Apa Itu AOV?

0
37
Apa Itu AOV? | Esportsnesia.com

Bermain game bisa membawa pulang hadiah 7 milyar, adalah upaya kampanye yang pernah dilakukan oleh Garena dalam mempromosikan gim Arena of Valor yang biasa disingkat dengan AOV. AOV sendiri dalam rekognisinya telah berhasil mendapat posisi sebagai cabang olahraga esports yang didemonstrasikan di Asian Games 2018.

Penasaran dengan gim AOV yang sudah booming ini? Kalau Arena of Valor adalah game MOBA pertama yang kamu coba, maka kamu harus kenalan dulu dengan apa itu AOV.

Sekilas tentang AOV

Sekilas tentang AOV

Mode utama game ini adalah 5v5 Grand Battle di sebuah medan perang bernama Antaris Battlefield. Peperangan ini tidak hanya mengandalkan kemampuan individu, melainkan berkonsep kerja sama tim.

Kamu bersama dengan 4 pemain lainnya akan melawan 5 pemain lain dari tim yang berbeda. Setiap pemain bebas memilih hero apa saja tapi tidak ada yang dapat memilih hero yang sama karena 1 hero hanya bisa digunakan oleh 1 orang saja.

Semua pemain bebas untuk memilih role-nya masing-masing, tapi sangat disarankan untuk selalu menyusun strategi dengan rekan setim untuk pembagian role yang efektif. Setiap karakter hero mempunyai passive skill yang selalu aktif, dilengkapi dengan 2 skill normal dengan cooldown pendek, dan ultimate ability dengan cooldown yang paling lama dan biasanya ini memberi efek paling besar yang mempengaruhi gameplay.

Tujuan permainan

Kemenangan dominan Tiongkok di Arena of Valor bukanlah hal yang mengejutkan.

Misi utama permainan adalah untuk menghancurkan monumen crystal musuh sambil melindungi crystal milik tim. Hal ini tentunya hanya bisa dicapai dengan hubungan kerja sama yang baik antar seluruh anggota tim.

Strategi umum untuk memenangkan pertandingan bisa disederhanakan dengan mengalahkan hero musuh di team fight atau clash atau war; bekerja sama untuk lane pushing sambil memusnahkan minions musuh dan menghancurkan tower musuh yang dijumpai.

Kita juga bisa memberikan kontribusi ke tim kita dengan mengalahkan creep yang ada di jungle, walaupun beberapa jungle creep hanya memberikan drop berupa gold tetapi ada juga yang memberikan buff kepada hero.

Beberapa buff hanya memberikan efek ke satu hero saja tapi ada juga buff yang memberikan efeknya ke semua hero dalam tim. Dalam AOV, setiap kali kita mengalahkan hero, minion, jungle creep, atau tower musuh, kita akan mendapat gold sebagai mata uang.

Gold dapat dipakai untuk membeli item yang bisa membantu kita memenangkan permainan. Selain gold, elemen lain dalam permainan yang tidak kalah penting adalah experience (XP) yang diperlukan hero untuk level up dan unlock ability baru ataupun memperkuat ability yang sudah ada.

Apa yang disebutkan di atas tadi akan membantu untuk memenangkan pertandingan dengan menghancurkan crystal musuh.

Tujuan akhir dari semua game kompetitif adalah untuk memenangkan ronde tersebut, sekaligus menikmati pengalaman bermain yang menyenangkan. Untuk memenangkan pertandingan di Arena of Valor, player harus menghancurkan semua tower hingga crystal musuh.

Di sini kita tidak bisa bermain sendirian. Mengalahkan hero musuh sebanyak mungkin bukanlah tujuan utama dari gim ini. Diperlukan kerja sama tim untuk menghancurkan kristal musuh. Tidak peduli berapa kill to death ratio yang kita dapatkan, selama crystal kita dihancurkan musuh, kita tetap dihitung kalah juga.

Jenis-jenis roles di AOV

Jenis-jenis roles di AOV

Dalam game MOBA, diperlukan kerja sama tim yang baik untuk menghancurkan markas musuh. Setiap anggota dalam tim mempunyai role atau perannya masing-masing dalam memberikan kontribusi kepada kemenangan tim.

Dalam semesta AOV terdapat beberapa role yg bisa dipilih, mulai dari tank, warrior, assassin, mage, marksman, dan support. Akan tetapi, tidak semua hero itu murni hanya menjalankan satu role saja, contohnya Mina adalah hero tank, tapi Arthur adalah hero dengan role campuran warrior dan tank.

