih dalam tentang komunitas AOV yang berada di kota Cirebon, yaitu Komunitas Arena of Valor Cirebon.

Penasaran? Simak, sob!

Asal mula terbentuknya Komunitas AOV Cirebon

Berawal dari popularitas gim Arena of Valor yang terus menggencarkan program VOCC-nya, sarana komunikasi berupa grup WhatsApp pun terbentuk. Grup chat yang dipelopori oleh pihak Garena itu sukses mempertemukan Arief dengan teman-teman Cirebon.

Bergerak dari media komunikasi tersebut, Arief pun berinisiatif untuk terus mengadakan kegiatan kumpul bersama. hingga akhirnya muncul sebuah gagasan untuk mendirikan Komunitas AOV Cirebon. Komunitas AOV Cirebon juga memiliki hari jadinya, loh, di tanggal 12 September 2017.

Cara Bergabung ke Komunitas AOV Cirebon
Untuk bergabung dengan Komunitas AOV Cirebon, kamu hanya perlu menghubungi akun media sosial Instagram (@aovcirebon). Tidak ada batasan usia untuk bergabung, namun wajib memiliki rasa solidaritas dan kebersamaan.

Kegiatan Komunitas AOV Cirebon

Dalam usianya yang masih kurang dari 1 tahun, komunitas asal Cirebon ini telah melakukan banyak kegiatan yang memupuk rasa kekeluargaan antar anggotanya.

Kegiatan Buka Bersama di bulan puasa pun ditemani dengan selingan bermain game AOV yang turut menghadirkan guild THOLIL GAKURE.

Baca juga:  Komunitas Game Kartu? Yuk, Kenalan dengan Solo Duelist Community

Selain itu, Komunitas AOV Cirebon juga turut mengadakan event Gathering and Fun yang terkadang didesain sebagai bentuk persiapan untuk menghadapi event besar, seperti persiapan untuk menuju AOV National Championship (ANC) City Qualifier: Bandung.

Selebihnya, setiap malam minggu kegiatan Kopdar pun rutin dilakukan untuk bermain bersama. Meskipun pamor AOV masih belum se-booming pamor Mobile Legends, namun setiap kali Komunitas AOV melakukan event VOCC, antusiasme publik terefleksikan melalui keramaian partisipasinya.

Dalam pelaksanaan kegiatannya, Komunitas AOV Cirebon pun telah menjalin hubungan kemitraan dengan beberapa pihak, seperti dengan Café Rumah Coklat dan juga Trans Studio Mini Cirebon.

Motivasi yang mendasari Komunitas AOV Cirebon

Tujuan didirikannya komunitas ini tidak lain adalah untuk membangun, membentuk, dan melahirkan sebuah tim esports yang berasal dari kota Cirebon. Untuk saat ini, Komunitas AOV Cirebon memiliki tim esports yang selalu berkompetisi di berbagai turnamen.

Baca juga:  Keramahtamahan AOV Surabaya Community

Bergerak dengan motivasi yang positif tentunya tidak menjamin sebuah komunitas untuk bisa bebas dari hambatan-hambatan yang ada. Di balik rintangan yang ada, tentu ada kesempatan untuk mengubahnya menjadi suatu pencapaian.

Salah satu tantangan yang dihadapi oleh komunitas ini adalah kesulitan dalam merekrut anggota baru. Hal ini dikarenakan banyak pemain AOV asal Cirebon yang masih ‘agak pemalu’ dan sungkan untuk turut bergabung. Belum lagi masyarakat umum Cirebon yang masih asing terhadap esports dan juga gim AOV.

Di sisi lain, pencapaian terbesar Komunitas AOV Cirebon adalah ketika bisa menjalin hubungan kerja sama dengan pihak Café Rumah Coklat, hingga saat ini dan juga Trans Studio Mini. Hubungan partnership tersebut tentunya merupakan buah kerja keras dari upaya menjaga citra positif komunitas gamer.

Pencapaian lainnya adalah berupa partisipasi komunitas dalam turnamen besar ANC di kota Bandung. Meskipun tersisihkan dalam babak eliminasi, namun pelajaran yang didapat sangatlah cukup untuk dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk performa berikutnya.

Perkembangan esports di kota Cirebon

Komunitas AOV Cirebon merupakan komunitas esports pertama yang ada di Cirebon, sehingga secara tidak langsung, Komunitas AOV Cirebon memiliki tugas tambahan untuk kerap mengedukasi masyarakat mengenai esports.

Untuk saat ini, peran pemerintah setempat masih belum tampak untuk mendukung ataupun berkontribusi pada kegiatan-kegiatan esports. Namun, Komunitas AOV Cirebon bersyukur adanya pihak-pihak yang bersedia untuk membantu pelaksanaan kegiatan komunitas, meskipun hanya berperan sebagai sponsor.

Dari sisi lain, masih sedikit guru ataupun orang tua yang mengetahui tentang industri esports, sehingga masih melekat stigma bahwa bermain game dapat merusak proses pembelajaran siswa-siswinya.

Sebagai pionir komunitas esports, komunitas ini memiliki obligasi moral untuk dapat mempertahankan citra komunitas esports yang positif.

Pandangan Komunitas AOV Cirebon terhadap isu-isu seputar industri esports

Komunitas AOV Cirebon berpendapat bahwa karir esports sebaiknya hanya ditempuh oleh anak-anak yang berusia minimal 17 tahun. Hal ini didasari agar anak-anak tersebut telah terlebih dahulu menunaikan kewajibannya di sekolah, sebelum terjun ke industri esports. Bimbingan orang tua sangat diperlukan untuk memastikan sang anak mengetahui secara pasti apa yang diinginkannya.

Baca juga:  PKMN-id: Indonesian Pokemon Community Hadir untuk Indonesia

Di Indonesia sendiri, perkembangan industri ini masih dipandang sebelah mata oleh pemerintah. Hal ini terlihat dari belum adanya dukungan 100% dari pemerintah ketika diadakannya suatu turnamen esports berskala internasional.

Komunitas AOV Cirebon sungguh berharap dengan hadirnya esports sebagai cabang yang didemonstrasikan di Asian Games 2018, pemerintah bisa menyadari potensi yang ada dari industri ini dan mendukung proses perkembangan esports di Indonesia. Layaknya seorang atlet olahraga tradisional, pemain profesional esports pun dapat mengharumkan nama Indonesia di dunia.

Siarkan Beritamu Sekarang!
Redaksi Esportsnesia menerima tulisan berupa liputan acara komunitas untuk dipublikasikan. Panjang tulisan minimal 300 kata. Kirim artikel ke editorial@esportsnesia.com. Jika tulisan sudah pernah dimuat di blog atau situs media online lainnya, sertakan pula link tulisan tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here