Role tank di AOV memiliki fungsi untuk mengumpulkan fokus dari damage dari tim musuh. Dilengkapi dengan skill crowd control, dan mobility skill untuk mengambil posisi strategis untuk melindungi anggota tim sekaligus mengejar hero musuh.

Baca juga:  Apa Itu DotA 2?

Contohnya Mina mempunyai skill untuk menarik musuh dari posisinya dan ultimate ability taunt yang memaksa musuh menyerang dirinya. Strategi ini membuat musuh terpaksa hanya menyerang Mina; dan memberikan kesempatan kepada tim untuk menyerang musuh.

Contohnya Mina mempunyai skill untuk menarik musuh dari posisinya dan ultimate ability taunt yang memaksa musuh menyerang dirinya. Strategi ini membuat musuh terpaksa hanya menyerang Mina; dan memberikan kesempatan kepada tim untuk menyerang musuh.
Mina

Role warrior memiliki fungsi yang mirip seperti tank tapi mereka bisa memberikan damage yang lebih besar, sekaligus mempunyai utility yang lebih sedikit. Contohnya seperti Lu Bu, dia punya ability untuk melempar musuh ke atas, tapi ini hanya aktif setelah musuh dipukul 3 kali berturut-turut. Ultimate dia hanya memberikan buff supaya lebih kuat menahan damage dan lifesteal untuk menyerap HP untuk membantu memusnahkan musuh, class ini dikategorikan sebagai bruiser di League of Legends.

Role assassin memiliki peranan untuk fokus mengalahkan musuh dengan HP yang sedikit, dan pada saat team fight, assassin mengincar hero musuh yang mempunyai damage potential paling tinggi tapi HP paling rendah, biasanya ini berupa hero mage atau marksman, khususnya saat musuh sedang terpisah atau berada di luar jangkauan timnya.

Role warrior memiliki fungsi yang mirip seperti tank tapi mereka bisa memberikan damage yang lebih besar, sekaligus mempunyai utility yang lebih sedikit. Contohnya seperti Lu Bu, dia punya ability untuk melempar musuh ke atas, tapi ini hanya aktif setelah musuh dipukul 3 kali berturut-turut. Ultimate dia hanya memberikan buff supaya lebih kuat menahan damage dan lifesteal untuk menyerap HP untuk membantu memusnahkan musuh, class ini dikategorikan sebagai bruiser di League of Legends.
Zuka (Warrior)

Dibandingkan warrior dan tank, assassin memiliki HP maksimum yang sangat sedikit, tetapi damage dari skill yang lebih besar. Contohnya hero Butterfly. Butterfly dimainkan dengan strategi ability untuk debuff slow dan teleport ke target dengan HP rendah lalu mengalahkannya dengan damage yang tinggi.

Mage adalah jenis hero yang menggunakan magic. Perbedaan mage dibandingkan warrior atau assassin adalah, damage dari mage berbentuk ability power, walaupun damage setiap casting lebih sedikit, tetapi skill cooldown juga lebih sedikit sehingga magic damage pun lebih banyak, dibandingkan assassin yang damage dari setiap ability lebih besar tapi memerlukan cooldown yang lebih lama.

Jenis ability hero mage biasanya seputar harassing, initiate, atau control. Veera termasuk ke kategori mage, karena ultimate-nya memberikan damage yang besar, serta karena ability keduanya berguna untuk menge-stun musuh agar dapat mudah dikalahkan.

Jenis ability hero mage biasanya seputar harassing, initiate, atau control. Veera termasuk ke kategori mage, karena ultimate-nya memberikan damage yang besar, serta karena ability keduanya berguna untuk menge-stun musuh agar dapat mudah dikalahkan.
Veera

Role selanjutnya adalah marksman. Jenis hero ini mirip dengan mage, namun lebih mengandalkan damage dari serangan langsung atau attack damage. Walaupun fungsi marksman mirip mage, tapi damage dari ability ini lebih rendah. Hal ini dikarenakan hero marksman lebih bergantung pada perkembangan item.

Oleh sebab itu, pada early game jenis hero ini harus melakukan gold farming agar dapat membeli item. Setiap player baru akan mendapat hero bernama Valhein. Valhein tergolong ke dalam role marksman yang memiliki ability menge-stun musuh dan memberi movement buff kepada diri sendiri.

Role yang terakhir adalah support. Role ini tidak memiliki tugas untuk langsung mengalahkan musuh, tetapi lebih fokus untuk membantu anggota tim sehingga disebut sebagai support.

Role yang terakhir adalah support. Role ini tidak memiliki tugas untuk langsung mengalahkan musuh, tetapi lebih fokus untuk membantu anggota tim sehingga disebut sebagai support.
Peura

Ability role ini biasanya dipakai untuk heal dan buff anggota tim, atau debuff ke tim musuh. Sebagai contoh, hero Peura memiliki ability untuk memberi armor buff ke anggota tim dan efek slow kepada hero musuh beserta damage. Ada juga ability heal yang sekaligus menambahkan attack speed.

Tempo permainan AOV

Seperti judul MOBA lainnya, titik waktu atau phase di awal game ini disebut sebagai laning phase, dimana pada masa ini setiap player akan mengawal minion-nya di lane masing masing, dan mengalahkan minion musuh untuk dapatkan XP dan gold.

Seperti judul MOBA lainnya, titik waktu atau phase di awal game ini disebut sebagai laning phase, dimana pada masa ini setiap player akan mengawal minionnya di 3 lane masing masing, dan mengalahkan minion musuh untuk dapatkan XP dan gold.

Pada phase ini umumnya strategi yang dipakai adalah dengan secara perlahan mengurangi HP hero musuh atau menyicil damage ke hero musuh yang ada di lane kita; dan kalau ada celah, kita bisa mengalahkan hero musuh juga.

Tahap awal ini sangat penting untuk menentukan bagaimana strategi mid-late game akan dimainkan. Tim dengan hero yang paling banyak mengumpulkan XP dan gold akan berpotensi untuk memenangkan pertandingan.

Last hitting tetap perlu dilakukan meskipun tanpa melakukan akan tetap mendapatkan gold. Tujuan melakukan last hit jelas untuk mendapatkan lebih banyak gold; namun kalau belum terbiasa melakukan last hit, usahakan untuk selalu berada di sekitar minion.

Bergantung dari role hero yang dimainkan, dalam laning phase ini gold lebih diutamakan untuk role marksman dulu, agar nantinya dia bisa melindungi hero lain di saat mid-late game.

Laning phase ini umumnya dihitung saat tower paling depan di lane masih berdiri. Bila dibandingkan dengan DotA 2 atau LoL waktu phase ini sangat singkat. Pada beberapa kondisi, strategi yang fokus melindungi tower memiliki keuntungan dibandingkan strategi pushing lane. Beberapa strategi juga lebih memilih fokus segera mengalahkan minion dan menghancurkan tower musuh untuk mengumpulkan gold, dengan membiarkan tower kita juga beresiko dijebol musuh. Banyak pilihan strategi yang bisa dimainkan tergantung bagaimana situasi saat early vs. late game.
Tower pertama

Laning phase ini umumnya dihitung saat tower paling depan di lane masih berdiri. Bila dibandingkan dengan DotA 2 atau LoL waktu phase ini sangat singkat. Pada beberapa kondisi, strategi yang fokus melindungi tower memiliki keuntungan dibandingkan strategi pushing lane. Beberapa strategi juga lebih memilih fokus segera mengalahkan minion dan menghancurkan tower musuh untuk mengumpulkan gold, dengan membiarkan tower kita juga beresiko dijebol musuh. Banyak pilihan strategi yang bisa dimainkan tergantung bagaimana situasi saat early vs. late game.

Jungling di AOV

Jungling di AOV

Jika lebih banyak menghabiskan waktu di dalam jungle daripada di lane saat early game, ini dinamakan sebagai jungling. Strategi ini menguntungkan tim karena hanya seorang hero yang berada di sana. Hero yang berada di lane tidak perlu berbagi gold dan XP, dan untuk hero yang jungle juga mendapatkan XP dan goldnya sendiri.

Baca juga:  Apa itu CS:GO?

Ada juga buff yang didapatkan setelah mengalahkan creep tertentu di jungle. Contohnya setelah mengalahkan Sage Golem, ada buff yang mengurangi cooldown dan meningkatkan mana regen. Might Golem akan menambahkan damage hero dan juga efek debuff slow untuk musuh. Tipe buff seperti ini sangat berguna untuk strategi yang mengandalkan hero jungle yang sering ke lane dan membantu mengalahkan hero musuh.

Selain jungle dan creep-nya, ada juga river creep yang berada di sungai daerah lane bawah dan atas. Creep ini setelah dikalahkan akan memberikan vision untuk seluruh jungle musuh. Dengan mengandalkan creep ini, kita bisa menyusun strategi untuk melawan serangan musuh dari jungle.

Ada juga creep Abyssal Dragon yang akan memberikan XP dan gold ke semua anggota tim. Spirit Sentinel yang akan memberikan life regen. Dan yang terakhir, ada Dark Slayer, creep paling kuat dan tidak bisa sendirian untuk mengalahkannya. Setelah mengalahkan Dark Slayer, dia akan memberikan buff damage boost dan health/mana regen ke semua hero di tim dimanapun kita berada. Buff dari Dark Slayer ini sangat membantu untuk mengawali team fight.
Abyssal Dragon

Ada juga creep Abyssal Dragon yang akan memberikan XP dan gold ke semua anggota tim. Spirit Sentinel yang akan memberikan life regen. Dan yang terakhir, ada Dark Slayer, creep paling kuat dan tidak bisa sendirian untuk mengalahkannya. Setelah mengalahkan Dark Slayer, dia akan memberikan buff damage boost dan health/mana regen ke semua hero di tim dimanapun kita berada.  Buff dari Dark Slayer ini sangat membantu untuk mengawali team fight.

Variasi Talents

Variasi Talents
Variasi Talents

Talents di Arena of Valor memiliki kegunaan seperti Summoner Spells di League of Legends. Talents adalah spell tambahan dan mempunyai cooldown yang lebih panjang. Setiap hero bisa menggunakan sebanyak 3 talents.

Ada 10 talents yang bisa didapat dari levelling. Pada awal karir permainan AOV, pemain di level 1 dibekali dengan talents Sprint, Restore, dan Recall. Talents Restore dan Recall tidak bisa diganti dengan talent yang lain.

Recall dipakai untuk melakukan teleportasi ke lokasi respawn; sedangkan Restore akan mengembalikan HP yang hilang secara perlahan, namun efeknya akan hilang jika diserang musuh. Sprint akan menambah movement speed untuk mengejar atau lari dari musuh.

Execute, talent yang didapat saat player mencapai level 3, akan memberi damage AoE yang dipakai untuk hero musuh yang sudah sekarat. Talent lain yang tidak kalah berguna adalah Flicker (didapat ketika akun player mencapai level 17) untuk melakukan teleport jarak dekat.

Di samping talents yang disebutkan di atas, masih ada banyak talents lainnya yang akan dibahas terpisah dari tulisan ini.

Strategi membeli item

Strategi membeli item

Untuk memenangkan pertandingan tim kita perlu mengumpulkan gold untuk membeli item. Setelah itu item berperan untuk membantu mengalahkan musuh. Dan setelah mengalahkan musuh, kita akan mendapatkan gold lagi.

Sederhananya, gold adalah sesuatu yang sangat penting untuk didapatkan sebanyak mungkin dalam waktu secepat mungkin untuk memenangkan pertandingan.

Untuk player baru di Arena of Valor disarankan untuk mengikuti guide umum yang sudah ada di internet, lihat apa tahap-tahap untuk menaikkan skill dan membeli item. Ikuti perlahan apa item yang perlu dibeli di awal, kapan dibeli dan simak penjelasan tentang kegunaan dari setiap item.

Setiap hero memiliki kebutuhan item yang berbeda. Ada yang membutuhkan item untuk menambah attack damage; ada hero yang membutuhkan item untuk menambah armor dan magic resist; Atau hero yang lebih condong ke magic damage yang membutuhkan item penambah ability power.

Namun demikian, tetap disarankan bagi setiap hero untuk memiliki setidaknya 1 defensive item, lebih banyak lebih baik. Sebagai contoh, di situasi dimana banyak hero di tim musuh mengandalkan magic damage, kita bisa menyusun strategi dengan membeli Medallion of Troy, item yang bisa mengurangi skill cooldown, menambah HP, dan membuat magic barrier setiap 18 detik. Sungguh sebuah pilihan item yang strategis bukan?

Baca juga:  Apa Itu League of Legends?

Berkenalan dengan arcana

Seperti runes yang ada di League of Legends, Arena of Valor juga memiliki mekanisme ini yang disebut dengan arcana. Sama seperti di LoL, fitur ini bisa dibuka menggunakan in-game gold.

Seperti runes yang ada di League of Legends, Arena of Valor juga memiliki mekanisme ini yang disebut dengan arcana. Sama seperti di LoL, fitur ini bisa dibuka menggunakan in-game gold.

Ada 3 warna arcana dalam AOV: merah, ungu, dan hijau. Arcana merah cenderung menambah overall damage hero, seperti attack damage, ability power, dan critical hit chance; arcana ungu cenderung menambah HP, lifesteal, dan movement speed; dan arcana hijau cenderung menambah armor and magic defense.

Dari ke-3 warna arcana tersebut, terdapat 3 pembagian tier lagi masing-masing. Tier pertama memiliki bonus efek yang paling sedikit, namun yang paling murah untuk dibuka. Sedangkan tier ketiga mempunyai buff yang paling besar tapi setiap rune di tier ini harganya 2,000 gold dan jauh lebih mahal.

Arcana tidaklah terlalu penting dipelajari untuk player baru. Cukup melihat, mengikuti dan memahami guide yang ada saja. Secara perlahan, pemahaman dan pengalaman tersebut akan bertambah seiring terus bermain.

In-game currency AOV

Seperti game MOBA lainnya, ada banyak item yang bisa dibeli dengan uang asli. Salah satu item yang bisa dibeli dalam semesta AOV ini mencakup hero, hero skin, arcana, dan banyak lagi.

Seperti game MOBA lainnya, ada banyak item yang bisa dibeli dengan uang asli. Salah satu item yang bisa dibeli dalam semesta AOV ini mencakup hero, hero skin, arcana, dan banyak lagi.

Banyak item yang dijual dengan voucer atau in-game gold. Harga untuk membeli hero biasanya bergantung pada sudah berapa lama hero itu dirilis. Harga yang paling rendah untuk 1 hero adalah 1,888 gold, dan yang paling tinggi adalah 18,888 gold.

Berikut adalah harga in-game voucher ini menurut salah seorang pedagang di Kaskus:

  • 180 voucher = Rp 48.000
  • 270 voucher = Rp 55.000
  • 320 voucher = Rp 68.000
  • 470 voucher = Rp 92.000
  • 700 voucher = Rp 130.000

Cara untuk mendapatkan hero ada berbagai macam, salah satunya didapat dari login bonus. Ada yang didapat setelah kita memainkan beberapa pertandingan; ada juga yang ter-unlock setelah pertama kali kita membeli item menggunakan uang asli.

Kebanyakan skin harus dibeli menggunakan voucer yang harus dibeli dari uang asli, tetapi ada juga yang gratis diberikan saat kita menaikkan level, atau melalui event.

Arcana hanya bisa dibeli dengan in-game gold, tapi ini dibatasi dengan maksimum 2 halaman untuk menyimpan susunan arcana kamu. Untuk menambah halaman tersebut, kamu harus membeli voucer yang dijual dengan uang asli.

Selain voucer dan gold, masih ada gem shop dengan mata uangnya sendiri yaitu gem. Gem bisa ditukar dengan tiket undian dan hadiah drop dari undian tersebut berupa arcana chests, lucky chests, dan exp and gold bonus cards.

AOV World Cup

AOV World Cup

Layaknya cabang olahraga memiliki turnamen internasional yang bergengsi, berbagai judul esports juga memiliki turnamen andalannya sendiri, seperti The International untuk DotA 2. Arena of Valor juga tidak kalah dan memiliki kompetisi tingkat dunianya, yaitu Arena of Valor World Cup.

Pada turnamen berskala besar ini, tiap partisipan hadir untuk mewakili negaranya masing-masing.  Oleh sebab itu setiap negara akan menyelenggarakan terlebih dahulu seleksi nasional untuk tim esports yang nantinya akan membawa nama suatu negara.Di Indonesia sendiri, perlombaan skala nasional ini diberi nama AOV Star League.

Penutup

Setelah menyimak tulisan di atas, Arena of Valor adalah judul esports yang menarik bukan? Kita harapkan saja gemilang Arena of Valor tidak hanya sampai di Asian Games, tetapi juga hingga Olympics. Jangan ragu untuk meniti karir kamu di Arena of Valor! Sampai jumpa di arena Antares.
via Arena of Valor

Setelah menyimak tulisan di atas, Arena of Valor adalah judul esports yang menarik bukan? Kita harapkan saja gemilang Arena of Valor tidak hanya sampai di Asian Games, tetapi juga hingga Olympics.

Jangan ragu untuk meniti karir kamu di Arena of Valor! Sampai jumpa di arena Antaris.

(Referensi: Gameskinny; Disunting oleh Satya Kevino)